Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Kopassus Ditakuti Tentara Asing

Aktif Sebagai RT/RW atau Perkumpulan Terjun Payung

SIAPA yang tidak kenal dengan Kopassus atau lebih di kenal dengan pasukan baret merah, pasukan khusus milik TNI ini kini merupakan pasukan terbaik ke-3 di dunia setelah SAS (inggris) dan MOSSAD (israel)

Kopassus 228

Personel Kopassus.

Hanya dengan melihat lambang di atas pasukan militer dunia akan hormat dan tunduk kepada Kopassus karena 1 pajurit kopasus setara dengan 5 prajurit reguler. Ini sebagian kecil dari prestasi dan kiprah Kopassus di dunia internasional

1. Kopassus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

2. Kopassus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen – pergerakan – penyusupan – penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

3. Negara-negara afrika utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka. 80 persen pelatih mereka dari perwira-perwira Kopassus.

4. Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

5. Pada perang Vietnam, para tentara Vietkong meniru strategi Kopassus dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibatkan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap. Kekalahan ini membuat Amerika serikat malu di mata dunia.

Kopassus Pasukan Elite Terhebat Ketiga di Dunia

Discovery Channel Military edisi Tahun 2008 pernah membahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia. Seluruh pasukan khusus didunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah.

Posisi pertama di tempati SAS (special air service)(Inggris), peringkat kedua MOSSAD (ISRAEL) lalu peringkat ketiga adalah Kopassus (Indonesia).Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan mengapa pasukan khusus dari amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital.

Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain-lainnya.

Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan teknologi canggih dan Skill di atas rata – pasukan luar Elit luar negeri lainnya menjadi nilai plus dari KOPASSUS.Itu pula yang menimbulkan anggapan 1 prajurit Kopassus setara dengan 5 prajurit reguler

Mungkin karena itu pula kenapa sekitar Tahun 90-an Amerika Serikat keberatan dan Australia ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassus.

Keunggulan Kopassus

1. Seorang Kopassus dapat disetarakan dengan minimal 5 orang tentara biasa, karena ybs dilatih dengan berbagai ketrampilan (komunikasi radio, menembak, P3K dll). Di tentara biasa hal ini tidak dijumpai

2. Kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas

3. Biaya pelatihan seorang Kopassus mahal

4. Peralatan yang canggih dan tepat guna

5. Secara umum kesejahteraan anggota Kopassus lebih baik dibandingkan tentara pada umumnya, terutama ketika di bawah Prabowo, karena ia sangat memperhatikan hal ini.

6. Sangat jarang bagi mereka tinggal dirumah, selalu latihan dan operasi

7. Mereka adalah tentara profesional yang tidak pernah ragu untuk mengambil keputusan dalam membela negaranya dari bahaya

8. Sangat amat jarang ditemukan anggota Kopassus yang bekerja menjadi SATPAM di industri-industri, sebagaimana sering ditemui terjadi pada tentara lainnya. Karena relatif taraf ekonomi mereka lebih terjamin sehubungan dengan adanya YAYASAN KOBAME (Korps Baret Merah)

9. Cara-cara mereka beroperasi sangat profesional (dalam pengertian tentara misalnya tehnik membunuh, kontra intelejen, agitasi, propaganda, perang psikologi, penggalangan massa, menguasai berbagai macam tipe senjata). Saya tidak mengartikan dalam konteks HAM dan hukum positif.

Sejarah Tentang Kopassus:

Kopassus dibentuk oleh Kolonel E Kawilarang yang waktu menjabat sebagai Panglima TT III / Tentara Teritorium Siliwangi. Ia memanggil seorang bekas tentara KNIL yang memilih menjadi WNI, ketika terjadi perang DI /TII, namanya Mayor Idjon Janbe (orang Belanda, Nama aslinya RB Visser).

Kopassus diresmikan oleh AH Nasution pada waktu itu dan hanya 6 bulan berada dibawah TT III Siliwangi sebelum akhirnya diambil alih oleh AD.

Baretnyapun berwarna merah, karena memang mengambil alih konsep pasukan belanda “red beret”.

Mengenai warna baret ini perlu kita ketahui bersama bahwa seluruh pasukan khusus di dunia menggunakan warna hijau, sedangkan pasukan “lintas udara” nya berwarna merah. Tapi di Indonesia terbalik, justru pasukan khususnya yang menggunakan baret warna merah

Saat ini Kopassus terdiri dari 5 Group (istilah group hanya dipakai oleh Special Forces dibeberapa negara didunia, sedangkan tentara pada umumnya menggunakan istilah Batalyon, Detasemen, Brigade dan Divisi). Setiap Group dipimpin oleh seorang Pamen berpangkat Kolonel.

Dari prajurit sampai dengan Kolonel adalah tentara yang profesional dan terlatih terus baik secara fisik maupun mental. Jadi jangan dibayangkan bahwa semakin tinggi pangkat atau tua usia seorang prajurit Kopassus itu akan jadi lamban seperti tentara pada umumnya. Sangat sulit menemukan anggota TNI yang pensiun di Kopassus, karena begitu fisiknya tidak memadai, Ia akan langsung mutasi ke satuan lainnya.

FYI, bahwa sejak bulan Juni 1997 Kopassus mengirimkan team kecilnya keseluruh kota-kota besar di Indonesia dengan tugas RAHASIA, karena ABRI yang lainpun tidak mengetahui dengan pasti apa tugas mereka. Di beberapa lokasi/ Kodam, tentara lokalnya bahkan tersinggung. Karena seolah-olah mereka dianggap tidak mampu mengatur daerahnya. Mereka ditarik kembali ke Jakarta pada bulan Januari 1998

Kehebatan lain group ini adalah pola perilaku dan penampilannya yang sama sekali tidak mirip tentara. Misalnya cara bicara tidak patah-patah, rambut panjang, tidak pernah menghormat atasan atau yang pangkatnya lebih tinggi bila bertemu di luar ksatrian mereka.

Jadi sangat jauh dengan serse polisi atau intel Kodim dan lainnya, yang kadangkala justru menunjukkan kalau dirinya Intel Mereka tidak ngantor setiap hari dan sangat jarang pakai seragam. Hanya pada saat tertentu saja mereka kembali ke kantor (misalnya dua minggu sekali untuk laporan atau mendapat tugas baru).

Jadi pada prinsipnya mereka sangat aktif berkecimpung dalam kehidupan masyarakat biasa misalnya di RT/RW, perkumpulan terjun payung, dan sebagainya.

Sekarang ada kah yang berani bermain-main dengan negara kita. So. Untuk apa harus takut pada negara lain, tetapi jangan meyulut api peperangan. Jayalah Kopassus. ***

http://reposth.blogspot.co.id/2011/05/duniapun-takut-kepada-baret.html

Advertisements

October 28, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: