Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Melihat Konsep Promosi Pariwisata Malaysia (2-Habis)

Perak, Destinasi Baru Pariwisata Malaysia

RATNA IRTATIK, Perak

MALAYSIA tak main-main mempromosikan industri pariwisatanya. Bahkan, di negara bagian Perak, promosi wisata tak hanya digawangi oleh dinas pariwisata setempat, tapi juga melibatkan lembaga swasta. Seperti apa pembagian kerjanya?

Udara pagi di Kota Ipoh, ibu kota Negara Bagian Perak, Malaysia terasa sejuk. Deretan pegunungan yang mengelilingi kota dengan luas wilayah sekitar 21.035 kilometer persegi itu menyumbang hawa segar tersebut.

Kamis (12/11) pagi pekan lalu, rombongan jurnalis dan travel agen Batam yang diundang Malaysia Tourism Promotion Board diajak menjelajah Puncak Gopeng, salah satu perbukitan yang memiliki keelokan alam di wilayah Ipoh. Menyusuri perbukitan, rombongan harus berganti kendaraan, dari naik bus kemudian berganti menumpang truk bak terbuka untuk mendaki lereng berliku di pinggiran kota yang pernah dikuasai kolonial Inggris itu.

Hingga, sampailah kami di tepi sungai yang menghubungkan wilayah Ipoh dengan Kampar, masih di negara bagian yang sama di Semenanjung Barat Malaysia tersebut.

Menjelajah Ipoh dianggap tak seru jika belum menjajal bertualang alam. Buat rombongan kami, tantangan yang diberikan yakni menjelajah sekitar 8 kilometer panjang sungai Kampar itu dengan rakit karet dan menaklukkan arus deras sungai. Ya, tantangan itu tak lain adalah rafting atau arung jeram. Meski nyali sempat ciut, namun akhirnya semua peserta ikut mencicipi keseruan menaklukkan arus sungai level 4 untuk arung jeram tersebut.

Selain arung jeram, Ipoh juga dianugerahi keindahan alam lainnya. Di kota yang terletak sekitar 150 kilometer dari Kuala Lumpur, Ibukota Malaysia itu selain terdapat perbukitan hijau yang menjulang horisontal, di kota ini juga bisa ditemui air mineral panas dari pegunungan (hot spring mountain) yang juga dikelola secara profesional untuk menarik wisatawan. Lokasinya berada di dalam wahana wisata air, Lost World of Tambun.

Eksotika alam di Ipoh itu masih ditunjang dengan keunggulan lain, murahnya bea hidup dan makan. Dari sisi kuliner, Ipoh juga dikenal dengan kopi putih-nya. Aroma kopi putih yang sedap berpadu dengan rasa pahit yang khas membuat kopi putih Ipoh begitu melegenda.

Daya tarik itu juga masih ditambah dengan suguhan jejak historis di tengah-tengah kota Ipoh. Pelbagai bangunan peninggalan kolonial Inggris masih berdiri kokoh. Yang menarik, sebagian dinding bangunan itu dihiasi seni gambar, mural dengan tema-tema berbeda.

“Kami menyadari, salah satu keunggulan alam di Perak itu terletak pada keindahan alamnya, maka kami kemas sebaik mungkin sebagai daya tarik wisatawan,” ujar Managing Director & CEO Destination Perak, Abd Raheem Mohamad.

Tunggu dulu, industri pariwisata di Perak ini berbeda dengan tempat lain. Di negara bagian terbesar ke-2 di Malaysia itu, industri pariwisatanya berkembang lantaran ditopang oleh dua lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mempromosikan wisata. Yaitu, Tourism Perak atau Dinas Pariwisata milik pemerintah Perak. Sedangkan Destination Perak, adalah lembaga swasta yang juga ditunjuk oleh pemerintah untuk turut mempromosikan wisata di wilayah tersebut.

“Bedanya, kalau Tourism Perak itu lebih mempromosikan wisata Perak pada pemerintah lain atau sifatnya G to G (government to government), kalau promosi kami langsung menyasar bussiness to bussiness (B to B), langsung ke palaku industri dan target wisatawannya,” jelas Raheem.

Ia juga menyebut, dua lembaga itu bekerja beriringan, saling bahu menggenjot kunjungan wisatawan ke Perak.

“Ini seperti kerja berkesinambungan, satu promosi satu fokus mengoneksikan, sehingga lebih cepat,” kata pria yang mengaku memiliki leluhur asal Indonesia tersebut.

Dengan pembagian wilayah kerja itu, geliat wisata di Perak menunjukkan kemajuan signifikan. Bahkan, kata Raheem, dalam waktu dekat Perak juga akan memiliki taman bermain bertema (theme park) dengan nama Movie Animation Park (MAP) Studio, laiknya Singapura yang punya Universal Studio Singapura (USS).

“Sedang kami bangun, mungkin tahun depan siap,” imbuhnya.

Kini, industri pariwisata Perak menyasar banyak kota dan negara di dunia sebagai lokasi promosi. Selain ke benua lain seperti Eropa dan Amerika, Raheem mengakui pihaknya juga menargetkan bisa menjaring wisatawan asing dari Indonesia. Seperti, dari Medan dan juga Batam.

“Awal bulan ini paket wisata dari Medan ke Perak sudah mulai berjalan, dan Batam merupakan pasar baru yang kami bidik,” terangnya.

Hal serupa dibenarkan Mohd Nadzri Moin, Marketing executive Malaysia Tourism Promotion Board dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia untuk regional Singapura, Kepulauan Riau dan Riau. Ia katakan, masyarakat Batam dan Pulau Bintan termasuk salah satu target promosi wisata negeri jiran.

“Selain lokasi kita dekat, budaya kita juga tak jauh beda, jadi saya pikir orang Batam akan suka ke Malaysia,” kata Nadzri.

Omongan Nadzri bukan isapan jempol. Pasalnya, selama kurun Januari hingga Maret 2015 lalu, wisatawan asal Indonesia merupakan yang terbesar kedua mengunjungi Malaysia. Tercatat, sudah ada 671.221 orang masuk ke negara yang dipimpin oleh Tun Najib Razak tersebut hanya dalam triwulan pertama tahun ini.

“Maka itu kami gencar promosi, termasuk ke Batam dan daerah lain di sekitarnya,” kata dia. ***

November 20, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: