Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Pembangunan Astaka MTQ Kepri Dimulai

Dirancang Elegan, Islam Kemaritiman

TANJUNGPINANG (BP) – Pembangunan Astaka MTQ tingkat Provinsi Kepri ke VI mulai dibangun, Selasa (19/4/2016) oleh CV Bena Insan Gemilang selaku kontraktor. Astaka senilai Rp 643 juta dengan seni bena pintu gerbang Masjid Nabawi tersebut akan dihiasi dengan ornamen kapal Lancang Kuncing.

“Seni bena bangunannya adalah pintu gerbang Masjid Nabawi. Kemudian dipadukan dengan ornamen kapal Lancang Kuning. Sehingga jelasnya, tema MTQ Provinsi Kepri ke IV tahun ini adalah Islam Kemaritiman,” ujar Kepala Biro Kesra Provinsi Kepri Tarmidi, menjawab pertanyaan Batam Pos di sela-sela melihat persiapan pembangunan di Gedung Daerah Tanjungpinang, kemarin.

Disebutkan Tarmidi, sebelum dilaksanakan pembangunan astaka, sebagai adat istiadat didahului dengan doa selamat. Mudah-mudahan pekerjaan pembangunan berjalan dengan lancar, tanpa ada hambatan apapun. Menurutnya, desain astaka yang dibangun saat ini, tidak lepas dari masukan-masukan dari Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

“Waktu kita tinggal sebulan lagi. Tentu masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Pada Jumat mendatang, kami juga akan menggelar rapat koordinasi dengan kabupaten/kota untuk persiapan kegiatan,” sebut Tarmidi.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pembangunan Astaka MTQ Provinsi Sumantri, mengatakan, pembangunan astaqa ditargetkan rampung pada H-3 atau pada 17 Mei mendatang. Menurutnya, astaka MTQ Provinsi Kepri memang dirancang elegan.

“Nilai kontraknya untuk pembangunan astaka Rp 643 juta. Kami harapkan kontraktor bekerja sesuai dengan tanggungjawabnya. Sehingga bangunan astaqa berdiri sesuai dengan harapan,” ujar Sumantri menambahkan.

Turun hadiri dalam kegiatan tersebut adalah Staf Ahli Pemprov Kepri Bidang Kesra dan SDM, Husein Ahmad. Selain itu, ada juga Kepala Biro Perlengkapan Provinsi Kepri Martin Maromon.

Seperti diketahui, MTQ Provinsi ke VI sejatinya dilaksanakan di Kabupaten Lingga. Akan tetapi karena ketidakmampuan anggaran, sehingga diambil alih oleh Provinsi Kepri. (jpg)

April 20, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: