Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Peter Tak Sempat Cukur Rambut

Megawati Sebut Ada Tebusan

BATAM (BP) – Kabar bebasnya Peter Tonsen Barahama beserta sembilan rekannya dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf disambut keluarga Peter di Batam. Mereka berencana menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur.

”Kecemasan kami selama sebulan lebih ini akhirnya berakhir,” kata Kris Izaak, paman Peter saat ditemui di Perumahan Villa Paradise blok J/8, Batuaji, Batam, Senin (2/5/2016).

Kris mengaku hingga kemarin pihak keluarga memang belum bisa berkomunikasi dengan Peter. Namun ia dan keluarganya sudah menyaksikan Peter dalam keadaan sehat melalui siaran televisi. Peter saat ini masih berada di Jakarta.

Menurut Kris, secara fisik tidak ada perubahan berarti pada Peter. Kecuali jambang dan rambut Peter yang terlihat lebih panjang.

”Ya mungkin karena dijaga ketat saat di sandera makanya tidak bisa mencukur atau memotong rambut,” kata Kris.

Hari ini, Selasa (3/5), kedua orang tua Peter, Charlos Barahama dan Sopip C Selemburu berencana ke Jakarta untuk menjemput Peter. Selanjutnya, Peter akan dibawa pulang ke rumah kedua orang tuanya di Sangir, Sulawesi Utara.

Ditanya soal kebijakan keluarga terkait profesi Peter setelah kasus penyanderaan itu, Kris enggan berkomentar.

”Sekarang masih fokus untuk menyambut kepulangan Peter,” kilahnya.

Sementara itu, proses dan mekanisme pembebasan Peter dkk masih menjadi perdebatan. Apakah melalui proses negosiasi atau ditebus dengan uang.

Sementara Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan bahwa saat ini yang paling utama adalah membebaskan empat WNI yang masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Caranya, sama seperti dengan pembebasan 10 WNI, yakni diplomasi total dari pemerintah dan berbagai organisasi masyarakat.

”Banyak pihak yang terlibat dalam pembebasan itu. Mereka mempunyai peranan yang cukup signifikan, tapi siapa mereka saya tidak bisa sebutkan,” ujarnya ditemui di kantor Kemenkopolhukam kemarin.

Kalau tanpa uang tebusan, lalu apa yang diberikan agar Abu Sayyaf mau melepas sandera? dia menjawab bahwa soal caranya dan apa yang diberikan itu merupakan rahasia. Namun, tentunya karena ada kesamaan budaya dan religi.

”Ya, itu rahasia perusahaan dong,” jelasnya.

Yang pasti, ada sebab mengapa 10 WNI ini dibebaskan, tanpa empat WNI yang juga disandera belakangan. Kemungkinan besar empat WNI yang lain disandera kelompok yang berbeda dalam kelompok Abu Sayyaf.

”Ada kelompok yang banyak, jadi mereka disandera kelompok yang lainnya,” ujarnya.

Namun, yang pasti lokasi empat WNI di Filipina telah diketahui. Diharapkan, diplomasi total ini akan kembali berhasil memulangkan empat WNI tersebut.

”Kami harap yang ini juga akan berhasil,” ujarnya singkat lalu masuk ke mobilnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku bersyukur dengan kembalinya 10 ABK WNI dari penyanderaan Abu Sayyaf dengan selamat. Hal ini menjadi kabar baik karena tidak ada satupun ABK yang meninggal.

“Kita harus bersyukur, sekalipun masih simpang siur ada tebusan atau tidak. Lalu terlalu banyak juga yang mengklaim dari non pemerintah,” kata Fadli di gedung parlemen, kemarin.

Fadli menilai, dalam upaya pembebasan ini memang membutuhkan jalur nonformal, daripada melibatkan militer. Fadli menunggu langkah lanjutan pemerintah dalam pembebasan empat WNI lain yang masih ditawan.

“Harus melalui lobi dan negosiasi yang sama. Sebab, kita tidak bisa melalui intervensi militer,” kata Fadli.

Terlepas adanya bantuan dari luar pemerintah dalam upaya pembebasan, Fadli meyakini pemerintah ikut serta menjalankan proses negosiasi. Sementara partisipasi pemerintah Filipina nampaknya tidak begitu banyak, mengingat eksistensi kelompok ekstrimis itu.

“Kelompok Abu Sayyaf sejak 1990 sudah ada. Tentara Filipina tidak bisa lakukan intervensi semudah itu,” katanya. (eja/bay/jpgrup)

May 3, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: