Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Anton Medan: Kalau Bisa Tokoh Agama Dapat Membuka Cek

Kemiskinan Berkurang, Bukti Pemimpin yang Benar

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Ustaz Kiai Haji Muhammad Ramadhan Effendi, atau lebih dikenal dengan nama Anton Medan menyebutkan, ukuran seorang pemimpin, Wali Kota/Bupati, Gubernur, DPR/DRPD, Menteri, bahkan Presiden yang baik adalah seberapa banyak angka kemiskinan dan pengangguran berkurang saat dia menjabat.


KH Anton Medan dan Suprizal Tanjung (penulis, kanan) di ruang pertemuan Politeknik Batam, Batam Centre, Minggu (3/10/2010). F Suprizal Tanjung

”Kalau orang miskin semakin sedikit, lapangan kerja banyak, dan pengangguran berkurang. Itu adalah bukti, seorang pemimpin yang baik, benar, dan berhasil,” sebut ustaz Kiai Haji Muhammad Ramadhan Effendi, di ruang pertemuan Politeknik Batam, Batam Centre, Minggu (3/10/2010).

Politeknik Batam, Sa 11 Juni 2013, F Suprizal Tanjung image

Politeknik Batam di Batamkota, Batam, Selasa (11/6/2013). F Suprizal Tanjung

Kalimat ini disampaikan Anton, atau Tan Hok Liang, saat menghadiri halal bihalal Persatuan Perantau Muslim Medan Sekitarnya (PPMMS) Batam di Politeknik Batam.

Hadir dalam acara ke-18 PPSM ini, Ketua PPP Batam Irwansyah, mewakili Gubkepri Arifin Nasir, Syamsul Bahrum, Ketua Umum PPMMS Rustam Effendi, Indra Sudirman, Tan Alamsyah, dan ratusan masyarakat PPMMS lainnya. Di acara ini, juga diberikan bantuan untuk puluhan anak yatim piatu se-Batam.

Mantan pembunuh, mantan perampok 16 toko emas, perampok 26 nasabah bank, dan bandar judi yang kini telah insaf dan memeluk agama Islam sejak 1992 itu mengakui, pemimpin tidak dinilai dari berapa kali dia ikut salat berjamaan dengan masyarakat dalam satu minggu. Lebih dari itu, pemimpin yang baik harus mampu merubah kondisi masyarakatnya ke arah lebih baik lagi. Pemimpin jangan hanya datang ke masyarakat saat akan kampanye Legislatif/Pilwako/Pilgub saja.

Pemimpin, ujar lelaki kelahiran, Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957 ini, harus mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa dia cinta masyarakat, dan akan datang ke tengah masyarakat baik itu sebelum kampanye, dan saat kampanye. Juga sesudah kampanye, terpilih atau tidak terpilih.

Anton yang pernah 12 tahun dipenjara itu mengingkatkan, pemimpin perlu memahami masalah upah. Upah minimum kota (UMK) sangat berpengaruh terhadap kehidupan buruh/tenaga kerja. Bagaimana buruh/tenaga kerja bisa bekerja dengan maksimal, kalau mereka hidup susah.

”Ini tanggungjawab pemimpin untuk meningkatkan upah buruh/tenaga kerja. Pemimpin perlu mengurangi teori, tapi merealisasikan janji-janji (kampanye, red) saat mereka sebelum menjadi pemimpin,” sebut Anton yang pernah mendapat bimbingan dari Kiai Haji Zainuddin MZ, KH Noer Mohammad Iskandar SQ, dan beberapa tokoh agama lainnya.

Anton mengakui, dia hanya tujuh bulan mengikuti Sekolah Rakyat (SR). Dengan niat tulus dan benar, kini dia memimpin empat pesantren dan telah melahirkan sarjana dan doktor.

Itu artinya, kata Anton, siapapun bisa berbuat seperti itu. Dasar perjuangannya dengan mengandalkan Alquran, sunah dan hadist Rasul Muhammad SAW. Islam akan jaya bila pemimpin dan ulama berjuang di garis yang benar. Mensejahterakan masyarakat dan membuang jauh-jauh kemiskinan. Hijrah (pindah) dari kebodohan menuju kebenaran.

Malah, kata Anton, kalau bisa ulama ustaz dan tokoh agama bisa membuka/menulis cek (uang). Dengan ceknya, ulama/tokoh agama bisa menunjukkan kepada umatnya, bahwa mereka tidak hanya bisa bersuara mengajak kepada kebenaran. Lebih dari itu, ulama juga ikut mensejahterakan umat dan masyarakatnya.

Untuk informasi. Anton Medan (lahir dengan nama Tan Hok Liang, lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957; umur 55 tahun) adalah mantan perampok dan bandar judi yang kini telah insaf. Ia memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta’ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. ***

August 28, 2012 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: