Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Satu Motor Selesai dalam 22 Detik

Mengintip Proses Pengerjaan Motor Honda di Pabrik AHM di Cikarang, Jawa Barat

Sepeda motor buatan Honda memang tengah merajai pasar di Indonesia. Cepat dan efisien selalu menjadi moto favorit Honda. Motto ini juga berlaku pada proses pembuatannya. Wartawan koran ini berkesempatan melihat langsung prosesnya di PT Astra Honda Motor (AHM) di Cikarang, Jawa Barat, Senin (15/2) lalu.

RIFKI, Cikarang

Ratusan mekanik berpakaian putih terlihat mondar-mandir sepanjang conveyor belt (ban berjalan, red). Mereka tengah serius meletakkan komponen-komponen mesin pada blok-blok mesin yang tengah berjalan pada alat tersebut.

Conveyor belt tersebut berjalan dari ujung yang satu ke ujung lainnya. Alat tersebut berjalan membawa blok-blok mesin tersebut melewati proses pengerjaan yang berbeda-beda. Rangkaian seluruh proses itu disebut dengan Assembly Line (pos pengerjaan, red).

”Ziip……Ziiip…..,” bunyi mesin tersebut terus berdentum menemani para mekanik bekerja.

Ada bermacam-macam proses pekerjaan yang ingin dirampungkan segera. Sesekali para mekanik memperhatikan papan petunjuk yang menggantung di atas kepala mereka untuk mengecek apakah telah mengerjakannya dengan baik atau belum.

Usia para mekanik ini relatif muda, berkisar di usia 20 tahun dan hampir 90 persen adalah cowok. Mereka akan bekerja dalam posisi berdiri kurang lebih 7-8 jam.

Mekanik-mekanik ini sangat serius. Bekerja dalam diam tanpa memperhatikan kunjungan 200 jurnalis ke ruangan kerja mereka di pabrik motor Honda terbesar milik PT Astra Honda Motor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat ini Senin (15/2/2016).

Sebelum memasuki pabrik, rombongan jurnalis setanah air ini sudah diwanti-wanti agar jangan pernah mengajak para pekerja berbicara. Selain itu, pengunjung dilarang melewati garis hijau yang menjadi batas antara zona pekerja dan zona pengunjung.

General Manager Plant Cikarang PT AHM, Dodi Sutriadi yang mendampingi para jurnalis menjelaskan jika satu orang saja berbicara bisa mengganggu seluruh proses pekerjaan.

”Satu orang saja bicara, maka bisa mengganggu ratusan pekerja yang tengah serius bekerja,” ungkapnya.

Begitulah sedikit gambaran mengenai kondisi Plant 3A yang merupakan bagian dari pabrik AHM ini. Di Indonesia, PT AHM adalah Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM), Manufaktur dan distributor sepeda motor Honda di Indonesia. Saat ini AHM memiliki empat pabrik yang digunakan untuk memproduksi kendaraan mayoritas bagi penduduk di bumi pertiwi.

Secara lengkap, pabrik AHM yang bertugas memproduksi motor tipe skutik ini berlokasi di Kawasan Industri MM2100, Jalan Raya Kalimantan Blok AA-1, Kawasan Industri Indotaisesi, Kota Bukit Indah, Karawang, Cikarang Barat.

”Motor skutik yang diproduksi antara lain Scoopy, Beat, Vario, dan Spacy,” ungkap Dodi.

Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 300 ribu meter persegi dan dibagi atas dua plan, yakni plant 3 dan 3A. ”Plant 3A merupakan pabrik dengan proses terlengkap,” imbuhnya.

”Di Plant 3A, ada empat assembly line. Satu assembly line terdapat 170 pekerja untuk 170 pos. Dan setiap pos, terdapat proses pengerjaan yang berbeda-beda,” jelasnya.

Proses pembuatan motor di Plant 3A dimulai dari casting (blok-blok mesin dicetak), machining (penghalusan mesin), assembling (pemasangan atau perakitan), hingga inspection (pemeriksaan dan pengetesan).

Dedi mengklaim dalam 22 detik, satu unit motor bisa dihasilkan. Dan dalam satu hari, Plant 3A bisa menghasilkan 8.600 unit, dan dalam setahun 2.400.000 unit siap dipasarkan.

”Memproduksinya hanya 22 detik, tapi melunasinya bisa sampai tiga tahun,” canda Dedi kepada para para jurnalis.

Petualangan selama 22 detik pun dimulai. Motor yang diproduksi kali ini adalah Honda Beat. ”Tiap beberapa jam, maka motor yang diproduksi akan beda,” jelas Dedi.

Unit pertama yang pertama kali terlihat adalah assembling engine. Di sini para mekanik mulai memasang-masangkan komponen mesin kepada unit rangka motor yang berjalan pelan di atas conveyor belt.

”Kurang satu saja maka rusaklah kelengkapan motor,” katanya.

Setelah itu, maka blok-blok mesin yang sudah terlihat mulai menyatu dengan komponen mesin akan melewati proses assembling unit.

”Di sini adalah proses akhir dari proses perakitan, dimana bodi motor yang telah ditempeli stiker disatukan dengan blok mesin,” ujarnya lagi.

Motor yang sudah jadi kemudian memasuki tahap inspection. Bagian ini menguji kelayakan nya, apakah sudah siap dipasarkan atau belum.

”Mekanik mengetes apakah lampu, rem, dan segala komponen, apakah telah bekerja atau belum,” katanya.

Jika belum bekerja dengan baik, maka motor tersebut akan memasuki unit repairing, dan setelah diperbaiki maka akan masuk lagi ke unit inspection.

”Setelah itu, baru siap didistribusikan ke 544 Astra Main Dealer dan 1.108 dealer swasta di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Seluruh proses produksi itu dikerjakan di lantai 1. Sedangkan di lantai 2, rombongan jurnalis bisa melihat bagaimana proses body motor yang sedang dicat.

Menggunakan tenaga mesin, kerangka motor Honda Beat digantung, lalu disemprot guna keperluan pengecetan. Selain unit painting, dari lantai 2 ini pengunjung juga bisa melihat bagian pengelasan kerangka, plastic injection (penempelan sticker-sticker di body motor yang menunjukkan identitas Beat), dan day casting (bagaimana blok-blok mesin dicetak).

Sedangkan untuk pengelolaan limbah pabrik, AHM punya instalasi pengelolaan limbah (IPAL) sendiri. ”Kami punya IPAL berstandar ISO, pengelolaanya aman,” ungkapnya.

Sedangkan untuk masalah keamanan, Dedi mengklaim belum pernah terjadi kecelakaan berat.”Mesin kami secara otomatis akan berhenti bekerja jika ada jari mekanik yang tak sengaja masuk kedalamnya,” ungkapnya.

Berkat kombinasi tersebut, tidak heran jika sepeda motor Honda menguasai 69 persen pasar konsumen di Indonesia berdasarkan data dari Indonesian Motorcycle Association (AISI). ***

February 18, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: