Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

11 Badan Usaha Angkot di Batam Tak Penuhi Syarat

Dishub Usul Dibekukan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam telah melakukan verifikasi terhadap seluruh badan usaha yang menaungi angkutan kota (angkot) yang berjumlah 21 badan usaha. Hasilnya, 11 di antaranya tak memenuhi syarat.

”Jadi hanya 10 saja yang memenuhi persyaratan,” kata Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Batam, Faisal Riza kepada Batam Pos, Kamis (24/3/2016).

Faisal menuturkan, badan-badan usaha yang memenuhi syarat tersebut disarankan untuk bergabung dalam satu perusahaan, sementara yang tak memenuhi syarat akan diusulkan untuk dibekukan.

”Saran kita mereka merger ke dalam satu PT atau CV. Rata-rata mereka ini kan koperasi, hanya tiga mungkin yang berbentuk PT atau CV. Yang 11 (tak layak) kita usulkan pembekuan,” ucapnya.

Terkait jumlah angkot yang tak layak yang jumlahnya mencapai 814 unit dari 1.729 unit angkot se-Batam, sudah pasti akan dihitamkan. ”Masih kita carikan solusi, apakah diskrap. Kita belum tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Batam, Zulhendri mengatakan hal-hal yang tak dipenuhi badan usaha

yang menaungi angkot-angkot itu, meliputi persyaratan administratif maupun teknis. ”Rata-rata gak ada,” ucapnya.

Zulhendri merinci persyaratan administratif yang tak dipenuhi seperti laporan keuangan, jumlah pegawai, pembayaran pajak, dan jika sebagai koperasi ada hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT).

”Fisiknya seperti kantor, ada pool (tempat berkumpul angkot), juga bengkelnya.

Ini sudah berlangsung lama, apa ini kita biarkan terus, inilah yang kita verifikasi,” ungkapnya.

Sementara dari fisik kendaraan, tahun pembuatan, mesin, dan lain-lain sangat tidak laik untuk mengangkut penumpang.

Butuh 110 Armada Trans Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan jumlah armada bus Trans Batam yang ada saat ini masih jauh dari cukup. Pasalnya, dengan jumlah total armada yang baru berkisar 52 unit, moda transportasi massal ini belum dapat mengangkut jumlah penumpang dengan maksimal.

”Idealnya kita punya 110 armada bus agar dapat mengangkut penumpang secara maksimal,” kata Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Ardiwinata, kemarin.

Dengan jumlah yang ada saat ini, Ardi mengaku pihaknya baru dapat mengangkut sekitar tiga ribu penumpang saban harinya. Padahal, ia memperkirakan jumlah penumpang moda transportasi umum tersebut di Batam jauh lebih banyak.

”Jumlah pastinya kami belum dapat data, tapi pasti banyak mengingat pertumbuhan penduduk Batam juga tinggi,” paparnya.

Karena itu, Ardi mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan jumlah armada yang ada. Terlebih, tahun ini juga Batam mendapat tambahan bantuan 15 unit bus dari pemerintah pusat. Dengan itu, Pemko menargetkan bisa membuat 11 koridor Trans Batam.

”Saat ini baru enam koridor yang ada, nanti akan ditambah tiga lagi,” jelasnya.

Tiga koridor yang dibuka tahun ini, yaitu Jodoh-Batamcenter, Tanjungpiayu-Batamcenter, dan Tanjunguncang-Batamcenter.

”Mulai 1 April nanti dua koridor yang beroperasi, Tanjungpiayu-Batamcenter dan yang sudah beroperasi Jodoh-Batamcenter,” kata dia lagi.

Sementara itu, kondisi angkot yang tak layak pakai membuat masyarakat resah, namun tak punya pilihan selain hingga tetap menggunakannya. Eva misalnya, pernah mengalami kejadian buruk naik angkot jurusan Jodoh-Nongsa.

”Waktu saya naik angkot, pernah pintu tengah mobilnya lepas. Beruntung tidak ada yang jatuh,” kata warga Perumahan Botania, Batamcenter ini.

Selain itu, Eva juga mengeluhkan tarif angkot yang lebih mahal. Ia yang sehari-hari bekerja di Dinas Sosial (Dinsos) Sekupang mengharapkan ada rute baru Trans Batam.

”Kalau bisa ada rute dari Nongsa agar tidak perlu lagi naik angkot,” ucapnya.

Warga lainnya, Vivi mengaku bus Trans Batam selalu menjadi pilihannya untuk transportasinya sehari-hari. Namun ia mengaku sesekali masih menggunakan angkot.

”Kadang takut, sopir angkot sering ugal-ugalan. Apalagi, kebanyakan sopirnya merokok,” ujar perempuan yang berprofesi sebagai guru itu.

Nurhayati, warga Sekupang juga mengaku senang menggunakan bus Trans Batam, karena ongkosnya cukup murah. Penumpang umum cukup membayar Rp 4 ribu untuk sekali jalan, sedangkan pelajar hanya Rp 2 ribu saja. Tak heran, ia setiap hari menggunakan bus untuk menuju tempat kerjanya di salah satu mal di Batamcenter.

Namun, sambungnya, dibutuhkan waktu lama untuk bisa menggunakan Trans Batam. Mungkin, kata dia, karena minimnya jumlah armada Trans Batam. Untuk itu, ia berharap Pemko bisa menambah jumlahnya.

Petugas Trans Batam, Ari mengatakan untuk wilayah Sekupang tidak mengalami perubahan jadwal.

”Tetap sama. Kita beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB,” kata dia.

Menurutnya, jadwal kedatangan dan keberangkatan bus telah ditentukan. Setiap 20 menit sekali bus akan berangkat menuju Batamcenter dan Jodoh. Untuk tujuan Batamcenter ada enam bus sedangkan untuk tujuan Jodoh ada lima bus.

”Aman-aman saja, setiap pagi bus masih dipenuhi anak sekolah dan pekerja, kalau ada keterlambatan itu disebabkan kemacetan,” tuturnya.  (cr13/rna/chyntya/cr17/ska/cr16)

March 25, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: