Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Oknum Disdik Batam Minta Setoran

Rp 5 Juta per Sekolah

WENNY-JUANDA, Batamkota

”Siapkan uang Rp 5 juta, Bu, biar bisa disetor ke (oknum) Disdik,” kata Za, Wakil Kepala SDN di Batamkota mengulang kalimat Kepala Sekolahnya, Kamis (11/2/2016) siang. Kalimat yang berisi perintah itu ditujukan ke Bendahara Sekolah.

”Tadi Kepala Sekolah ikut rapat di (kantor) Dinas (Pendidikan) lalu menelepon bendahara bilang seperti itu,” ujar Za.

Permintaan uang itu tidak disertai dengan alasan. Za mengatakan, kepala sekolah pun tidak tahu untuk apa uang sebesar itu. Batas waktu penyetoran pun tidak disampaikan. ”Dia hanya menyatakan wajib setor,” tuturnya.

Za mengaku sudah tidak tahan dengan kondisi tersebut. Pasalnya, permintaan sumbangan per sekolah itu bukan terjadi sekali-dua kali saja. Melainkan sudah berkali-kali. Di tahun 2015 lalu pun, Disdik sempat meminta sumbangan hingga tiga kali.

Besaran sumbangan bervariasi. Za mengaku sudah sering melaporkan hal ini. Namun, tidak ada tanggapan serius. Hingga kemudian ini kembali terulang.

Sekolah, kata Za, sesungguhnya terbebani dengan sumbangan-sumbangan yang tidak jelas tersebut. Sebab, sekolah tidak memiliki pemasukan lain selain dana bantuan operasional sekolah (BOS). Bahkan sampai sekarang pun, sekolahnya belum menerima dana BOS selama beberapa bulan terakhir.

Selama ini, permintaan sumbangan dari dinas dipenuhi dengan dana BOS. Sekolah yang kebingungan membuat laporan keuangan sering mendapat saran dari Disdik untuk membuat surat perjalanan dinas (SPJ) palsu sebagai bukti penggunaan uang. Hal ini yang menurut Za tidak sesuai dengan amanat pendidikan.

”Sekolah itu kan inginnya memperbaiki akhlak anak-anak dari SD supaya jadi baik. Tapi dari atasnya sendiri sudah begitu,” jelasnya.

Ketua Dewan Pendidikan Batam, Said Indra Abdullah mengaku sudah sering mendengar soal sumbangan ini. Ia mengatakan, Disdik memang diperbolehkan memungut sumbangan dari sekolah-sekolah. Hanya saja, alasannya memang untuk pendidikan.

”Kalau untuk kepentingan pribadi atau pihak tertentu ya harus dipertanyakan,” ujar Said.
Ia mengatakan, sumbangan itu harus ditelusuri lebih lanjut. Permintaan sumbangan tidak bisa serta merta ditentukan oleh Disdik. Melainkan harus disetujui sekolah dan komite.

”Kira-kira jumlah tersebut memberatkan sekolah atau tidak? Karena mencari sumber dana untuk sekolah itu tidak mudah. Sekolah tidak boleh memungut uang dari para siswa,” tuturnya.

Muslim: Tak Ada Itu

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin membantah pihaknya meminta sejumlah uang dan mengumpulkan para kepala sekolah di kantornya, kemarin (11/2).

”Tak ada itu, hari ini (kemarin, red) saya di sekolah seharian,” katanya kepada Batam Pos.

Tapi salah satu kepala sekolah mengaku diminta uang oleh pihak Disdik sebesar Rp5 juta?

”Kepala sekolah mana itu, saya tak ada meminta,” katanya lagi.

Muslim dengan tegas mengatakan untuk mengundang kepala sekolah ke kantornya harus sepengetahuan dirinya. ”Dan saya tak memanggil kepala sekolah manapun hari ini (kemarin),” katanya. ***

February 12, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: