Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Pemko-DPRD Batam Belum Sepakat, Pengesahan APBD 2016 Molor

Pembangunan Batam Terancam

FISKA JUANDA, Batam

TARIK ulur pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) R-APBD Batam 2016 masih terus berlanjut. Pemko dan DPRD Batam belum menemukan kata sepakat, sehingga pengesahan APBD 2016 dipastikan akan molor.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam, Ricky Indrakari memperkirakan APBD Batam 2016 baru akan disahkan pada Januari tahun depan. ”Paling cepat akhir Januari 2016,” kata Ricky tadi malam (15/12/2015).

Menurut Ricky, ada beberapa persoalan pokok yang menghambat proses pembahasan KUA-PPAS R-APBD 2016. Yang pertama, pihak eksekutif belum melengkapi data kajian sisi pendapatan selama 2015 yang diminta DPRD.

Kedua, dari sisi belanja, Pemko Batam dinilai tidak transparan soal realisasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2015. Selain itu, Pemko Batam juga terkesan memaksakan beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur yang dinilai kurang efektif dan efisien.

”Misalnya dana percepatan kecamatan. Tahun ini dianggarkan Rp 22 miliar,” kata Ricky.

Persoalan berikutnya, lanjut Ricky, pihak eksekutif terkesan tidak responsif terhadap keberatan yang disampaikan dewan. Termasuk ketika DPRD meminta data, Pemko Batam tak segera melengkapinya.

Selain itu, Ricky mengatakan berdasarkan Permendagri Nomor 52 tahun 2015 tentang pedoman dan penyusunan APBD, prosesnya dimulai dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), KUA dan PPAS, Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA SKPD) dan RKA Anggaran Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Setelah itu masuk dalam proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD.

Politikus PKS ini mengatakan, KUA merupakan arah kebijakan dalam proses pembahasan PPAS. Namun salah satu proses itu malah dihilangkan.

”Kalau KUA belum disepakatai, bagaimana kita bisa mengesahkan nota keuangan yang akan menjadi arah pembahasan R-APBD,” tanya Ricky.

Ricky juga membantah, alotnya pembahasan KUA-PPAS ini karena banyaknya anggota DPRD yang ngotot memperjuangkan hasil reses mereka diakomodir APBD.

Memang, kata Ricky, usulan dewan itu umumnya merupakan hasil reses. Tetapi usulan tersebut sudah pernah dimasukkan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) namun tak diakomodir di APBD. Bahkan ada beberapa usulan yang sudah beberapa kali masuk dalam musrenbang.

“Jadi wajar kalau teman-teman memperjuangkannya,” kata Ricky. Hal berbeda disampaikan Kepala

Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Batam, Wan Darussalam. Kata dia, salah satu penghambat pengesahan KUA-PPAS R-APBD 2016 adalah alotnya pembahasan di tingkat komisi DPRD, karena banyaknya anggota dewan yang minta usulannya diakomodir.

“Bukan memaksa, tapi mohon dipertimbangkan untuk diakomodir di APBD,” kata Wan, tadi malam.

Kata Wan, sebenarnya Pemko-DPRD Batam memiliki semangat yang sama dalam pembahasan APBD 2016. Bahwa pembangunan infrastruktur adalah salah satu prioritas dalam APBD 2016.
Namun, kata Wan, tidak semua usulan bisa diakomodir karena keterbatasan anggaran. Apalagi, Pemko Batam lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda dalam APBD 2015.

“Karena anggaran kita mengalami defisit,” katanya.

Persoalan lainnya, kata Wan, banyak usulan dari dewan yang belum masuk dalam musrenbang maupun RPJMD Kota Batam. Sehingga usulan-usulan itu sulit diakomodir begitu saja.

“Jadi kami sarankan supaya diusulkan tahun anggaran berikutnya,” katanya.

Namun berbeda dengan DPRD, Wan optimistis APBD Batam 2016 dapat disahkan sebelum akhir tahun ini. Meskipun waktu yang tersisa tinggal setengah bulan lagi.

“Karena yang perlu disinkronkan tak terlalu banyak. Tinggal di Komisi III saja,” katanya.
Wan menyebut, kemampuan anggaran APBD 2016 diperkirakan sekitar Rp 2,5 triliun. Sehingga dia berharap semua pihak mengedepankan prinsip skala prioritas dalam pembahasan anggaran. ***

December 16, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: