Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Bikin Onar di Bali, Bule Prancis Ditembak Mati

Melawan, Tikam Polisi hingga Tewas

BALI (BP) – Upaya penangkapan atlet mixed martial arts (MMA) Amokrane Sabet, 49, di Jalan Pantai Berawa, Banjar Tegal Gundul, Tibubeneng, Kuta Utara, sekitar pukul 10.30 berujung duka. Bendera Merah Putih pun berkibar setengah tiang di Mapolsek Kuta Utara, Badung, sejak kemarin (2/5) sekitar pukul 14.00.

Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta, salah seorang anggota polsek, tewas setelah ditikam warga negara (WN) Prancis tersebut. Delapan tikaman pisau belati bersarang di tubuh brigadir beranak tiga itu.

Selanjutnya, polisi mengambil langkah tegas untuk menghadapi aksi brutal Amokrane tersebut. Timah panas aparat akhirnya menghabisi nyawa Amokrane yang sebelumnya tidak mengindahkan tembakan peringatan.

Bule yang pernah membintangi film berjudul K yang disutradarai John Allen itu memang menjadi buruan kepolisian setempat beberapa hari ini. Penyebabnya adalah perilaku Amokrane yang meresahkan warga Banjar Tegal Gundul.

Di antaranya, dia berkali-kali mengintimidasi warga dengan ucapan kasar, makan tidak membayar di restoran, dan ugal-ugalan saat menyetir mobil. Puncaknya, pada Selasa (5/4/2016), pengaduan I Ketut Sudiana, 43, ke Polsek Kuta Utara berujung pemanggilan Amokrane. Namun, si jagoan mengabaikan. Tiga surat panggilan bahkan dirobeknya.

Nah, upaya penjemputan paksa kemarin merupakan langkah terakhir. Rencananya, pria berotot anggota klub London Cage Fighters yang aktif di arena MMA pada 1999 hingga 2011 itu akan diborgol anggota Brimobda Bali untuk diamankan di mapolda. Namun, yang diprediksi di atas kertas jauh melenceng.

Negosiasi antara polisi yang dipimpin Kapolsek Kuta Utara Kompol I Wayan Arta Ariawan dan Amokrane yang didampingi seorang penerjemah Fillip pukul 11.28 berakhir tragedi. Amokrane melawan. Sambil menggenggam belati di tangan kanan, pemilik nama panggung Kiane Sabet itu menantang polisi berkelahi.

Amokrane pun meminta ditembak sambil memaki-maki polisi dan Presiden Jokowi. Tiga kali tembakan peringatan ke udara sama sekali tak dihiraukan. Dia malah mengejar polisi. Yang membuat miris, meski melibatkan puluhan polisi, upaya penangkapan itu sempat kacau balau. Amokrane mengejar dan menyerang Brigadir Sudiarta hingga jatuh di got.

Nah, saat itulah Amokrane menikam Sudiarta hingga tewas. Nyawa bintara polisi tersebut akhirnya tak tertolong dalam perjalanan ke RS Bali Med.

Ditemui di lokasi kejadian, Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menyatakan, kepolisian menemukan sejumlah bukti perbuatan melawan hukum Amokrane. Antara lain bukti izin tinggal pelaku yang habis pada September 2015.

”Pelaku juga tidak pernah membayar selama makan di restoran,” ucapnya.

Sugeng menambahkan, Amokrane kurang lebih telah dua tahun menetap di Bali. ”Selama itu dia sering sekali membuat onar seperti tidak membayar di restoran dan mengatai warga dengan kata-kata kasar. Bahkan sempat mengancam dengan ucapan I kill you,” ungkapnya. (ken/JPG/c9/agm/jpgrup)

May 3, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

1 Comment »

  1. […] Source: Bikin Onar di Bali, Bule Prancis Ditembak Mati […]

    Pingback by Bikin Onar di Bali, Bule Prancis Ditembak Mati | Zulheldimz's Blog | May 3, 2016 | Reply


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: