Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Ibu-Ibu Cantik Guncang Nagoya Hill

Peresmian Komunitas Line Dance Batam (KLDB)

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

PULUHAN ibu muda Batam menampilkan aneka dance saat peresmian Komunitas Lince Dance Batam (KLDB), di Melting Pot – Resto & Pub, Nagoya Hill, Minggu (2/9/2012) pukul 17.00 WIB sampai selesai.

Instruktur Line Dance Maria Elisabeth atau Betty Givo menyebutkan, di samping peresmian KLDB, event ini dilaksanakan sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Melly Tanmas.

Betty menambahkan, kehadiran KLDB berawal dari aktivitas Group Narsis, yaitu kelompok ibu-ibu yang aktif mengadakan kegiatan sosial, membantu kaum duafa, membantu anak yatim piatu dan lainnya. Kuantitas dan aktivitas Group Narsis semakin meningkat. Mereka juga aktif mengikuti dance. Salah satu anggota Group Narsis Melly Tanmas nampak menonjol dan pintar menari. Anggota Group Narsis pun semakin bertambah. Atas saran anggota, Group Narsis lalu dikembangkan menjadi KLDB.

Adapun susunan pengurus organisasi ini yaitu, Ketua KLDB Melly Tanmas, Sekjen KLDB Glaydis Ibrahim – Kuhon, dan Pembina KLDB Betty Givo. Untuk ibu-ibu, remaja putri, yang ingin bergabung dan belajar dance bisa menghubungi ponsel Betty dan Melly.

Pada lomba dance ini, beberapa ibu muda cantik membalut tubuh putih mulus mereka dengan pakaian seksi, dan ketat. Keseksian mereka semakin kentara dengan sepatu laras tinggi dipadu dengan rok pendek. Penuh semangat mereka mengguncang panggung papan dan mengeluarkan penampilan maksimal.

Teriakan dan suitan tak  henti terdengar begitu kelompok dance seperti Group Hotel 89, Group Rosedale, Anggrek Mas 3 Club House, Givo Studio, McDermott dan lainnya memperlihatkan kebolehannya di panggung berukuran 4×4 meter tersebut.

Alunan musik lagu-lagu cha cha, slow, hip hop, salsa, tango, walls dan lainnya membuat ibu-ibu seksi tadi makin cepat dan teratur menggerakkan badan. Peluh di wajah, makin memperlihatkan wajah cantik alami mereka.

Menariknya, tidak semua ibu-ibu ini bertubuh seksi, ada juga yang gemuk. Tapi si gemuk ini malah lincah mengalahkan kegesitan si langsing. Tak heran, tepuk tangan dan sorakan bersemangat meluncur dari penonton yang sebagian besar kaum hawa. Ada juga dua wanita bule yang ikut  dance. Menggunakan topi ala cowboy, mereka menari diiringi lagu barat. Seorang remaja putri menyelingi lomba dance ini dengan memainkan gitar sambil melantunkan lagu kesayangannya.

Dunia sore  itu benar-benar milik ibu-ibu KLDB. Acara dari Kita untuk Kita dan untuk Kebahagiaan dan Kesehatan Kita itu benar-benar terwujud. Usai atraksi dance ada makan bersama, panitia pun mengumumkan pemenang. Di samping piala kecil, panitia memberi hadiah berupa rantang plastik, termos air plastik, dan tempat minum plastik. Lucu, murah, dan menggemaskan. Pastinya, bukan hadiah yang mereka cari di acara ini.

‘’Kita di KLDB bukan mencari materi. Di KLDB kita mencari kawan, membantu sesama lewat kegiatan sosial, dan tentu saja mendapatkan tubuh sehat,’’ tegas Betty. ***

About these ads

September 6, 2012 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: