Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Dosen STP-Bandung Kunjungi Batam Tourism Polytechnic

Ikut Program Teaching Methodology

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

BATAM Tourism Polytechnic (BTP) Batam menggelar Teaching Methodology di Kampus BTP, Kompleks Tiban Ayu (di belakang masjid Jabal Arahmah, atau SDN 11 Tiban), Batam, Senin (1/12/2014) pukul 09.00 WIB.

BTP kampus, Minggu 8 Feb 2015 F Suprizal Tanjung (2) image3

Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) berdiri megah di Kompleks Tiban Ayu (belakang masjid Jabal Arahmah, atau SDN 11 Tiban), Batam, Minggu (8/2/2015).

‘’Pendidikan ini diikuti dosen dari STP-Bandung dan digelar dalam dua gelombang. Senin (1/12/2014) sampai Jumat (5/12/2014) diikuti 16 dosen nonvocational. Kemudian Senin (8/12/2014) sampai Jumat (13/12/2014) diikuti 17 nonvocational,’’ papar Direktur BTP, Drs Tatang Rukhyat MSc.

asman-abnur-dan-suprizal-mu-23-juni-2013-f-suprizal-tanjung-3-image

Asman Abnur (kanan) dan Suprizal Tanjung di Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Batam, Minggu (23/6/2013). F Suprizal Tanjung

Dalam pendidikan ini lanjut Tatang, BTP yang berada dibawah naungan Yayasan Vitka menghadirkan instruktur, Simon dan Laura Gill dari dari English First Cabang Indonesia, serta dosen dari Amerika, Beni Bevly.

Kehadiran dosen dari luar Provinsi Kepri papar Tatang, memang di luar kebiasaan. Biasanya dosen Batam belajar ke provinsi lain, kali ini dibalik. Dosen luar belajar di Batam. Namun itulah tantangan dan program nyata dari BTP Batam untuk lebih menasionalkan dan meng-internasionalkan lembaga pendidikan khusus pariwisata di Negeri Melayu ini. Kehadiran puluhan dosen STP-Bandung adalah bukti, bahwa BTP telah diakui secara nasional dan internasional.

Adapun materi yang diberikan dalam pendidikan ini tentang cara memberi arahan kepada mahasiswa, memberikan tugas, memecah kekakuan dalam kelas. Kemudian, dipaparkan juga sistem pendidikan di Amerika Serikat. Lalu, cara mengajarkan silabus yang baik dan mudah, cara membuat presentasi melalui games, puzzle, cerita, joke, dan motivasi. BTP saat ini telah memiliki program D IV jurusan Room Division Managament, Food and Beverage Managejement, Culinary Management.

Asman Abnur menambahkan, kini dan masa mendatang, lokasi tidak lagi menjadi penentu. Kualitas hal utama. Kalau memang pendidikan di BTP, lebih berkualitas, tidak ada masalah bila mahasiswa, guru, dosen, ataupun instansi terkait belajar tentang kepariwisataan di BTP. Di era Asean Free Trade Area (AFTA) dan Masyarakat Ekonomi Asen (MEA), tidak ada lagi sekat-sekat antara negara di Asean. Guru atau dosen Indoneisa bisa mengajar di negara lain, begitu juga sebaliknya.

BTP kata Asman menyiapkan dosen dengan kemampuan lebih berpendidikan dan berpengalaman, sehingga bisa menghasilkan alumnus yang mempunyai kemampuan akademik lebih kompetitif di bidang kepariwisataan. Kualitas juga semakin mudah diraih karena BTP memiliki kampus megah bagaikan hotel, hijau, serta indah, didukung fasilitas penunjang yang terus dibangun di lahan seluas 3,5 hektare tersebut.

BTP yang memiliki motto Passion for Excellence ujar Asman, telah memiliki izin pendirian: Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan RI nomor: 92/E/O/2014. BPT mempunyai link baik dengan Singapura. Setelah teori, mahasiswa BTP akan praktek Marina Sands Singapore, Sentosa Island Singapore, dan tempat lainnya. Singapura  menyambut baik BTP, sebab mereka kekurangan tenaga kerja andal. Ke depan, Indonesia tak lagi mengirim pembantu. Singapura Malaysia tidak akan lagi penuh dengan orang bermodal nekat (tanpa skil). Kepi akan mengirim tenaga andal di bidang perhotelan, tata gudang, culinary art, divisi Kamar, dan lainnya.  BTP akan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan di sektor perhotelan/ pariwisata internasional. Masyarkat bisa membuka http://www.btp.ac.id untuk mendapatkan informasi.

Peserta pendidikan yang merupakan dosen STP-Bandung, S Wibowo menyebutkan, pendidikan ini sangat penting untuk sharing, dan meningkatkan wawasan dosen tentang pendidikan kepariwisataan. Dosen STP Bandung lainnya, Happy  melanjutkan, BTP bisa mengadakan kerja sama dengan Pemko dan Pemkab se-Kepri. Dengan APBD yang ada, Pemkab dan Pemko mengalokasikan dana untuk mengirimkan mahasiswa terpilih dari daerahnya untuk kuliah di BTP, serta mendirikan asrama di sekitar BPT. ***

Advertisements

February 12, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: