Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Ikon Welcome to Batam Terancam

BATAM KOTA (BP) – Tulisan welcome to Batam yang terpampang di Bukit Clara Batamcenter sudah menjadi ikon Kota Batam.

Tetapi kini keberadaannya terancam. Lahan di depan bukit clara ada kemungkinan akan dibangun hotel dan apartemen. Sehinga tak menutup kemungkinan, tulisan welcome to Batam akan tertutup dan tidak terlihat dari sekitar Pemko Batam.

Memang di lahan kosong di depan bukit, sudah ada plang besar milik pengembang di Batam. Dalam plank tersebut, jelas disebutkan akan membangun hotel dan apartemen.

Sejumlah pihak menilai, ikon welcome to Batam itu harus diselamatkan. “Kami minta pemerintah jangan mengeluarkan izin untuk membangun, kalau memang itu sampai menutup ikon welcome to Batam,”kata Sallon S, wakil ketua komisi II DPRD Kota Batam, Senin (7/3/2016).

Sallon mengatakan selama ini welcome to Batam menjadi destinasi wisata. Banyak wisman yang singgah hanya untuk sekedar berfoto di depan bukit clara.

“Jadi kalau tiba-tiba itu dihilangkan, lalu apa lagi yang menjadi destinasi di Batam. Sangat banyak turis berfoto hanya untuk mendapatkan latarnya,” katanya.

Kalaupun memang harus dibangun hotel dan apartemen di sana, Politisi dari partai NasDem itu  meminta agar tidak mengorbankan ikon tersebut. Harus diatur ruang, agar welcome to Batam tidak tertutupi,” katanya.

Tumbur M Sihaloho, anggota komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi lahan dan perizinan meminta agar izin yang diberikan tidak mengganggu keberadaan welcome to Batam.

“Kalau itu sudah tertutup, di mana lagi warga berfoto untuk kenang-kenangan di Batam. Tulisan itu sangat luar biasa. Sangat disayangkan kalau harus hilang,” katanya.

Ia berharap Pemko Batam dan BP Batam dan pengusaha pemilik lahan untuk duduk bersama. Jangan sampai ikon tersebut hilang.

“Jangan dihilangkan. Itu sangat menjual Batam. Dari kapal ferry dari Singapura tujuan Batam itu sudah terlihat. Dan itu sangat indah,” katanya.

Sementara Direktur Humas dan Promosi BP Batam Purnomo Andiantono mengaku belum tahu mengenai apartemen dan hotel yang akan dibangun di sana. “Saya belum tahu masalah itu. Saya akan koordinasikan dulu dengan bagian lahan ya,” katanya. (ian)

March 9, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: