Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Penumpang Pelni Bawa Ganja 8 Kg ke Batam

MZ, penumpang KM Kelud dari Belawan ke Batam diringkus puluhan polisi yang menggelar razia narkoba di Pelabuhan Beton, Sekupang, Batam, Kamis (17/2/2016).

MZ diamankan di ruang kedatangan setelah seluruh bawaan penumpang termasuk miliknya digeledah petugas.

Dari rangselnya, ditemukan delapan kilogram ganja kering. Polisi awalnya curiga dengan gerak-gerik MZ. Apalagi saat merazia Kampung Aceh, Selasa (16/2) lalu, polisi mendapat informasi dari salah satu pengguna narkoba yang ikut diamankan bahwa akan ada seorang penumpang KM Kelud yang membawa ganja ke Batam. MZ ini merupakan kurir ganja yang dipasok ke Kampung Aceh.

”Penumpang ini sebagai kurir, membawa ganja kering kurang lebih sebanyak 8 kg,” kata Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, Rabu (17/2/2016).

”Ada salah seorang yang bawa senjata kami amankan Selasa (16/2), Md ini pesan ganja dari Aceh,” tambah mantan Wakakorlantas Mabes Polri tersebut.

Untuk membawa ganja kering itu, Md tak mengggunakan kurir dari Aceh. Ia menyuruh MZ untuk mengambil barang haram tersebut. Dengan iming-iming mendapatkan imbalan yang cukup besar, MZ akhirnya mau membawa ganja kering yang dibalut dengan lakban cokelat.

”Berapa upahnya akan kami dalami,” ujar Sam.

Dari pengakuan MZ, baru sekali ia membawa ganja tersebut. Namun polisi tak menerima begitu saja keterangan MZ. ”Kami akan periksa dia lebih lanjut,” ungkapnya.

Dari keterangan salah satu polisi di lapangan menyebutkan, pihaknya kali ini menggunakan pendekatan yang berbeda. Dimana pada razia-razia sebelumnya, kepolisian selalu menunggu di depan pelantar pelabuhan. Sehingga keberadaan polisi gampang dilihat. Kurir dan pengedar meninggalkan barang haram itu di kapal.

Kali ini, polisi menunggu di ruang tunggu pelabuhan. Dan membiarkan penumpang turun dan masuk ke dalam ruang tunggu. Disanalah polisi menyergap pengedar yang mencoba memasukkan barang haram itu ke Batam.

”Penumpang tadi banyak yang kaget,” ujar petugas polisi yang tak ingin namanya disebutkan.

Sam menegaskan kepada seluruh anggotanya untuk tidak terlibat dalam mengedarkan maupun membekingi sindikat narkoba.

Sementara itu, Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Wiyarso mengatakan pembawa ganja ini akan dijerat pasal  111 ayat 2 jo 114 ayat 2 jo 115 ayat 2 Undang-Undang 35 Tahun 2009.

”Paling singkat lima tahun, paling berat itu hukuman mati,” ujar mantan Kasubdit Ditresnarkoba Mabes Polri tersebut.

Kapolres Barelang, Kombes Helmy Santika mengatakan penangkapan kurir ganja merupakan hasil pengembangan dari penggrebekan Kampung Aceh. (ska/opi/she)

February 18, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: