Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Rias Modern untuk Pengantin Tradisional

Hotel Nagoya Hill Batam

PRODUK kecantikan Ultima II menggelar temu kecantikan dan kompetisi merias wajah di Hotel Nagoya Hill, Rabu (18/11/2015). Tema yang diangkat, Pengantin Modern Nusantara.

”Tema ini berbeda-beda di setiap daerahnya. Namun, make up artist yang memberikan pengarahan sama,” kata A Nadia Damayanti, Marketing Communication Executive Ultima II Indonesia.

Ultima II menghadirkan Anggra Septa sebagai pengarah make up. Ia pernah menjadi make up artist Hollywood untuk Cristal Vee dalam film The Scorpion King 3 dan juga menjadi make up artist selama Hongkong Fashion Week 2010.

Anggra memberikan contoh cara merias modern untuk pengantin tradisional nusantara modifikasi baik dengan atau tanpa hijab. Ia lebih menonjolkan teknik riasan pada daerah alis mata, mata, dan contouring wajah.

”Yang datang ke sini kan para profesional. Mereka sudah tahu dasar merias semua. Tinggal bagian mana sih yang kira-kira perlu diperbaiki,” kata Anggra.

Pada kesempatan itu, Anggra memperkenalkan teknik membaur eyeshadow untuk kelopak mata. Jika riasan biasa hanya menggunakan dua atau tiga eyeshadow, kali itu, Anggra memoleskan tiga belas warna eyeshadow untuk setiap kelopak mata.

Anggra mengaku kerap melakukan teknik itu untuk mendapatkan warna kelopak yang sempurna. Namun, teknik itu membutuhkan banyak waktu.

”Jadi memang tergantung waktu yang ada saja,” ucapnya.

Demo make up itu kemudian dilanjutkan dengan kompetisi merias wajah.

Total ada 22 peserta yang mengikuti kompetisi ini. Mereka terbagi dalam dua kategori. Yakni, riasan tradisional modern modifikasi dan dan riasan hijab modern.

Menjadi juri dalam kegiatan ini, Rubiatik dan Nuniek dari perwakilan manajemen Ultima II dan Anggra Septa.

Marketing Communication Executive Ultima II Indonesia, A Nadia Damayanti, mengatakan kompetisi ini bertujuan untuk mencari bibit unggul di dunia make up. Ia kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk mempresentasikan gaya riasannya kepada khalayak yang lebih luas.

”Makanya, yang kami cari di sini itu, pertama orang-orang yang kreatif. Baru kemudian yang memiliki teknik,” terangnya. (ceu)

November 19, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: