Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Jemmy: Siapkan Program Prorakyat

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

CALON wali kota, bupati dan gubernur Kepri 2015-2020 perlu lebih memikirkan kebijakan yang  prorakyat.

Jemmy Rumengan, Sa 13 Mei 2014, F Suprizal Tanjung (7) ok image2

Jemmy Rumengan di Harmoni One, Convention Hotel & Service Apartments, Batam Centre, Selasa (13/5/2014). F Suprizal Tanjung

‘’Salah satu program prorakyat adalah memperbesar Belanja Publik, dan mengurangi Belanja Aparatur,’’ sebut guru besar Kepri, Prof Dr Jemmy Rumengan SE di Batam Centre, Jumat (11/12/2015).

Jemmy menambahkan, meskipun penghitungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Kepri belum selesai, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kabupaten dan Provinsi belum menetapkan siapa Calon Wali Kota dan Gubernur terpilih periode 2015-2020, tidak ada salahnya masyarakat, melalui akademisi mengingatkan calon pemimpin.

Jangan sampai nanti, ketika dilantik oleh Mendagri atau pejabat tekait, ternyata wali kota, bupati, dan gubernur kurang prorakyat. Lupa dengan janjinya. Salah satu janji pemimpin itu adalah siap menang dan kalah. Kemenangan di Pilkada adalah kemenangan masyarakat, bukan kemenangan pribadi, kelompok, atau partai. Pemimpin harus mengajak pendukungnya untuk mengutamakan keamanan, dan kedamaian.

Jemmy yang merupakan pendiri sekaligus mantan rektor Universitas Batam (Uniba) itu menambahkan, bentuk kebijakan prorakyat misalnya memperbesar anggaran untuk pendidikan, Rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni (RHLH), menambah dan memperbaiki prasana dan sarana publik. Memaksimalkan pelayanan satu atap bagi masyarakat dan investor. Ini akan berdampak  kepada meningkatnya investasi, membuka lapangan kerja baru di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 ini. Tenaga kerja (naker) dan  masyarakat tidak boleh tertinggal, hanya menonton saja pembangunan di Kepri.

Masyarakat adalah penggerak perekonomian, tenaga berpengalaman di perusahaan dan industri. Itu memerlukan skil dan Sumber Daya Manusia (SDM) tinggi. Bagaimana itu bisa didapat? Salah satu caranya dengan membangun perguruan tinggi (PT) terpadu. PT tadi memiliki beberapa fakultas andal.

‘’Saya siap membantu Pemko se Kepri, Pemkab se Kepri, dan Provinsi Kepri untuk mendirikan dan memajukan PT baru tersebut,’’ papar Jemmy yang pernah lama di Jakarta dan kini balik kampung untuk memajukan pendidikan di Tanah Melayu ini.

Kebijakan ekonomi Batam perlu divealuasi lagi dan sejalan dengan ekonomi Kepri dengan mengikutsertakan masyarakat dan akademisi. Batam adalah barometer kemajuan Kepri. Jangan sampai investasi, perekonomian, dan  kebijakan di Kepri saling tidak mendukung dan berdiri sendiri-sendiri, seperti dengan kurang jelasnya kewenangan Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Migrasi yang tinggi di Kepri terutama di Batam, perlu dicarikan solusinya dengan membolehkan pendatang masuk dengan keterampilan. Pendatang nonskil, hanya menjadi beban pemerintah dan kerap melahirkan kriminal baru. ***

December 13, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: