Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Baharkam Polri Akui Kualitas PT Sergap 17

Dapat Surat Audit dari Mabes Polri

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

TIM Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri mengakui kualitas kerja, profesionalisme, dan manajemen PT Sergap 17.

‘’Audit dipimpin langsung oleh Ketua Tim Baharkam Mabes Polri, Kombes Erwin Usman sekitar awal Oktober 2015 lalu,’’ papar Pimpinan PT Sergap 17, Mayor di Batamkota, Jumat (25/12/2015).

Pada audit tersebut lanjut Mayor, Erwin Usman didampingi Wadir Binmas Polda Kepri, AKBP Dwi Sulistiono, dan Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Provinsi Kepri, M Al Ichsan.

Selanjutnya, pertengahan Oktober, tim Baharkam Polri mengirimkan surat penilaian hasil audit kepada manejemen PT Sergap 17. Isinya menyatakan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) ini memperoleh hasil sangat baik, dengan nilai 79,1.

Keberhasilan ini lanjut Mayor, sangat membanggakan. Karena dari lima BUJP se Kepri yang dinilai, maka PT Sergap 17 yang mendapat nilai terbaik. Semua ini tidak terlepas dari kerja keras manajemen perusahaan, staf, dan para satpam dalam memberikan pelayanan terbaik kepada user (perusahaan pengguna satpam).

Untuk mendapatkan surat audit tadi papar Mayor, Baharkam Polri telah  menilai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), izin rekomendasi operasional perusahaan, gaji karyawan, dan lainnya dari PT Sergap 17.

Disebutkannya, sesuai dengan aturan yang ada,  pendirian BUJP harus memiliki izin dari Polda Kepri, dan Mabes Polri. Jika perizinan tadi telah dimiliki, barulah satu BUJP bisa beroperasi.

Berbekal izin tadi, tentunya BUJP tadi sudah bisa menempatkan satpam-nya di perusahaan-perusahaan, mal, supermarket, ruko, perumahan, dan lainnya.

Dilanjutkan, izin satu BUJP akan dievaluasi dan di-audit setiap tahun. Dalam audit tersebut, satu BUJB akan dinilai apakah sudah melakukan pendidikan-pendidikan pengamanan kepada satpam-nya? Apakah sudah memberikan berbagai pelatihan kepada satpam-nya?

Perusahaan tidak boleh merekrut satpam yang tidak memiliki pendidikan. Pendidikan itu sendiri bisa dilakukan BUJP bersangkutan bekerja sama dengan Polresta Barelang atau Polda Kepri. Kalau tidak memenuhi syarat audit, maka BUJP bersangkutan tidak akan diperpanjang izin operasionalnya.

Pada beberapa kasus, satpam yang tidak berpendidikan, malah menjadi pemicu keributan pada satu peruahaan. Satpam yang tidak memiliki pendidikan, tidak bisa menciptakan keamanan. Kata-katanya kasar, tindakannya arogan. Akhirnya, bukan keamanan yang terjadi, malah keributan. Ha ini jangan sampai terjadi di Batam. ***

December 28, 2015 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: