Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Dua Lokasi Kios Liar Digusur di Batam

BATAMKOTA (BP) – Tim Terpadu kembali bergerak untuk menertibkan kios liar di Batam, hari ini Rabu (11/5/2016). Ada dua titik kios liar yang akan digusur, yakni kios liar di Simpang Kara, Batamcenter dan kios liar di Simpang Frengki tahap II, juga di Batamcenter.

Hendri_Dalil image

Hendri. F Dalil

”Sesuai agenda, kios liar di dua tempat yang berdekatan itu akan ditertibkan bergantian besok (hari ini),” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Hendri, Selasa (10/5).

Menurut dia, khusus di Simpang Kara, Tim Terpadu akan merobohkan sekitar 100-an unit kios liar. Penertiban itu akan menyasar bangunan-bangunan ilegal baik yang berdiri di kanan dan kiri jalan dari Simpang Kara yang menuju ke arah Gereja Tabgha. ”Semuanya, tanpa terkecuali karena mereka (pemilik kios) sudah dikasih SP (Surat Peringatan) tiga,” paparnya.

Sedangkan di Simpang Frengki tahap II, sambung Hendri, tim akan merobohkan puluhan kios liar yang dulu belum sempat ikut ditertibkan saat penertiban dua pekan lalu.

”Ini seperti di kios liar yang mendekati Ruko Purimas, dekat lampu merah Simpang Purimas itu,” terangnya.

Menurut Hendri, pihaknya akan kembali menurunkan 300 personel keamanan gabungan untuk mengawal penertiban tersebut. Seperti dari unsur Satpol PP, Kepolisian, dan TNI.

”Kita upayakan langkah persuasif, sehingga suasana juga tertib dan terkendali,” kata dia.

Sedangkan untuk peralatan, Hendri mengatakan pihaknya juga akan kembali menurunkan alat berat seperti escavator dan beberapa peralatan lain yang dibutuhkan.

”Sebetulnya sudah kami imbau untuk bongkar sendiri, tapi kalau tetap belum dibongkar kita bongkar pakai escavator,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Satpol PP juga mengatakan setelah penertiban di Simpang Kara dan Simpang Frengki Batamcenter ini, pihaknya sudah ancang-ancang untuk menertibkan bangunan liar di wilayah lain.

”Setiap minggu ada, nah minggu depan rencana di Sagulung, lokasi yang akan dibangun Masjid Agung,” jelasnya.

Pemilik dan Pedagang Bongkar Sendiri Kios

Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir sejumlah pedagang dan pemilik kios liar di Simpang Kara memilih membongkar sendiri lapaknya sebelum dibongkar oleh Tim Terpadu, hari ini. Pantauan Batam Pos di lokasi, pemilik kios secara bergotong-royong membongkar kios miliknya. Barang-barang yang dianggap berharga dipindahkan menggunakan mobil lori yang sudah dipersiapkan.

Salah seorang pemilik kios, Asmet mengatakan sengaja membongkar sendiri kios miliknya lantaran tidak ingin dibongkar paksa.

”Daripada lagi jualan malah dibongkar paksa, malah repot,” ujarnya.

Ia mengaku, membongkar sendiri lebih aman dan tidak beresiko. Memanfaatkan barang-barang yang masih bisa digunakan seperti atap seng, meja, jendela, maupun benda kayu lain yang ada di lapaknya.

”Sudah dari kemarin (bongkarnya, red), sekarang yang kecil-kecil saja,” sebutnya.

Pemilik kios lainnya, Hesti Agustina mengaku terpaksa membongkar sendiri lantaran sebelumnya sudah beberapa kali mendapat surat peringatan.

”Bongkar sendiri. Biar gak rusak saat penertiban,” ujarnya.

Pemilik salon kecantikan di kawasan Simpang Kara ini dibantu pedagang lainnya mengumpulkan satu persatu alat-alat salon miliknya untuk selanjutnya dibawa menggunakan lori putih.

”Yang jelas kita bawa ke rumah dulu. Mau cari tempat baru, urusan nanti,” tuturnya. (rna/leo/rng)

May 11, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: