Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Lanal Batam Hijaukan Pulau Nipah

Dari 60 Ribu Pohoh, Baru 250 Ditanam

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SEKITAR 80 orang Jajaran Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam menghijaukan pulau (karang) Nipah, 09.00-12.00 WIB, Rabu (1/10/2003).

Makolanal Batam_Dalil, Sa 23 September 2014, image 3

Mako Lanal Batam di Tanjungsengkuang, Batam, Selasa (23/9/2014). F Ali

Adapun tanaman di asmosfir laut yang ditanam Kesatuan  Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) tersebut terdiri dari tanaman bakau (rhesophora apikulata) dan ketapang.

Adriansyah, F Wel

Mayor TNI AL Adriansyah

Kegiatan ini melakakukan gerakan penghijauan tersebut sebagai bagian integral bakti sosial TNI. Terutama sekali dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 58.

Lanal Batam, Su 20 Juli 2013. F Suprizal Tanjung (1) image

Pintu gerbang Mako Lanal Batam di Tanjungsengkuang, Batam, Sabtu (20/7/2013). F Suprizal Tanjung

Obsesi menanam dan menghijaukan pulau Nipah ini, sebenarnya telah mengendap cukup lama. Lanal Batam dan Guskamla Armabar yang menempatkan beberapa personil Komando Pasukan Katak (Kopaska) di pulau itu, awalnya telah mempunyai planning jangka dalam gerakan penghijauan.

Didasari berbagai kendala. Rencana keteduhan, ketenangan, dan kesejukan yang akan dipetik generasi 15-20 tahun mendatang itu baru terealisasi sekarang. Sekarang tentu saja relatif sulit menghijaukan pulau ini (Nipah, red).

”Atensi penghijauan bukan dari seluruh komponen di Batam. Aplus dan kebanggan baru datang, manakala pulau tandus ini telah ditumbuhi bakau. Dan di bawah bakau itu berkeliaran ikan, kepiting, udang dan lainnya. Ini potensi besar bagi keamanan, pariwisata dan devisa Indonesia,” sebut Palaksa Lanal Batam, Mayor Adriansyah, kepada Suprizal Tanjung, di Nipah, Rabu (1/10/2003).

Di balik rencana penghijauan ini, lanjut Adriansyah, ada target keamanan besar yang ingin dibidik Lanal dan Guskamla Armabar. Keutuhan dan kestabilan struktur pasir, tanah, karang di pulau ini sangat besar artinya bagi keamanan teritorial laut Batam (Indonesia). Andai saja pulau ini terkikis abrasi, maka Indonesia akan kehilangan pulau yang punya sejarah memisahkan Singapura dan Indonesia. Negara lain akan lalulalang melewati tanah air kita tanpa ada aturan yuridis-mya.

”Kita (Lanal) juga tidak ingin ada pulau di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini hilang atau dicuri negara lain,” tegas Adriansyah.

Kegiatan ini, tambah Adriansyah, juga dibantu 20 personil Kodim 0316 Batam, 20 personil Arhanudse, Dinas Kehutanan Pemko Batam, dan LSM Wahana Nusantara. Artinya, tahap awal memang ada empat institusi dan baru bisa menanam 250 pohon. Idealnya, agar kawasan seluar delapan hektar ini bisa teduh dan cantik. Pulau ini memerlukan 59.750 batang pohon lagi. Hadir juga dalam kegiatan itu, Pasop Lanal Batam Kapten Ketut Budiantara, dan Danramil Sekupang Kapten Chris Hermawan.

Sementara itu, Danlanal Batam, Kol (T) Djoko Harianto saat itu di DPRD Batam mengakui menyambut gembira terealisasinya bakti sosial penghijauan ini. Lewat HUT TNI, Lanal Batam juga melakukan kegiatan olahraga, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

”Tiap tahun. Kepedulian TNI akan kita lakukan secara kontinyu,” sebut Djoko lewat ponselnya. ***

Adriansyah, F Wel (2)
Mayor TNI AL Adriansyah (kiri)

Adriansyah, F Wel (1)
Mayor TNI AL Adriansyah

Adriansyah, F Wel (3)

Mayor TNI AL Adriansyah

Advertisements

August 22, 2012 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: