Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Batam Tourism Polytechnic, Kampus Berstandar Bintang Lima

LENNI JULIA, Sekupang

SIANG yang cerah, saat tiba di plataran parkiran terlihat motor berjejeran rapi di parkiran Batam Tourism Polytechnic. Memasuki ruangan lobby, terlihat sebuah troly dorong lengkap dengan travel bag di  atasnya. Sekilas ruangan ini tidak seperti kampus biasanya.

Suasana yang ditawarkan seperti memasuki lobby hotel. Lengkap dengan ruang tunggu, meja resepsionis, serta tangga yang menghubungkan lantai satu dengan lantai dua persis seperti desain lobby hotel.

Di ujung ruangan terlihat seorang pria, mengenakan pakaian rapi bercorak batik berwarna biru tua, dengan bawahan celana kain berwarna hitam. Sedang menunggu kedatangan Batam Pos, Rabu (18/11/2015).

”Kampus ini memang berfasilitas hotel bintang lima, sehingga ketika tamat mahasiswa tidak canggung lagi dengan peralatan, dan fasilitas yang ada,” papar Sekretaris Yayasan Vitka, Asrizal kemarin.

Sembari berkenalan, pria asal Sumatera Barat ini mengajak Batam Pos mengelilingi semua ruangan yang ada di BTP. Ruangan ini di namakan restoran yang digunakan untuk praktek.Terlihat sebagian mahasiswa dan mahasiswi berpakaian hitam putih sibuk melayani tamu yang lagi duduk di meja makan.

”Mereka semua mahasiswa yang lagi praktik, dan mereka bergiliran untuk menyajikannya,” ujar Bobo, sapan akrab Asrizal.

Mereka mahasiswa jurusan Kulinary dan Food and Beverage. Minggu ini merupakan jadwal praktik. ”Biasanya setelah belajar teori, mereka akan langsung mempraktikkannya,” tambah dia.

Layaknya di restoran sebenarnya, para waiters ini melayani dan memperkenalkan dirinya.
”Selamat siang bapak, ibu. Saya Tia waiters yang akan melayani bapak dan ibu siang ini. Kami menyediakan beberapa menu pembuka, menu pendamping, menu utama, dan menu penutup,” ujar Tia.

Setelah menjelaskan menu yang ada, para waiters ini mempersiapkan menu yang dipesan. Menu yang dipesan merupakan hasil praktik dari mahasiswa jurusan Food and Beverage.

”Semua menu akan dihadirkan, dan nanti terakhir akan ada penilaian mengenai pelayanan mereka,” tambah Bobo.

Sembari menunggu menu, Bobo mengajak untuk berkeliling melihat fasilitas yang ada. BTP diresmikan pada 15 September 2014 yang lalu. Mencetak Sarjana, (Diploma IV) di bidang hospitality manager, executive chef, dan pengusaha.

Hadir dengan tiga jurusan yakni Room Division Management diproyeksikan akan menjadikan pengusaha dan manager di bidang perhotelan dan usaha, Food and Beverage Management diproyeksikan akan menjadi pengusaha, manager dibidang perhotelan dan perindustrian makan dan minum seperti villa, apartement, kapal pesiar, bandara, penerbangan, dan Culinary Management yang diperuntukkan untuk menjadi pengusaha executive chef di industri makanan dan minuman.

”Semua program ini agar mencetak tamatan yang siap pakai, baik di dunia industri maupun wiraswasta nantinya,” tutur dia.

Kampus yang beralamat di Gajah Mada The Vitka City Complex, Tiban Ayu, Tiban menyediakan sebanyak 6 ruangan belajar, ruang baca  (perpustakaan), ruang pertemuan dan fasilitas laboratorium seperti kitchen demo, mixologi lab, barista room, pizza university yang di support peralatan dari Italia, serta futsal center dan practice room yakni fasilitas kamar hotel dengan kelas yang berbeda setiap kamarnya.

”Kami juga mempunyai ruangan fasilitas peralatan perhotelan dan alat kebersihan,” paparnya.

Pada saat  ini, BTP sudah memiliki mahasiswa sebanyak 90 orang, dengan mahasiswa semester tiga sedang melakukan praktik lapangan (Job Training) di daerah Batam, Lagoi dan Malaysia.

”Januari (2016) nanti, akan ada mahasiswa kami yang job training ke Qatar (Uni Emirat Arab),” jelasnya.

Selain itu untuk mendukung perkuliahan jurusan Room Division Management, BTP menyediakan ruangan praktek yang didukung dengan fasilitas hotel bintang lima.

”Ada tiga kamar, dengan lantai yang berbeda mulai dari keramik, parkit, dan karpet. Mahasiswa harus bisa membersihkan kamar ini dengan alat kebersihan yang berbeda-beda,” papar Bobo.

Pada bulan lalu, BTP mengirim dua orang mahasiswa dan satu orang dosen pembimbing itu mengikuti perlombaan Hello Bali Cheff Wors Amateur 2015 di Bali. Dalam perlombaan ini BTP mendapatkan peringkat ke empat dari 10 peserta.

”Ini merupakan kali pertama mengikuti perlombaan, dan hasilnya tidak terlalu buruk karena, sebagai kampus baru kami berhasil mendapat juara, dengan mengalahkan berbagai industri, dan perhotelan yang sudah terkenal,” ujar Bobo.

Head of Culinary Management Study Program, Antonius Rizki Krisnadi dan selaku dosen pendamping dalam perlombaan mengatakan dalam perlombaan, ia lebih menonjolkan makanan khas budaya dari Indonesia.

”Kami melihat peluang dari kriteria penilain dewan juri. Maka kami menonjolkan khas budaya Indonesia yakni dari daerah Sumatera,” jelasnya.

Dikatakan kampus ini ada untuk menciptakan tamatan yang siap bekerja diluar negeri karena tamatan BTP sudah ditunggu. ***

November 19, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: