Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Ribuan Pegawai Tak Gajian

Jika APBD Telat Disahkan

WILLIAM, Batam

MOLORNYA pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam 2016 bisa berdampak luas. Selain mengganggu pembangunan, wali kota-wakil walikota, anggota DPRD, dan ribuan pegawai honor juga terancam tidak gajian. Terutama pada bulan-bulan awal tahun depan.

Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata, mengatakan saat ini ada ribuan tenaga harian lepas atau pegawai honorer di lingkungan Pemko Batam. Gaji mereka sepenuhnya dibayar dari APBD.

“Kalau APBD belum diketok mereka tentu tidak bisa gajian,” ujar Ardiwinata kepada Batam Pos tadi malam (16/12/2015).

Hal senada disampaikan Sekretaris Dewan, Marzuki. Kata dia, saat ini sedikitnya ada 166 orang honorer di Setwan. Dia memastikan, seluruh pegawai honorer beserta pimpinan dan anggota DPRD Batam tak akan menerima gaji, setidaknya pada enam bulan pertama tahun depan.

“Kalau APBD tidak disahkan (hingga akhir 2015) otomatis mereka tidak gajian,” ujar Marzuki kepada Batam Pos kemarin.

Tak hanya itu, kata Marzuki, tunjangan kinerja PNS juga akan tertunda pembayarannya. Termasuk PNS yang ada di Setwan Kota Batam. Meski begitu, Marzuki yakin pengesahan APBD Batam 2016 tidak akan lewat dari Desember 2015.

Ini jika melihat upaya pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) R-APBD 2016 yang terus digesa oleh Banggar DPRD Batam. Bahkan pembahasan tetap dilakukan di hari libur.

“Saya yakin KUA-PPAS bisa disahkan pada 21 Desember,” ujar Marzuki.

Pengesahan KUA-PPAS ini, kata Marzuki, akan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan pembahasan Rancangan APBD 2016. Sehingga menurut hemat dia, APBD murni 2016 bisa diketok palu pada 30 Desember ini.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin mengungkapkan persoalan gaji honorer di Pemko Batam telah diperhitungkan.

“Semuanya sudah kita perhitungkan. Kita juga mau minta data base honorer yang ada di pemerintah karena ada berbagai macam honorer agar dapat melihat cerminan APBD ke depan seperti apa agar tidak terjadi adanya kebocoran-kebocoran,” ujar Zainal.
Zainal menegaskan, saat ini pembahasan KUA-PPAS terus digesa. Kalaupun terkesan alot, itu karena

masih banyak poin-poin yang dinilai perlu dibahas lagi. “Jadi memang agak tersendat tapi mekanisme sesuai dengan aturan dan sudah dibahas melalui komisi,” ujar Zainal, tadi malam.

Politikus Golkar ini mengatakan, ketatnya pembahasan APBD kali ini merupakan bentuk fungsi pengawasan DPRD Batam pada anggaran daerah. Selain mengedepankan efisiensi anggaran, dewan juga menginginkan serapan anggaran tahun depan lebih baik dari tahun ini.

“Kami evaluasi serapan anggaran di beberapa SKPD seperti apa. Maka perlu didudukkan. Ada SKPD yang serapan anggarannya minim dan ini sudah jadi acuan kami. Jadi jangan sampai SKPD yang serapan anggarannya tidak maksimal ditambah anggarannya,” ujarnya.

Bagaimanapun, lanjut dia, APBD ini harus atas kesepakatan pemerintah dan DPRD. Namun dia mengakui, saat ini dewan menginginkan beberapa usulan dewan diakomodir dalam APBD 2016. Hanya, lanjut Zainal, tetap sesuai aturan dan disesuaikan dengan kekuatan anggaran.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam Muhamad Yunus mengklaim pihaknya telah selesai membahas KUA PPAS bersama SKPD mitra.

“Memang sempat alot tapi setahu saya Komisi IV telah selesai pembahasan,” katanya.

Kenapa alot, politikus Partai Demokrat ini mengatakan hampir seluruh anggota dewan ingin usulan-usulan masyarakat yang ada di musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) diakomodir dalam APBD nanti.

“Jadi tidak ada yang di luar musrenbang karena hasil reses dewan sebagian besar juga telah diusulkan masyarakat saat musrenbang tapi belum diakomodir,” katanya.

Menurutnya, KUA PPAS tahun 2016 sebenarnya telah disampaikan Pemko Batam sejak Juli lalu. Bahkan telah disampaikan sebelum pembahasan RAPBP.

“Tapi belum pernah dibahas karena Dewan sibuk bahas APBD-P maupun aktivitas lainnya,” ujar Yunus.

Sebelumnya, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam, Riky Indrakari, pesimis APBD Batam 2016 akan disahkan sebelum akhir tahun ini. Bahkan Riky memperkirakan, APBD baru bisa disahkan paling cepat pada akhir Januari 2016. ***

December 17, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: