Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Kalla: Jangan Tergantung Kiriman Perantau Minang

Koran Tempo

PADANG Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyindir kebiasaan orang Minang di kampung yang hanya menunggu kiriman dari sanak keluarga yang jadi perantau. Ia juga prihatin karena amat kecil minat masyarakat untuk menjadi pengusaha ataupun saudagar di kampung halaman.

Masyarakat Minangkabau tempo dulu.

“Orang Minang saya lihat banyak yang menunggu isi ATM-nya dikirimi perantau,” kata Jusuf Kalla di hadapan sekitar 500 saudagar dalam acara Silaturahmi Saudagar Minang di Padang, Sumatera Barat, Kamis 19 Mei 2011.

“Ini boleh-boleh saja, tetapi tidak akan membangkitkan perekonomian. Karena namanya juga kiriman, tentu jumlahnya juga kecil.” Continue reading

Advertisements

October 15, 2012 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Mufidah Jusuf Kalla Kampanye dalam Bahasa Minang

Kampanye Dihadiri 50 Ribu Orang

Oleh Tri Mulyono

PADANG,KOMPAS.com – Istri Wakil Presiden RI, Ibu Mufidah Jusuf Kalla tampil sebagai salah seorang juru kampanye pasangan Jusuf Kalla/Wiranto (JK-Win) di ruang terbuka hijau (RTH) Imam Bonjol Padang, Minggu (14/6/2009), dengan menggunakan bahasa Minang.


Mufidah Kalla, istri calon presiden Jusuf Kalla (kiri).

Saat mendampingi suaminya Capres Jusuf Kalla dan pasangannya Cawapres Wiranto bersama istrinya Uga Wiranto, Mufidah diminta suaminya JK untuk membuka kampanye dalam bahasa Padang (Minang). “Bagi saya Sumbar (Sumatra Barat) adalah kampung saya juga, karena itu sebelum mulai, saya minta istri saya bicara bahasa Padang,” kata JK kepada istrinya. Continue reading

October 15, 2012 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Rao, Pasaman di Sumatera Barat

Rao adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Indonesia. Kecamatan ini terdiri dari dua nagari dan 18 jorong. Sebelumnya kecamatan ini bernama Rao Mapat Tunggul, yang kemudian dipecah menjadi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rao dan Kecamatan Mapat Tunggul. Sejak era Reformasi, kecamatan Rao dimekarkan kembali menjadi Kecamatan Rao, Kecamatan Rao Utara, dan Kecamatan Rao Selatan.

Batas wilayah

Utara kecamatan Rao Utara
Selatan kecamatan Duo Koto dan kecamatan Rao Selatan
Barat provinsi Sumatera Utara
Timur kecamatan Rao Selatan dan kecamatan Rao Utara

Continue reading

October 15, 2012 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Museum Tuanku Imam Bonjol

SIAPA gerangan Tuanku Imam Bonjol tidak perlu di jelaskan banyak.  Semua sudah tahu kalau beliau adalah salah seorang pahlawan nasional.  Tentu kita semua mengenal atau paling tidak pernah mendengar PERANG PADERI.

Patung Tuanku Imam Bonjol sedang menunggang kuda.

Perang yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol di daerah Bonjol Kab. Pasaman, SUmatera Barat.  Tuanku Imam Bonjol atau yang juga dikenal dengan panggilan Peto Syarif berhasil menggelorakan semangat perlawanan terhadap Belanda pada 1821-1837.  Wahhh hampir 16 tahun lamanya perang. Continue reading

October 15, 2012 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Indo Prima Seluler Bagi Motor ke Mitra Outlet

Pada Gathering Outlet 2012 di Batam

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Minggu (14/10/2012), pukul 11.00-14.00 WIB, PT Indo Prima Seluler menyerahkan hadiah grand prize berupa satu unit sepeda motor kepada mitra outlet-nya Raja dari Raja Ponsel di Daek. Sepeda motor ini diberikan saat Gathering Outlet Dealer di Carnaval Mall, Batam Centre.

Indo Prima Seluler, Su 19 Oktober 2013. F Suprizal Tanjung (30) image

Manajemen PT Indo Prima Seluler, Indosat Batam, bersama para mitra outlet di Carnaval Mall, Batam centre, Sabtu (19/10/2013).

Hadiah ini diberikan setelah diadakan Penarikan Undian Program Gebyar M-Tronik 2012. Undian ini sendiri merupakan periode sejak 1 Juni 2012 sampai dengan 30 September 2011.

Pemenang kedua yaitu Sutikyo dari outlet Dimas Cell di Phonex garden mendapat TV Samsung, dan Yeni Fitri dari outlet Putri Cell, di Tanjungucang mendapat kulkas. Continue reading

October 15, 2012 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment