Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Barang Senyelundupan dari Malaysia Dimusnahkan

Hasil Tangkapan Selama 6 Bulan di Batam

YOFI YUHENDRI, Batamkota

Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam memusnahkan barang penindakan di bidang kepabeanan dan cukai di Batuampar, Kamis (14/4). Barang berupa minuman beralkohol (mikol), rokok, dan sarden itu merupakan hasil tangkapan selama enam bulan terakhir.

Barang yang dimusnahkan tersebut terdiri dari 4.770 kg bawang merah, sarden 600 kaleng, 5.459,75 liter mikol, serta 1 juta lebih batang rokok. Seluruh barang ilegal tersebut dimusnahkan secara simbolis menggunakan alat berat dan dibakar.

Kepala KPU BC Tipe B Batam, Nugroho Wahyu Widodo mengatakan seluruh barang tersebut berasal dari Malaysia. Dari penyelundupan itu diperkirakan kerugian keuangan negara mencapai Rp 679 juta.

”Semuanya dari Malaysia. Karena mereka yang membawa mengambil sistem untung-untungan,” ujar Nugroho.

Dia menjelaskan untuk penindakan barang digolongkan ke beberapa kategori. Sesuai keputusan Menteri Keuangan, barang penindakan yang bermanfaat akan dihibahkan, sedangkan yang bersifat merusak dimusnahkan.

”Ini yang kita musnahkan (rokok, mikol) sifatnya merusak. Berbeda dengan beras dan gula yang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Khusus bawang merah dan sarden, sambung Nugroho, pemusnahan dilakukan karena bisa menimbulkan penyakit. Selain itu dapat menganggu siklus perdagangan di Indonesia.

”Tidak bisa dihibahkan karena sesuai pasar di lapangan dan yang paling dibutuhkan. Makanya kita musnahkan,” tuturnya.

Nugroho mengaku pemusnahan sengaja dilakukan di Batuampar. Mengingat seluruh barang tangkapan tersebut saat ini berada di KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Tanjunguncang.

”Di Batuampar pemusnahan hanya simbolis. Seluruhnya akan dimusnahkan di sana (kantor BC Tanjunguncang),” tutupnya.

Sementara Kabid Penindakan dan Penyidikan (P2) KPU BC Tipe B Batam, Akhiyat Mujayin mengatakan barang tangkapan tersebut terhitung sejak enam bulan lalu.

”Kita harus menjalankan proses pelengkapan administrasi menjadi Barang Milik Negara (BMN) sehingga membutuhkan waktu untuk memusnahkannya,” paparnya.

Pemusnahan barang penindakan Bea Cukai ini dihadiri Kapolda Kepri, Brigken Sam Budigusdian beserta jajaran,  pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal). (opi)

April 15, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: