Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Mengenal Chandrana Rachman, Food Blogger Batam

Punya 19 Ribu Follower, Hobi Makan di Pinggir Jalan

Setiap makanan punya cerita sendiri. Inilah yang membuat Chandrana Rachman ingin membagikan setiap pengalamannya mencicipi aneka makanan di Batam melalui akun instagram @batamliciouz.

FEBBY ANGGIETA PRATIWI, Batam

“Malming pada kemana nge-date nih? Kalau ogut sih yang irit irit aja. Malming di tepi jalan… Sambil keringatan… Sambil menikmati salah satu ayam bakar yahud di Batam.

“Anak Nagoya mana ga tahu ayam bakar ini? Cocok ga cocok sih urusan belakangan tapi yang pasti ini ayam dah lumayan melegenda di Batam. Ingat Mie Goreng Enak yang menjadi favorite saya di Batam? Sama nih tempatnya!”

“Ayam bakarnya passss banget di lidah. Pedasnya juga passss ada dikit asam asam manis. Ditambah kecap manis dikit endesss banget rasanya. G ga berani bilang ini paling enak tapi top 5-10 pasti masuk lah di Batam. Okay deh selamat malming yang duo. Yang jomblo yah salam makan aja deh!”

Inilah salah satu postingan Chandrana Rachman dalam akun instagram (IG)-nya, @batamliciouz pada 21 November lalu. Dia sedang ‘mempromosikan’ Ayam Bakar Semarang di kawasan Nagoya, Batam. Postingan ini juga dilengkapi dengan foto paha ayam bakar yang menggugah selera.

Tak lupa Chandrana Rachman, yang akrab disapa Chandra, membubuhkan keterangan halal yang didahului tanda pagar (tagar). Dia selalu melakukan ini untuk membedakan makanan yang halal dan non halal.

Postingan ini kemudian diserbu para followernya dengan berbagai komentar. “Nah yang ini enak juga, ngiler dah…” tulis akun @shuyinglee88 mengomentari.

Ada juga yang hanya berkomentar singkat. “Foodgasm,’” tulis akun @sheillafadila. Selain panen komen, postingan ini juga disukai 627 follower.

Chandra mengaku mulai aktif di food blog melalui mini blog instagram ini sejak Februari 2015. Ini berawal dari hobi dia bertualang mencicipi makanan yang ada di Batam.

“Saya punya hobi makan, foto dan sharing tentang kuliner,” ujar Chandra mengawali pembicaraan dengan Batam Pos, akhir November lalu.

Pria berusia 34 tahun itu mengaku senang bisa memberikan informasi tentang kuliner yang ada di Batam. Dia merasa prihatin, karena selama ini kebanyakan orang mengenal masakan olahan hasil laut atau seafood di Batam.

“Padahal banyak makanan di Batam ini yang tidak kalah unik dan enak. Bukan hanya seafood,” tuturnya.

Chandra melanjutkan, selain seafood Batam memang nyaris tak punya spesialisasi dalam urusan kuliner. Aneka makanan yang ada di Batam umumnya merupakan masakan khas Nusantara. Mulai dari Sabang sampai Merauke.

Seperti Ketoprak, Sate, Mi Aceh, Coto Makassar, Mi Lendir, Bakso, Mi Ayam, dan masih banyak lagi. “Tapi dimana yang menarik untuk dicoba? Itulah yang akan saya informasikan melalui akun instagram saya,” ujarnya.

Ayah satu anak ini memang lebih suka menjelajahi kuliner di pinggiran jalan. Seperti warung tenda atau warung kaki lima. Namun sesekali dia juga membagikan pengalamannya mencicipi menu-menu di cafe, restoran, maupun hotel bintang lima.

“Kalau restoran atau di mal, mereka pasti sudah gencar melakukan promosi. Tapi kalau yang kaki lima kan sering dilewatkan, padahal mereka juga punya citarasa makanan yang spesial,” Chandra menjelaskan.

Jenis makanan yang diposting juga beragam. Mulai dari makanan berat, jajanan pasar, hingga makanan ringan, menu vegetarian, hidangan pembuka, menu utama, dan hidangan penutup. Mulai dari makanan halal hingga non-halal. Dalam sehari, rata-rata dia memposting dua menu makanan yang tentunya sudah ia cicipi.

Dalam menekuni hobi food blog ini, Chandra memegang dua prinsip dasar. Yakni jujur dan gigih. Dengan prinsip jujur, Chandra akan menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya. Sehingga follower yang penasaran ingin mencoba makanan yang dia posting dijamin tak akan kecewa.

“Jika enak bagi saya, artinya bisa diterima mayoritas masyarakat. Kalau tidak enak saya tidak akan post,” terang Chandra sembari meneguk caramel macchiato hangatnya.

Dia juga gigih ‘menganalisa’ cita rasa makanan yang akan diposting. Ini menjadi modal penting agar ia mampu mendeskripsikan makanan tersebut dengan detil.

Selain soal cita rasa, Chandra juga memberikan informasi lengkap seputar menu atau warung yang dia posting. Mulai dari harga, alamat, hingga jam buka warung atau restoran terkait.

Keseriusan Chandra menjadi food blogger ini berbuah manis. Meski baru mulai awal tahun 2015, kini akun @batamliciouz miliknya sudah punya 19 ribu pengikut atau follower. Sekitar 4.000 follower merupakan pecinta kuliner (foodies) yang tinggal di luar Batam. Bahkan ada follower dari luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Sehingga tak jarang dia mengulas makanan yang dipostingnya dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Ditanya soal banyaknya follower itu, Chandra mengaku tidak terlalu heran. Sebab, saat ini sebagian besar masyarakat sudah sangat akrab dengan dunia digital.

“Saya tidak pernah membeli follower, ini murni diikuti mereka berdasarkan postingan saya,” katanya.
Pria kelahiran Sabang ini mengatakan, postingannya tersebut sedikit banyak telah membantu pemilik rumah makan maupun warung yang menunya dia posting di @batamliciouz. Kata dia, banyak yang mengaku warungnya menjadi lebih ramai sejak postingan itu. Ini bukan klaim sepihak, melainkan berdasarkan testimoni pemilik warung maupun dari para follower Chandra.

Bahkan, kata dia, saat ini ada beberapa restoran di Batam bahkan Singapura yang ingin meng-endorse Chandra. Atau setidaknya, mereka ingin menu-menu makanan di restorannya diposting di akun instagram @batamliciouz. Namun Chandra mengaku belum mau mengarah ke sana.

“Semua ini tentang hobi, bukan pekerjaan. Tujuan saya ingin membantu masyarakat agar dikenal dan mengenal kuliner di Batam,” kata Chandra, diplomatis. ***

December 6, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: