Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Gubernur Sumbar Dijamu Perantau Minang Manado

Manado, (ANTARA) – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dijamu perantau Ikatan Bundo Kandung Anda Kesuma Nusa yang ada di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Selatan di salah satu rumah pengusaha sukses asal Ranah Minang, Senin (11/2/2013).

Gubernur Sumbar dijamu di rumah kediaman salah seorang pengusaha sukses asal Minang Keluarga Bahar, Minggu malam.

Gubernur kunjungan ke Kota Manado dalam rangka memenuhi undangan dari Panitia Peringatan Hari Pers Nasional 2013.

Hadir dalam kesempatan itu Staf Ahli gubernur bidang SDM dan Kemasyarakatan Surya Budhi, Kabiro Humas, Irwan, Ketua PWI Sumbar Basril Basyar, Kepala Kantor Penghubung Luhur Budianda, Ketua Ikatan Bundo Kanduang Manado Jamaris dan Ketua Yayasan Tuah Sakato serta keluarga masyarakat Menado asal Minang.

Dalam pengarahan Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan bangga dan senang dengan budaya masyarakat Minang merantau, karena dapat mengalir rasa ingin membangun kampuang halaman.

Para perantau Minang sesungguhnya punya potensi modal sosial untuk pemberdayaan masyarakat di kampung halaman sebagai kecintaiannya yang tidak pernah pudar.

“Kita menyadari daerah Sumbar yang memiliki berbagai keterbatasan potensi, sehingga tidak memiliki ruang yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sejarah telah membuktikan bahwa masyarakat Minang merupakan orang-orang yang tidak siap menjadi anak buah (pekerja rutinan, red).

“Kita lihat dari beberapa perusahaan yang telah didirikan di daerah ini, perlahan-lahan tutup terakhir adalah perusahaan Asia Biscuit di Tabing,” katanya.

Melihat kondisi ini, program provinsi Sumbar saat ini tertuju pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui gerakan UMKM, kegiatan yang membawa kemandirian dari setiap masyarakat dan dapat berinovasi dalam persaingan.

“Biarpun usaha kecil yang penting jadi bos, tidak diatur oleh orang lain. Prinsip ini menjadi momentum setiap masyarakat dalam menata kehidupanya,” ujarnya.

Kendatipun adanya program penambahan cetak sawah baru dari Kementrian Pertanian RI, tapi tidak semua kabupaten dapat melakukannya karena keterbatan lahan.

Jadi, saat ini baru yang dapat menyerap program penambahan cetak sawah baru dilakukan seperti Dhamasraya, Pasaman Barat, Solok Selatan, Pesisir Selatan.

Sementara dari perkembangan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sudah mentok pada enam persen, karena segala terbatas kegiatan pengembangan yang dilakukan.

Jika pun ada kenaikan secara baik pada pada 2011 sebesar tujuh persen karena ada suntikan dana bantuan rehabiltias dan rekonstruksi rumah penduduk sebesar Rp3,5 triliun pascad benca budaya keminangkabau, diakui ada beberapa kejaian.

Namun saat ini masyarakat telah langsung berbuat secara aktif, seperti lokasi yang dicurigai berbuat maksiat dibakar, seperti kasus terakhir di Bungus Kota Padang.

“Kita melihat program–program kegiatan yang dilakukan Pemkab dan Pemkot se-Sumbar di bidang pembangunan keagamaan amat baik, ada gerakan asmalulhusnah, pesantren ramadhan, magrib mengaji dan lain-lain,” ujarnya.

Jadi, di akhir tahun lalu mendapat penghargaan dari Kementrian Agama dengan pembelajaran pendidikan agama terbaik secara nasional.

Ketua Ikatan Bundo Kanduang Anda Kesuma Nusa Jamaris dalam sambutannya merasa senang dan bangga dengan kegiatan silaturrahim bersama gubernur dan rombongan dengan masyarakat perantau di Manado.

Walaupun kampung halaman jauh dari mata tetapi rasa kerinduan dan keinginan untuk pulang dan membangunan kampung halaman tetap membara dihati.

“Kami saling memberi kabar dengan dunsanak yang ada di kampung. Oleh karena itu amat besar harapan kami kemajuan Sumatera Barat itu tidak terlepas dari filosofi ABS-SBK,”harapnya.

Dari data jumlah para perantau Minang yang ada di Sulsel sekitar 200 KK yang hidup dalam berbagai profesi, antara lain pedagang, pengusaha, PNS, guru, TNI/Polri hingga pedagang kaki lima.

Acara silaturrahmi ini berjalan dengan penuh rasa kekeluargaan dan kesempatan itu permohonan pengurus Ikatan Bundo Kanduang agar Pemprov dapat membantu pembangunan Rumah Gadang Minang, sebagai simbol kekeluargaan perantau Minang di Menado. (sir/humas)

http://www.antarasumbar.com/berita/20864/gubernur-sumbar-dijamu-perantau-minang-manado.html?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news

April 7, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: