Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Asing Intai Kandungan Migas Natuna

NATUNA (BP) – Warga Midai, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan penemuan alat pengukur seismik di wilayah itu, Jumat (11/3). Alat tersebut diduga milik asing yang digunakan untuk mendeteksi kandungan minyak dan gas bumi di dasar laut Natuna.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pemkab Natuna, Ilham Kauli, mengatakan alat tersebut memang biasanya digunakan untuk mencari titik-titik kandungan migas di dasar laut sebelum dilakukan pengeboran.

Namun dia belum memastikan, apakah alat tersebut milik asing atau milik perusahaan migas yang saat ini beroperasi di wilayah Natuna.

”Kami akan cek, peralatan itu milik siapa. Sejauh ini tidak ada laporan peralatan perusahaan migas yang hilang,” ujar Ilham Kauli, Jumat (11/3/2016).

Dikatakan Ilham, saat ini terdapat sekitar 18 perusahaan asing yang beroperasi di wilayah perairan Natuna, baik sudah berproduksi maupun yang masih tahap eksplorasi. Untuk wilayah Midai sendiri, saat ini ada perusahaan migas asal Australia, Santos.

Menurut Ilham, saat ini Santos masuk melakukan beberapa persiapan operasionalnya. Perusahaan ini menargetkan akan mulai berproduksi pada 2017 mendatang.

”Tapi kami belum bisa memastikan, alat ini milik Santos apa bukan,” katanya lagi.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Badrudin, mengatakan saat ini benda tersebut sudah berada di kapal di Selat Lampa untuk dikirim ke Jakarta. Rencananya, alat tersebut akan dikirim ke Jakarta hari ini, Sabtu (12/3).

Menurut dia, benda berwarna kuning itu dilengkapi mesin tenaga surya (solar cell). Dia membenarkan, alat tersebut umumnya digunakan untuk mendeteksi kandungan gas alam dan minyak bumi di dasar laut.

”Tapi kita tidak punya pengetahuan yang lengkap tentang alat ini. Jadi kita kirim ke Jakarta untuk penelitian lebih mendalam,” katanya.

Dia menjelaskan, alat asing ini ditemukan nelayan setempat. Kemudian mereka melaporkan penemuan itu ke Pos AL di Midai.

Sebelumnya, Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, mengatakan laut Natuna menyimpan kekayaan alam yang melimpah berupa gas alam dan minyak bumi. Terutama gas alam, kata dia, di laut Natuna kandungannya sangat banyak.

”Gas di Natuna sangat besar. Sepertinya tidak akan habis dalam 100 tahun ke depan,” kata Wiratmaja saat acara Migas Goes to Campus di Politeknik Batam, beberapa waktu lalu. (arn)

March 13, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: