Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

9 Kabel Penahan Jembatan Barelang Rusak

Jembatan Bisa Ambruk

BATAM (BP) – Jembatan Tengku Fisabilillah yang dikenal juga de­ngan Jembatan I Barelang terancam ambruk. Sembilan kabel besar penahan jembatan itu rusak dan membuat keseimbangan jembatan terganggu.

“Kami masih dalam tahap pemeriksaan. Indikasinya ada sembilan kabel besar yang rusak dari 112 kabel di sana. Ini memang sangat berbahaya,” kata Direktur Perencanaan dan Teknik Badan Pengusahaan (BP) Batam, Imam Bachroni, Kamis (2/6/2016).

Menyikapi kondisi ini, Imam me­ngatakan pihaknya akan memperketat pengawasan di jembatan tersebut. Termasuk mengatur kendaraan yang melintas.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya juga masih terus memantau Jembatan I Barelang. BP Batam bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan. Bukan hanya kabel di bagian bawah, tetapi juga di bagian atas jembatan.

“Kalau yang bagian atas itu sudah kita periksa dengan drone. Indikasi, ada sembilan kabel yang rusak,” katanya.

Sementara kabel di bagian bawah rusak kemungkinan disebabkan beberapa hal. Salah satunya adalah karena kabel dibakar, kemudian ada bagian kabel yang disayat atau sengaja dirusak oleh pengunjung.

“Jadi indikasinya, ada sampah yang dikumpulkan dan dibakar di dekat kabel itu. Ada juga yang karet pengaman itu yang dikoyak-koyak,” katanya.

Flexible protection atau pelindung kabel yang membuat jembatan fleksibel jika ada kendaraan berat yang melintas juga terganggu. Flexible protection ini menutupi sambungan kabel dan besi.

“Kalau sempat ini rusak, maka akan sangat berbahaya. Kami masih terus mengecek. Kami akan melihat di dalam kabel besar itu masih ada kabel-kabel lain. Apakah itu juga rusak, kita tak tahu,” katanya.

Dibutuhkan tiga bulan untuk melakukan inspeksi keseluruhan jembatan. Setelah itu akan langsung dilakukan perbaikan.

“Itu butuh waktu. Ini juga harus dibarengi dengan kerjasama dari semua pihak dan masyarakat yang ada di Batam. Beban jembatan jangan terlalu berat,” bebernya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk tidak parkir di atas jembatan rendah. Pengamanan juga harus ekstra ketat untuk melarang para pengunjung berfoto di atas jembatan.

“Kendaraan yang melintas dari sana juga harus diatur. Jangan sampai ada kendaraan berat yang melintas beriringan. Jadi durasinya harus diatur,” imbaunya.

Ia berharap ada petugas yang bertugas untuk mengatur kendaraan yang akan melintas dari kedua sisi jembatan. Kalau beban terlalu berat, maka akan sangat berbahaya.
Kerusakan ini sangat disayangkan. Jembatan yang merupakan ikon Kota Batam itu harus dirawat semua warga Batam.

Idealnya petugas harus menertibkan semua kendaraan yang parkir di atas jembatan. Termasuk segala aktivitas yang mengganggu jembatan. Kalau itu sampai roboh, destinasi wisata Batam sudah pasti berkurang drastis. Akses ke hinterland juga akan terputus.

Kementerian PUPR langsung merespon kondisi ini. Dalam waktu dekat semua kerusakan diperbaiki. Sehingga tidak ada kekhawatiran dari masyarakat. Dan salah satu jembatan kebanggan Indonesia itu tetap berdiri kokoh. (ian)

June 3, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: