Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Di Batam, Gerhana Berlangsung 2 Jam

Jangan Melihat Langsung ke Matahari, Bahaya

NONGSA (BP) – Masyarakat Kepri dan Batam bisa ikut menikmati fenomena gerhana matahari total yang akan terjadi di sejumlah wilayah tanah air pada 9 Maret ini. Namun, di wilayah Batam hanya akan mengalami gerhana sebagian dengan durasi sekitar 2 jam 11 menit.

Kepala Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, Philip Mustamu, mengatakan gerhana sebagian ini bisa dilihat dari seluruh wilayah di Kepri, termasuk Batam.

”Asal tak ada awan, dimana saja bisa,” kata Philip, Jumat (4/3/2016).

Meski begitu, Philip mengingatkan supaya warga tak melihat gerhana ini secara langsung atau dengan mata telanjang. Apalagi dalam durasi yang lama.

“Jangan melihat langsung ke matahari, bahaya. Medis lebih tahu,” ungkapnya.

Lanjut Philip, secara umum, gerhana di Kepri akan terjadi sejak pukul 06.22 WIB. Kemudian puncaknya pukul 07.24 WIB lalu berakhir pukul 08.33 WIB. “Kecuali di Tarempa dan Ranai yang akan berlangsung empat menit lebih lambat,” katanya.

Sementara durasinya rata-rata 2 jam 11 menit. Durasi paling lama di Ranai yakni sekitar 2 jam 14 menit 55,9 detik. Adapun daerah di Kepri yang mengalami gerhana dengan durasi tersingkat adalah Tanjungpinang dengan lama waktu terjadinya gerhana sekitar 2 jam 9 menit 28,3 detik.

“Di Batam sekitar 2 jam 11 menit. Sekitar pada angka rata-rata ini,” katanya

Dia menjelaskan jika gerhana matahari total hanya akan terjadi pada 11 provinsi. Yakni di Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Sementara kota-kota besar yang diperkirakan akan dilalui Gerhana Matahari Total adalah Muko-Muko (Bengkulu), Palembang, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, dan Ternate.

“Yang terdampak adalah Kota Palu,” ucapnya.

Sementara Pemerintah Kota (Pemko) Batam tak akan mengemas paket wisata khusus saat terjadinya gerhana matahari pada 9 Maret nanti. Pasalnya, wilayah Batam tak masuk dalam cakupan daerah yang dapat menyaksikan gerhana secara penuh.

“Karena tidak dilewati, kami tidak mengemas dalam paket khusus,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Batam, Ardiwinata, kemarin.

Karena itu, lanjut Ardi, Pemko pilih mendorong biro perjalanan atau travel agent untuk menawarkan paket wisata menyaksikan momen langka tersebut ke beberapa wilayah lain. Seperti, di Sumatera Sulatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Jambi.

“Silahkan manfaatkan momen itu, tawarkan dan kemas dengan baik,” pesan Ardi.

Menurut Kabag Humas, kesempatan itu bisa ditawarkan bagi warga lokal maupun turis mancanegara yang bertandang ke Batam.

“Saya dengar turis yang dari Thailand sudah booking untuk 50 orang, yang seperti itu harus dimanfaatkan,” katanya.

Hanya saja, bagi warga Batam yang tetap ingin menyaksikan gerhana meski tak penuh di Batam, Pemko Batam mengimbau agar tetap mengindahkan beberapa hal. Misalnya, anjuran mengenakan pelindung mata dan sebagainya.

“Kalau memang diperlukan, pakai kacamata,” ujar dia. (rna/cr13)

 

March 6, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: