Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

GP Ansor Batam: Biarkan Nurdin Memilih Wakilnya

BATAM (BP) – Pascaberpulangnya Gubernur Kepri HM Sani beberapa waktu lalu, siapa pendamping Nurdin Basirun sebagai Wakil Gubernur menjadi perbincangan hangat di media sosial maupun kedai kopi. Ironisnya, beberapa politisi bahkan berani tampil di media cetak berbicara masalah tersebut sebelum tujuh hari berpulangnya Ayah Sani.

Mengenai siapa pendamping Nurdin Basirun makin hangat di perbincangkan hari-hari terakhir pasca berpulangnya mendiang HM Sani. Beberapa nama muncul, baik dari partai pengusung, tim sukses hingga dari keluarga mendiang.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Penasehat PC GP Ansor Kota Batam Eddy Prasetyo, berharap, agar semua pihak memberi kesempatan kepada Nurdin Basirun untuk menentukan wakilnya kelak.

Menurut pria yang telah malang melintang di organisasi kepemudaan baik di Propinsi Kepri maupun nasional ini, tanggungjawab utama pemerintahan di provinsi ini kini sudah berada di tangan Nurdin.

“Kami keluarga Ansor Batam masih berduka dengan wafatnya M Sani. Namun menyinggung masalah kepemimpinan di Kepri, keluarga besar Ansor Batam meminta kepada seluruh pihak agar memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi Nurdin Basirun untuk menentukan siapa wakilnya. Tentu saja sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Eddy Prasetyo yang didampingi Sularno Menot Wakil Ketua Ansor Kota Batam, Selasa (19/4/2016).

Eddy melanjutkan, bahwa untuk pergantian dan penentuan siapa Wakil Gubernur Kepri masih sangat panjang. “Prosesnya masih sangat panjang, ada mekanisme yang harus di lalui,” ujar Eddy.

“Sebelumnya DPRD Propinsi Kepri harus melaksanakan sidang paripurna istimewa dengan agenda pemberhentian gubernur, serta mengusulkan gubernur baru kepada presiden melalui Mendagri” tegas Eddy Prasetyo.

Menyikapi siapa yang paling berpeluang menjadi pendamping Nurdin kelak, Eddy menyatakan bahwa itu sepenuhnya menjadi hak Nurdin sebagai gubernur. Sehingga tidak boleh ada satu pihakpun yang mengatur dan menekan Nurdin Basirun.

“Menurut Peraturan Pemerintah nomor 104 tahun 2014 pasal 5 menyebut bawah gubernur wajib mengajukan nama calon wakil gubernur paling lambat 15 hari sejak dilantik menjadi gubernur. Jadi, penentuan siapa yang berhak menjadi wakil gubernur adalah Nurdin sendiri sejak dia dilantik menjadi gubernur,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Eddy berharap agar semua pihak dapat menghormati konstitusi. Sehingga semuanya dapat berjalan semestinya.

“Silakan memberi masukan tentang siapa yang layak mendampingi Bang Nurdin, tetapi hanya sebatas memberi masukan. Kita kembalikan kepada beliau siapa yang di rasa cocok dan memiliki kemampuan menjadi pendamping beliau melanjutkan cita-cita pembangunan Kepri yang telah di susun bersama mendiang pak Sani. Jangan sampai ada riak bahkan gelombang yang dapat mengganggu semua tatanan, baik ekonomi, sosial maupun politik di Kepri,” kata Eddy.

Sementara itu, Wakil Ketua GP Ansor Batam Sularno Menot, meyakini, bahwa Nurdin Basirun akan sangat bijak dalam mamilih wakil gubernur pendampingnya. Siapapun nanti yang dipilih, pastilah orang yang mampu diajak bekerja sama dan bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita almarhum pak Sani bersama Nurdin.

“Bang Nurdin sangat bijak, pasti yang di pilih nantinya adalah orang yang mampu bekerja sama untuk membangun Kepri, seperti yang di cita-citakan pak Sani” kata Sularno Menot.

Menurut pria yang aktab disapa Menot ini, bahwa yang dipilih Nurdin menjadi Wakil Gubernur bisa saja bukan dari kalangan politisi, karena PNS dengan golongan dan eselon tertentu dapat ditunjuk oleh Nurdin sebagai Wakil Gubernur.

“Bisa saja bukan dari kalangan politisi, karena dalam PP nomor 102, pasal 4 ayat 1 huruf (f) mengisyaratkan PNS dengan golongan paling rendah IV/C dan pernah atau sedang menduduki jabatan eselon IIa maka ia boleh di tunjuk sebagai calon wakil gubernur” terang Menot.

Menot menegaskan, bahwa penunjukan wakil gubernur ini merupakan kewenangan gubernur dan dikomunikasikan kepada partai pengusung.

“Siapapun nanti yang akan ditunjuk oleh gubernur menjadi wakil gubernur, tentunya akan dikomunikasikan dengan partai pengusung,” pungkas Menot. (suc)

April 20, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: