Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Bangunan Liar Tetap Berdiri di Batam

Meski Pernah Diprotes

EUSEBIUS-ADIANSYAH, Batuaji

Bangunan liar di bufferzone semakin marak di wilayah Batuaji. Selain dijadikan tempat untuk usaha, bangunan di lokasi penghijauan juga dijadikan markas bagi organisasi kemasyarakatan (ormas).

Inilah yang terlihat row jalan samping sekolah Putera Batam, Batuaji. Lokasi tersebut kini sudah berdiri sejumlah bangunan liar persis di lokasi penghijauan. Salah satu bangunan yang sedang dikerjakan itu ada beberapa bendera yang menunjukan salah satu ormas.

Padahal sebelumnya warga di sekitar lokasi tersebut sempat memprotes pembangunan sebuah kafe semi permanen di deretan lokasi yang sama. Namun belakangan senyap dan tak ada aksi protes lagi meskipun bangunan itu sudah berdiri.

Informasi yang diterima Batam Pos di sekitar lokasi, memang salah satu nama ormas di Batam berniat mendirikan semacam pos atau markas mereka di lokasi buffer zone tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah rencana pembangunan itu untuk markas salah satu ormas. Namun yang pasti warga di sekitar menuturkan, maraknya pembangunan bangunan di lahan penghijauan itu karena adanya unsur pembiaran pemerintah terkait.

”Yang di Batamcenter saja depan mata pemerintah dibiarkan, kenapa di sini takut. Mereka bisa manfaatkan di sini juga bisa kalau begitu,” kata Yusfa, salah satu warga di Batuaji.

Yusfa bahkan menyebutkan, dalam waktu dekat kedepannya, lahan penghijau di Batam akan penuh dengan bangunan liar serupa, jika pemerintah tak ambil tindakan tegas.

”Ya saya tahu kalau ini salah, tapi mau gimana lagi, pemerintah pun diam-diam saja dan bahkan banyak oknum pegawai ikut bermain kok,” ujarnya.

Tak hanya kios liar yang menganggu karena berdiri di atas bufferzone. Kendaraan yang parkir pada bahu jalan di sekitar kios makin menambah kesemrawutan area penyangga dan jalan.

Seperti yang terjadi di Simpangkara, Jumat (11/3) pagi. Pantauan Batam Pos, kendaraan roda dua hingga beberapa kendaraan roda empat jenis mobil boks terlihat parkir di badan jalan.
Warga sekitar, Nurul, mengatakan hal tersebut sudah jadi hal yang lumrah. Selain pemilik kios, kendaraan-kendaraan itu juga milik pembeli.

”Yang biasa di atas aspal adalah (motor) pembeli karena mungkin mereka pikir tak (berhenti) lama kali ya,” ucapnya mengira.

Lanjut dia, selain motor, mobil juga sering berhenti, biasanya mobil boks. ”Mobil es, mobil buah itulah,” ucapnya.

Kondisi ini, setiap hari juga terlihat di Legenda Malaka. Truk parkir di badan jalan untuk menaikkan dan menurunkan barang, karena lahan untuk parkir sudah ‘ditumbuhi’ tambahan ruko.

Akhirnya terjadi kemacetan. Pasalnya, lalu lintas kendaraan di area ruko perumahan padat penduduk itu lumayan padat.

“Pemandangan ini terlihat dari pagi, siang dan sore,” ujar Gunawan, 36, warga Legenda Malaka.

Kesal dan geram, namun warga tidak kuasa karena tak punya wewenang untuk menertibkannya.

“Mestinya pemerintah tegas menertibkannya karena sudah mengganggu kenyamanan orang banyak,” tukas Dayat, warga Batamkota.

Sementara itu Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ)  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Faisal Riza mengatakan mengurai permasalahan lalin yang berhubungan dengan PK5, perlu koordinasi dengan pihak terkait.

“Kalau ada kios pasti ada orang buat parkir,” ucapnya.

Selain itu pihaknya mengklaim akan tetap melakukan patroli dan akan menegur jika didapati pelanggaran.

“Kalau ada kita suruh minggir dan imbau  tidak memberhentikan kendaraan sembarang tempat,” tutup Faisal. (eja/cr13)

March 13, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: