Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Hanya Sasar Lapak PKL, Kios Liar Tak Tersentuh

BATAMKOTA (BP) – Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Batam, Hendri, sepertinya ingin membuktikan janjinya untuk menertibkan kios-kios liar yang tersebar di berbagai penjuru Kota Batam.

Rencananya, hari ini Jumat (8/4/2016) Tim Terpadu Penertiban Kios Liar akan turun untuk membongkar kios liar di seputar bundaran Tropicana, Pasir Putih, Batamcenter.

”Rencananya begitu, kami sedang menyiapkan anggota yang akan diturunkan besok (hari ini),” kata Hendri kemarin.

Menurut dia, pihaknya akan menurunkan empat pleton atau sekitar 200 orang anggota Satpol PP. Selain itu, penertiban itu juga akan ditopang oleh aparat gabungan dari unsur Kepolisian dan TNI yang jumlahnya sekitar 100 orang. ”Kalau tak ada perubahan, kita turunkan 300 personel,” paparnya.

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan, pihaknya sudah melalui langkah-langkah preventif yang diperlukan sebelum memutuskan untuk menertibkan bangunan-bangunan yang berdiri di atas ROW jalan tersebut.

Di antaranya, dengan memberikan surat peringatan (SP) sebanyak tiga kali, dan yang terakhir berupa SP bongkar yang diberikan pada pekan lalu.

”Ada sekitar 30 kios liar di sana (Pasir Putih), dan sebelumnya kita juga sudah minta agar dibongkar sendiri tapi ternyata tak diindahkan,” terang dia.

Karena itu, tim terpadu yang beranggotakan lintas instansi akhirnya mengikuti prosedur-prosedur yang dibutuhkan sebelum akhirnya akan menerjunkan personel untuk menertibkannya.

”Kita butuh waktu mungkin sekitar dua jam untuk pembongkarannya,” imbuhnya.

Tak hanya kios liar di Tropicana, Hendri juga katakan bakal menertibkan kios liar di lokasi yang lain. Seperti di Simpang Frengky, Batamcenter. ”Di sana sudah SP2, kalau tidak diindahkan akan turun SP selanjutnya, bertahaplah,” ujarnya.

Makin Menjamur

Ketidaktegasan pemerintah dalam menertibkan bangunan-bangunan liar, telah menyebabkan kios-kios liar semakin menjamur dihampir seluruh wilayah Batam. Misalnya, di Jalan Raya Trans Barelang, kini juga sudah dipenuhi kios liar. Padahal jalan tersebut merupakan akses menuju Jembatam Barelang dan Pulau Abang, destinasi wisata andalan Kota Batam.

”Sudah banyak kios di sana, buruk jadinya. Malu sama wisatawan dari luar,” ujar Rahmat, warga Taman Cipta Asri, Tembesi, Kamis (7/4).

Tidak hanya di wilayah itu, di Bengkong, Jodoh, dan di simpang Basecam Batuaji juga sudah berdiri belasan kios liar. Hanya saja masih banyak yang kosong. Tulisan sewa dan jual cepat juga terlihat di depan kios yang berada di buffer zone tersebut.

Pantauan Batam Pos, dari belasan kios, hanya beberapa saja yang buka. ”Sudah banyak yang jual. Yang belum pakai teralis Rp 40 juta. Kalau ada teralis dijual Rp 50 juta,” ucap Ratno, pemilik bengkel di sana, Kamis (7/4). (rna/cr14/cr13/rng)

April 8, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: