Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Jamsostek Batam dan Surveyor Sosialisasi K3

Diikuti 90 Karyawan se Batam

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

KEPALA Cabang Jamostek Batam II Ikada Hendra Kusuma membuka secara resmi Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Lantai 3 Vista Hotel, Batam (26/4/2012) pukul 08.30 WIB.


Ikeda Hendra Kusuma membuka pelatihan K3, di di Lantai 3 Vista Hotel, Batam (26/4/2012) pukul 08.30 WIB. F Suprizal Tanjung

Hadir dalam pelatihan tersebut, Kepala Cabang PT Surveyor Indonesia Batam Agus Rahmad, Project Manager PT Surveyor Indonesia Jakarta Andi Ridwan, perwakilan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam.

Vista Hotel, Ks 13 Juni 2013, F Suprizal Tanjung image

Vista Hotel, Batam, Kamis 13 Juni 2013. F Suprizal Tanjung

Ikada Hendra Kusuma atau akrab dipangil Deni menyebutkan, pelatihan yang digelar Jamsostek, Surveyor Indonesia, dan Disnaker ini diikuti sekitar 90 perwakilan perusahaan yang ada di Batam.

Mereka dibagi dalam tiga kelas, dan  setiap kelas berisi 30 peserta pelatihan K3. Peserta adalah orang-orang pilihan yang perusahaannya aktif membayar iuran Jamsostek, semua karyawannya ikut Jamsostek,  aktif melaporkan kegiatan perusahaannya dan lainnya.

Deni menambahkan, Cabang Jamostek Batam II saat ini memiliki 46 ribu anggota aktif, 1.200 perusahaan. Cabang Jamsostek Batam 2 sendiri menaungi wilayah Batuaji, Sekupang, Belakangpadang, dan Karimun. Khusus Karimun yang jarak tempuhnya hanya 1,5 jam dari Batam, Jamsostek telah membuka Kantor Unit Jamsostek Karimun untuk memudahkan kepalayan kepada anggotanya.

Lelaki yang dekat dengan semua kalangan ini mengatakan, dengan jumlah anggota sebanyak itu, maka K3 menjadi sangat penting. K3 akan meningkatkan produktivitas kerja di perusahaan. Jamsostek sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat peduli dan perhatian dengan K3 anggotanya. Upaya mencapai K3 ini didasari beberapa  landasan yuridis, seperti UU Keselamatan Kerja No.1 tahun 1970, UU nomor 3 tahun 1992 tentang Jamsostek, Kepres nomor 22 tahun 1993 tentang Penyakit yang Timbul karena Hubungan Kerja dan lainnya.

Semakin sehat dan selamat para pekerja, tambah Deni, berarti semakin sedikit pula klaim dana kesehatan, klaim kecelakaan kematian untuk karyawan. Dana yang terkumpul itu, nantinya dikembalikan lagi ke karyawan dalam bentuk pelayanan kesehatan, Medical Check Up (MCK), dan kesejahteraan lainnya.

Sementara itu itu, Andi Ridwan menambahkan, sebagai BUMN mereka mengamban amanah Menuju Indonesia Berbudaya K3 yang dimulai sejak 2011 oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans). Pelatihan ini adalah yang pertama di wilayah Sumatera. Ini penting digelar mengingat Indonesia menempati peringkat tertinggi nomor dua di dunia dalam kecelakaan kerja.

Agus Rahmad yang kerap terjun ke lapangan ini menyebutkan, sosialisasi pelaksanaan K3  ini memuat dasar-dasar penerapan K3 yang meliputi, pengetahuan dasar K3, peraturan perundang-udangan K3, keselamatan kerja mekanik, pesawat uap dan bejana tekan, konstruksi bangunan, listrik dan penanggulangan kerja, kesehatan kerja, lingkungan kerja dan bahan berbahaya, serta Sistem Manajemen K3 (SMK3). ***

Advertisements

October 4, 2012 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: