Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Selamat, Kita Telah Melegalkan LGBT

Banyak Artis, Penyanyi, Host, MC, Pembawa Acara Seorang LGBT
.
Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam
.
KITA berkoar-koar menolak Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), anak punk, bikini, G-String, video porno, buku porno, tindik lidah, tindik bibir, tindik kemaluan, dan lainnya.

pasangan_gay

Pasangan gay.

Apa betul kita tidak menerima mereka? Apa yang sudah kita lakukan untuk menolak mereka? Tidak ada. Ternyata, kita malah pendukung LGBT.

Kok penulis, menulis seperti itu? Jangan menuduh dong. Sopan sedikit lah.

Saya tidak menuduh. Saya tidak mendiskreditkan siapapun. Saya hanya ingin mengajak bangsa yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini untuk melihat dengan kaca mata rill, terbuka, nyata, dan tidak munafik.

Sekarang mari kita cerna dan lihat baik-baik. Coba lihat di televisi. Berapa banyak pembawa acara, host, Master Ceremony (MC) yang berperilaku LGBT. Tidak ada yang melarang. Tidak ada yang menolak.

Kita tertawa terbahak-bahak, rindu, menangis, histeris, bahkan pingsan melihat mereka.

Kita menunggu kehadiran mereka. Kita tersenyum, terpana, mulut menganga melihat keberadaan, dan tingkah polah mereka.

Tawa kita, senyum kita telah menghidupkan keberadaan LGBT di negeri ini. Disadari atau tidak.

Masyarakat, TV, radio, perusahaan, lembaga resmi dan non resmi, tetap memberikan tempat bekerja kepada mereka.

Bila kita lihat ke belakang. Dulu, ada seorang menteri kita yang juga seorang LGBT. Searching saja di ww.google.com siapa dia. Tapi tidak ada yang menegor. Tidak ada yang melarang. Tidak ada yang memberi sanksi. Dia menyelesaikan jabatannya sebagai menteri sesuai dengan waktu yang ada.

Tak menutup kemungkinan, akan ada lagi, pejabat, birokrat, menteri, yang juga seorang LGBT.

Bisa jadi, kini sudah ada guru, kepala sekolah, dosen, profesor, bupati, wali kota, gubernur, menteri yang LGBT.

Jujur saja. Kalau guru, kepala sekolah, dosen, profesor adalah LGBT, sudah sering kita dengar. Dan itu betul adanya.

Dalam dunia hiburan, MC, artis, penyanyi, dan host yang memiliki jiwa LGBT menjadi idola masyarakat. Tak heran, perangai sebagian generasi muda kita sudah mulai berubah, salah satu sebabnya karena mencontoh dan mengidolakan artis, MC, penyanyi, dan host LGBT tadi.

Generasi muda kita, ada yang terang-terangan, ada juga yang masih malu-malu melakukan perbuatan LGBT. Itu kini.

Nanti akan lebih terbuka dan terang-terangan lagi. Mereka (LGBT) akan berciuman, bersetubuh di jalan seperti yang sering kita lihat di luar negeri. Hebat negeri saya ini.

LGBT tidak lagi menjadi hal asing, dan terlarang di tengah kita. Kita ikut membiarkan menghidupkan karir mereka, sehingga LGBT tumbuh subur di negeri ini.

Fenomena ini telah terjadi belasan, bahkan puluhan tahun lalu. LGBT telah diterima oleh masyarakat Indonesia. Itu orang LGBT yang nampak.

Orang LGBT yang tak nampak, misalnya melakukan aktivitas namun tidak diketahui masyarakat, birokrat, politisi, dan aparat keamanan lebih banyak lagi.

Lebih menyedihkan, ada tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat, birokrat, politisi, pengusaha, dan lainnya yang juga seorang LGBT. Namun, dengan kepandaiannya, kelainan seks mereka tersebut tidak terdeteksi oleh orang banyak.

Dengan kelainan seks yang dimiliki, mereka tetap bersih, suci di mata masyarakat.

Ternyata sebagian kita banyak yang menyukai kalian (LGBT), dan tidak peduli dengan dampak buruk yang kalian bawa.

LGBT telah menjadi halal. LGBT telah legal. Tidak perlu agama lagi di negeri ini. Tidak perlu kitab suci lagi di negeri ini.

LGBT adalah biasa saja. Semua itu normal. Semua orang punya hak untuk melakukan seks dan mengeluarkan pikiran. Mereka tidak mengganggu jadi biarkan saja. Sama seperti kita kita menilai keberadaan anak punk, tindak lidah bibir kemaluan, miss universe, miss world, video porno, buku porno, aborsi, dan lainnya itu sebagai sesuatu yang alami, wajar, dan normal.

Dulu anak punk, tindak lidah bibir kemaluan, miss universe, miss world, video porno, buku porno, aborsi, dan lainnya dilarang, dianggap aneh, tabu. Tapi kini tidak lagi. LGBT sudah menjadi hal normatif.

Birokrat, politisi, masyarakat, LSM, sudah banyak berbicara dan meminta agar LGBT dilegalkan saja. Luar biasa. Siapa dalang semua ini? Siapa yang mendanai semua ini? Semua tahu? Semua tidak tahu? Semua pura-pura tidak tahu?

Apa maksud mereka dengan upaya legalisasi LGBT tersebut? Butakah kita. Tulikah kita dengan hal (LGBT) tersebut? Nampaknya kita memang telah buta, dan tuli.

Untuk kalian pencinta LGBT. Selamat. Selamat datang kaum LGBT.

Tumbuh suburlah kau LGBT di negeri tercinta ini. Ternyata kami hanya pandai menolak, pandai menghujat-mu. Tapi ternyata, kami malah membutuhkan-mu.

Selamat. Sekali lagi selamat. Anda LGBT kami berikan tempat terhomat. Sangat terhormat di negeri ini. Sabar ya. Kalian akan eksis di negeri ini. Tidak lama lagi itu.

Bagi kita yang kurang senang LGBT. Lihat saja nanti. Ada masanya nanti. Bila umur kita panjang panjang, kita akan melihat lelaki dan perempuan yang kita temui, orang yang kita lihat, manusia yang kita ajak bicara ternyata seorang LGBT. Negeri ini adalah sarangnya LGBT.

Nantinya, produk hukum kita tentang LGBT akan menjadi referensi bagi negara-negara lain dalam melegalkan LGBT.

Betul-betul bangga dan senang saya dengan perilaku anak bangsa ini terhadap LGBT.

Walaupun kami pura-pura tidak suka, marah, jengkel, jijik, ternyata kami sangat bersahabat dan sayang dengan LGBT. ***

~~~~~~~
.
Dialog Dua Gay, dan Dua Lesbian yang Berhasil Penulis Rekam
.
Kapan bisa dilegakkan LGBT itu yang (sayang)?

Nanti say.

Kapan tepatnya?

Ya nantilah. Ih kok ngebet banget sih. LIhat saja nanti. Ada masanya.

Janji ya. Legalkan ya.

Iya. Swear deh.

Selamat ya.

Iya semoga sukses perjuangan kita melegalkan LGBT

Ya mari sama-sama berdoa ya sayang.

Sstttt diam-diam saja. Kalau bilang kata sayang, pelan-pelan. Belum masanya kita terbuka dan bersuara keras.

Ops. Maaf ya sayang (sambil berbisik mesra, sangat mesra)
.
~~~~~~~
.
Lesbian, perempuan suka dengan perempuan
.
Gay, happy, homo, lelaki suka dengan lelaki
.
Biseksual, seseorang yang suka dan bisa berhubungan dengan wanita dan pria sekaligus
.
Transgender adalah istilah yang dipakai buat orang yang cara berperilaku atau berpenampilan berbeda atau tidak sesuai dengan jenis kelaminnya. Lelaki bersikap seperti perempuan, perempuan bersikap seperti lelaki.
.
~~~~~~~
.
.
.
Batam, Kamis 16 Februari 2016
.
.
.

February 17, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: