Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

2017, Pulau Pengujan di Bintan Punya Jembatan

Warga Menggunakan Pokcai (Sampan Kecil, red) untuk Penyeberangan

BINTAN (BP) – Bupati Bintan, Apri Sujadi menegaskan, pembangunan jembatan penghubung di Pulau Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, sudah jadi prioritas utama. Kendati begitu, Apri dengan gamblang menyatakan pembangunannya belum bisa digarap tahun ini juga.

”Karena anggaran tahun 2016 kan sudah disahkan, jadi ya tunggu anggaran tahun depan dulu,” ujar Apri, Minggu (28/2/2016).

Komitmen ini, kata Apri, merupakan salah satu janji kampanyenya kepada masyarakat Pulau Pengujan ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Bintan tahun lalu. Saat ini, setelah resmi dilantik, Apri bertekad mewujudkannya.

”Sekuat mungkin saya akan penuhi janji saya. Tapi, mesti melihat kekuatan anggaran daerah juga yang dua tahun terakhir ini defisit,” ungkapnya.

Apri tak menampik, keberadaan jembatan penghubung di atas Selat Bintan itu bakal memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat sekitar. Lantaran selama ini, ketika hendak bepergian kerap sekali terhambat akses pokcai (sampan kecil, red) sebagai moda transportasi penyeberangan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bintan, Yanti membenarkan ucapan kepala daerahnya yang baru. Bahwasanya pembangunan jembatan penghubung di Pulau Pengujan merupakan agenda prioritas di tahun 2017.

Dalam setahun ini, Dinas PU Bintan bakal berkonsultasi dengan Dirjen Kementerian PU lantaran menurut peraturan terbaru, setiap pembangunan jembatan di atas 100 meter mesti mendapatkan rekomendasi serta hasil pengkajian dari Kementerian PU.

”Kontruksinya sangat kompleks. Nanti kami konsultasi dulu. Termasuk juga apakah dibangun melalui APBD atau APBN,” terang Yanti.

Abdul Hamid, warga Pulau Pengujan, menuturkan keberadaan jembatan penghubung bakal memberikan manfaat langsung pada pergerakan dinamika masyarakat setempat. Tahun ini, kata dia, sudah kesekian puluh kalinya masyarakat Pulau Pengujan mengajukan pembangunan jembatan penghubung sepanjang 200 meter lebih itu.

”Kami sudah usulkan di Musrenbang Kecamatan Teluk Bintan tahun ini. Tolong masyarakat kami, Pak, karena kami sangat membutuhkannya,” ucap Abdul kepada Apri pada dialog beberapa waktu lalu. (muf)

February 29, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: