Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

10 Ribu Lapek Pisang di Festival Lapek Minang di Batam

Diikuti 150 Ibu Minang

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

MASYARAKAT Minang Batam menggelar Festival Lapek Minang 2015 di halaman parkir Kepri Mall, Minggu (22/11/2015) mulai pukul 16.00 sampai 23.00 WIB.

festival-lapek-minang-2015

‘’Lapek pisang (kue lepat) yang dibungkus daun pisang ini salah satu kuliner khas ranah Minang yang juga salah satu kuliner tertua di Indonesia. Makanan sederhana ini memiliki kualitas rasa tinggi, enak dimakan semua kalangan,’’ sebut Penanggungjawab Festival, H Elfis Davisco, didampingi Panitia Festival, Mulyadi Caniago SE, dan Oktadili Yandri di Nagoya, Kamis (19/11/2015).

mulyadi-caniago-kamis-17-nov-2016-f-suprizal-tanjung-5-ok-image

Mulyadi Caniago SE di outlet Cake Buah Naga, Ruko Grand Niaga Mas, Blok C Nomor 27-31, Batam Kota, Kamis (17/11/2016).  F Suprizal Tanjung

Untuk para pengunjung, disediakan door prize dengan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor. Tokoh masyarakat Minang Kepri, yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H Asman Abnur SE Msi akan menyerahkan hadia utama kepada pengunjung berutung.

Di acara ini, juga disajikan 20 jenis kuliner khas Minang lainnya dan dijamin enak rasanya. Semua disajikan gratis dan untuk dimakan bersama.

Festival Lapek Minang 2015 ini adalah pertama di Batam. Ke depan akan menjadi kalender event pariwisata di Batam dan Kepri. Acara ini didukung Dinas Pariwisata Kota Batam, dan
Dinas Pariwisata Provinsi Kepri.

Selain itu, acara akan dimeriahkan artis Minang antara lain An Roys, Yen Rustam, dan komedian Mak Lepoh dano Upiak Isil, serta tim tari dari Minang asal Luak 50 yang sering tampil tingkat nasional dan internasional. Jadi, sambil makan lapek, masyarakat Minang Batam bisa melepas rindu ke kampung halaman dengan melihat penampilan para artis Minang tersebut.

Davisco menyebutkan, 10 ribu lapek ini akan dibuat di rumah oleh 15 kelompok ibu. Dimana, setiap kelompok ada 10 orang. Total ikut sekitar 150 ibu. Nantinya, lapek tersebut akan dinilai, cita rasa, kemasan, bahan, dan lainnya. Untuk mereka, panitia telah menyediakan hadiah besar dan menarik.

Kenapa 10 ribu lapek pisang? Davisco menyebutkan, mereka ingin mengangkat potensi kuliner tradisional ibu rumah tangga Batam, dan kualitas rasa, bungkusnya tidak kalah bersaing dengan kuliner sejenisnya. Usaha kuliner rumah tangga khususnya dapat bersaing di pasaran, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau Asean Economic Community (AEC) 2015.

Panitia berharap, akan terjadinya transaksi jangka pendek dan jangka panjang terhadap produk kuliner yang disajikan kepada masyarakat dan pengusaha lokal maupun mancanegara saat itu. Ini semua untuk memajukan usaha kuliner ibu rumah tangga. ***

November 19, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: