Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Lapak PKL Dibongkar, Kios Liar Belum Tersentuh

SEIBEDUK (BP) – Lapak-lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di seputaran Simpang Panbil, Mukakuning, dibongkar paksa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Rabu (16/3).

Kawasan tersebut akan dijadikan taman kota. Sayangnya, kios liar maupun rumah liar yang selama ini menjadi agenda penertiban oleh Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, belum tersentuh.

”Kita sudah peringatkan beberapa kali. Plang ada empat kita pasang, berisi larangan berjualan di sini (kawasan Simpang Panbil). Kita sosialisasikan tetapi tetap saja membandel,” kata Hendri, Kepala Satpol PP Kota Batam, Rabu (16/3/2016).

Ada puluhan lapak pedagang dan beberapa gerobak yang diangkut Satpol PP dari sana. Warga tidak sempat memberikan perlawanan, karena pembongkaran dilakukan saat tidak ada aktivitas dagang di sana. Rencananya, kawasan tersebut akan dibangun taman kota.

Untuk menghindari pedagang masih berjualan di sana, Hendri menempatkan beberapa personelnya untuk berjaga hingga malam hari. Maklum, di sana aktivitas berjualan yang paling ramai adalah di malam hari.

”Jadi kita tempatkan anak buah untuk berjaga. Di sini sudah tidak bisa berjualan. Kita sudah beberapa kali menertibkan pedagang di sini. Masih saja ada yang bandel,” ungkapnya.

Hendri menambahkan, ada sembilan titik yang segera ditertibkan, seperti di kawasan Batuampar, Tembesi, Simpang Frengki, Seibeduk, serta wilayah Bundaran Ocarina.

”Sekarang kita tertibkan dulu di Simpang Panbil, selanjutnya di wilayah Batuaji, Batamkota, dan Jodoh,” sebutnya.

Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata yang ikut dalam penertiban itu mengatakan saat ini Batam kekurangan taman kota. Dan di sana salah satu yang sudah direncanakan untuk menjadi taman kota.

”Penertiban ini murni untuk penataan kota saja. Ini kan jalan besar dan sering dilintasi warga atau turis yang hendak ke arah Batuaji atau Marina. Maka harus ditata,” katanya.

Penertiban ini, kata Ardi, sudah melalui prosedur.

”Jangankan peringatan, ada empat plank dipasang di sini. Kami minta warga juga untuk memahami tugas kami,” ujarnya.

Seorang pemilik lapak di sana, hanya bisa terdiam ketika pasukan Satpol PP mengangkut lapaknya ke atas truk. Ia mengaku kebingungan untuk mencari tempat berjualan.

”Kami mau jualan di mana lagi. Kalau bisa kami harapkan ada solusi dari pemerintah,” harapnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang turun dalam penertiban itu, mengatakan keberadaan lapak tersebut berdiri di atas buffer zone.

”Aktivitas lapak ini jelas menganggu penataan kota dan aktivitas masyarakat, makanya kami melakukan penertiban ini,” ujarnya.

Amsakar menuturkan selama dua minggu pihaknya sudah melakukan komunikasi kepada masyarakat yang berjualan di area tersebut.

”Kami sudah mengirim surat imbauan sebelumnya. Dan hari ini (kemarin) kami melakukan eksekusi,” ucapnya.

Ia menambahkan penertiban ini didasari pertimbangan yang cermat. Dimana sebelumnya sudah rapatkan dengan tim terpadu dan Kapolres. Menurutnya, di era kepemimpinan baru ini, ia ingin Pemko Batam melakukan terobosan khusus untuk pedagang kaki lima.

”Saat ini kami sedang melakukan komunikasi secara intensif dengan pihak BP Batam untuk menyiapkan tempat bagi PKL di depan Kepri Mall,” paparnya.

Koordinator Pedagang, Mamang mengatakan secara tidak langsung penertiban tersebut membunuh perekonomian mereka.

”Ada 200 pedagang menggantungkan nasibnya di sini,” katanya.

Ia juga mengatakan jika belum ada kejelasan mengenai relokasi tempat berjualan. Ia dan pedagang lainnya akan tetap bertahan di tempat tersebut.

”Kalau gak ada solusi, meskipun ada penertiban, kami akan tetap berjualan di sini,” pungkasnya. (ian/cr19/leo)

March 17, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: