Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

UN Selesai, Siswa di Batam Lega

BATAMKOTA (BP) – Rabu (6/4/2016) adalah terakhir Ujian Nasional (UN) reguler SMA sederajat. Sejumlah siswa SMA di Kota Batam merasa lega setelah mengikuti serangkaian UN dari Senin hingga Rabu.

Pantauan Batam Pos, siswa SMAK Yos Sudarso tampak senang, saling mengobrol dan bercanda dengan teman-temannya selepas UN.

Salah satu siswa SMAK Yos Sudarso, Madeline mengaku lega setelah menyelesaikan UN. ”Lega, akhirnya selesai juga, sekarang bisa libur,” ujarnya saat ditemui di SMAK Yos Sudarso, Rabu (4/6).

Siswa lainnya, Marvin juga merasakan hal sama. Ia mengaku senang bisa menyelesaikan UN. Meski sempat diwarnai beredarnya kunci jawaban UN, namun mereka tidak terlalu percaya hal tersebut.

”Tidak percaya, saya murni kerjakan soal UN,” kata Marvin.

Sementara itu, Kepala SMAK Yos Sudarso, Njuk Fan menyatakan senang sekaligus bersyukur karena UN sudah selesai. ”UN berjalan lancar, saya juga bangga dengan anak-anak karena telah menyelesaikan UN dengan baik,” ungkapnya.

Internet dan Listrik Aman

Pelaksanaan UN di sejumlah sekolah yang ada di Batuaji dan Sagulung juga lancar hingga hari ketiga, Rabu (6/4).

Belum ada kendala atau gangguan serius menyebabkan proses UN terganggu. UN berbasis komputer (UNBK) yang dilaksanakan di SMKN I dan SMKN 5 Batam di Batuaji dan Sagulung berjalan lancar.

”Gangguan paling kami takutkan adalah jaringan internet dan listrik. Tapi alhamdulillah, sejauh ini berjalan lancar belum ada kendala serius,” ujar Kepala SMKN 5 Batam di Dapur 12, Sagulung, Agus Syahrir, kemarin.

SMKN berbasis perkapalan itu kata Agus memiliki 283 siswa kelas tiga yang dijadwalkan ikut UN. Namun satu siswa atas nama Abraham Sahad, jurusan teknik komputer jaringan (TKJ) tak ikut karena meninggal dunia tanggal 26 Februari lalu karena kanker.

“Di daftar masih 283 siswa, tapi karena ada satu yang baru meninggal, jadi yang ikut saat ini 282 siswa,” kata Agus.

Sejauh ini kendala yang dihadapi hanya kendala kecil saja, seperti nama dan nomor ujian tak sesuai, dan itu tidak menghalangi siswa ikut UNBK.

”Ada salah data identitas, tapi itu bisa diperbaiki nanti. Yang penting mereka semua ikut UN,” kata Agus.

Kepala SMKN I Batam Lea Indrawijaya mengatakan memasuki hari ketiga UNBK di SMKN I Batam berjalan lancar sebagai mana mestinya.

”Kendala besar tak ada. Listrik dan jaringan aman. Cuman tadi pagi ada beberapa siswa komputernya restart tapi semuanya bisa diatasi,” kata Lea.

Untuk SMKN I Batam kata Lea, ada 358 siswa sekolah kelas III dan semuanya ikut UNBK sejak hari pertama. Mereka terbagi dalam enam lokal dan terbagi dalam tiga sesi.

”Masing-masing sesi waktunya dua jam sama seperti yang lain,” kata Lea.

Sementara di SMKN 5 Batam, dari 282 siswa yang ikut UNBK terbagi dalam enam ruangan dan terdiri dari dua sesi. ”Kami hanya dua sesi, karena enam lokal sudah cukup untuk dua sesi,” kata Agus.
Mengenai informasi bocornya soal UN, baik Lea maupun Agus sama-sama yakin isu itu tidak benar.

”Inikan UNBK. Soalnya hanya bisa dilihat saat ujian berlangsung, jadi bagaimana mau bocor,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, untuk sekolah yang melakukan UNBK, kecil bahkan tidak ada kemungkinan untuk curang. Sebab proses UN langsung dilakukan dari pusat melalui jaringan internet.

”Soalnya antara anak yang satu dengan yang lain berbeda dan itu terjadi secara acak. Jadi bagaimana mau dapat kunci jawaban terlebih dahulu sebelum UN,” tutur Agus.

UNKB ini diakui Agus memang sangat efektif untuk menghindari kecurangan seperti yang dikuatirkan banyak orang.

Pelaksanaan Paket C Berjalan Lancar

Pelaksanaan UN bukan hanya diikuti siswa SMA sederajat, tapi juga diikuti 1.323 peserta paket C.
Seperti yang telihat di SMAN 1, Sekupang, puluhan peserta terlihat fokus melaksanakan ujian yang dimulai dari pukul 13.00 WIB.

Koordinato UN paket C, Ignasius Jawa mengatakan ujian diikuti 87 peserta dari jumlah awal 245 peserta.
Sebagian peserta gagal mengikuti UN dengan berbagai alasan di antaranya, bekerja keluar kota, hingga ada juga yang nomor telepon seluler tidak aktif.

”Kami sudah beritahukan jadwal ujian sebelumnya,” kata dia.

Ujian paket C berlangsung selama empat hari, ada tujuh mata pelajaran diujikan di antaranya Matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sosiologi, ekonomi dan PKN.

Dikatakannya, nantinya semua lembar jawaban dan soal akan dikumpulkan ke Dinas Pendidikan Kota Batam dan diseleksi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Batam, Andi Agung menyebutkan setiap tahunnya peserta paket C selalu mengalami peningkatan.

”Karena Batam banyak pendatang, jadi peserta bertambah setiap tahunnya,” jelasnya.

Lanjutnya paket C merupakan alternatif bagi mereka mendapatkan ijazah setara dengan ijazah SMA.

”Mereka yang putus sekolah, atau bahkan tidak lulus bisa mendapatkan ijazah setara pendidikan menengah,” tutupnya. (cr16/eja/cr17)

April 8, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: