Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Ribuan Honorer Belum Digaji Pemko Batam

Status Belum Jelas

Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum memberikan gaji honorer yang berada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dua bulan terakhir. Padahal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam sudah bisa dilaksanakan.

”Kami (DPRD) meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah ini (gaji honorer),” kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari Fraksi Hati Nurani Bangsa DPRD Kota Batam, Aman, Kamis (18/2).

Aman meminta pemerintah tak menunda-nunda pembayaran gaji yang menjadi hak ribuan tenaga kontrak. Apalagi anggaran sudah dialokasikan di APBD 2016 dan bisa dilaksanakan.
Verifikasi Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD)  juga sudah rampung dilaksanakan.

”Pemerintah tunggu apalagi. Kasihan mereka (honorer), dua bulan belum gajian,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam ini.

Banyak di antaranya yang sudah punya keluarga, serta harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. ”Untuk biaya transportasi saja tak ada. Setiap hari ada saja yang bertanya, terutama guru, kapan gajian. Banyak yang sudah ngutang ke sana ke mari,” ungkapnya lagi.

Menurut Aman,  pemerintah jangan lagi beralasan perpanjangan SK tenaga honorer belum bisa dilakukan. Menunggu pelantikan Wali Kota terpilih, April mendatang. ”Padahal itu bisa dilakukan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan,” ucapnya lagi.

Selain itu, katanya, para tenaga kontrak butuh kepastian, mengenai status maupun gaji.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husen mengaku sudah memanggil mitranya di Badan Kepegawian dan Diklat (BKD), Rabu (17/2).  Mempertanyakan jumlah serta nasib para tenaga kontrak.

Namun sayangnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu,  BKD beralasan tak membawa data.

Salah satu tenaga honorer Sekretariat DPRD Kota Batam yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pihaknya sudah memberikan data verifikasi sejak Desember 2015 lalu.

”Namun hingga kini nasib kami tak jelas. Gaji pun belum dibayar,” katanya.

Sayangnya terkait permasalahan ini, Kepala BKD M Sahir tak berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi tak diangkat, pesan singkat (SMS) yang dilayangkan belum dibalas.

Salah seorang guru di SDN Batuaji mengeluhkan gaji yang tak kunjung turun. Diakuinya saat ini dirinya masih tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang guru. Seorang tenaga harian lepas (THL) Pemko Batam mengaku tak juga menerima gaji.

”Bingung pak. Kapan kami bisa terima gaji. Susu untuk anak sudah tak tak terbeli sekarang,” kata pria yang tak ingin namanya disebutkan itu. (hgt/cr17/ska )

February 19, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: