Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Bukannya Bekerja, Badu Malah Menghilang Setiap Lima Jam

Dapat Batu Mistik dari Tempat Bekerja

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 TIDAK habis-habis cerita tentang tetangga saya, Badu. Bayangkan saja. Bagaimana mandor dan kawan-kawan sesama tukang bangunan di sebuah resort di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tidak panik, dan heran.

silat-minang-emrq7iqb

Foto ilustrasi. Para pesilat sedang latihan.

Setiap lima jam sekali, dan tanpa sebab, Badu hilang dari pandangan mata. Badu bukannya kerja, malah menghilang terus.

Mandor pun melapor ke Polsek Gunung Kijang, Bintan. Lalu, puluhan polisi bersenjata lengkap mengepungnya di sebuah resor yang baru dibangun di Bintan, Jumat (15/1/2016) pukul 08.00 WIB.

Entah kenapa, puluhan polisi yang tadi melihat Badu, kini jadi kehilangan. Badu lenyap entah kemana. Sangat cepat.

Kejadian ini sama seperti yang dilaporkan mandor tempat Badu bekerja di resor seharga Rp 1 triliun tersebut. Gagal mencari saat pertama, polisi kembali datang untuk kedua kalinya dengan jumlah lebih banyak. Tapi hasilnya sama.

Polisi lalu meminta bantuan seorang ustaz untuk membacakan doa. Tak lama kemudian, Badu nampak sedang berada di depan kuburan atau 500 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ketika ditemukan, Badu terbaring lemas dan meminta air kepada warga sekitar. Melihat Badu sudah tidak berdaya dengan kondisi setengah sadar, polisi dan warga sekitar timbul rasa kasihannya. Mereka melarikannya ke puskesmas terdekat untuk diobati.

Tidak ada sanksi untuk si Badu. Polisi tidak bisa memproses Badu secara hukum. Badu kan tidak melakukan kejahatan, atau tindak kriminal.

Kapolsek Gunung Kijang, AKP Sudirman hanya bisa geleng-geleng kepala dengan kejadian dan kenakalan Badu.

Menurut kawan Badu lainnya, Badu memiliki pegagangan badan. Dia juga suka mengoleksi benda-benda mistik. Salah satunya batu kerikil berukuran kecil yang dianggapnya sebagai benda pusaka.

”Badu mengambil batu mistik itu secara paksa di lokasi tempat dia bekerja. Mungkin ilmu pegangannya rendah sehingga mahluk gaib yang ada di dalam batu menguasai tubuhnya. Sehingga dia sering menghilang 4-5 kali dalam sehari,” ujar kawannya itu.

Badu, Badu! Kalau ada pegangan badan. Ada batu. Jangan dibawa-bawa ke tempat kerja. Ini sudah zaman moderen. Tidak zaman lagi main batu seperti itu. ***
.
.
.
Batam, Minggu 17 Januari 2016
.
.
.

January 17, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: