Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Rudi: Pemko Tak Dirugikan

YASHINTA-JAELANI, Batamkota

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sepertinya akan mengabaikan kasus beredarnya surat keputusan (SK) honorer palsu atau bodong di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batam. Alasannya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam merasa tak dirugikan, meskipun nama lembaga pemerintah itu dicatut oleh pembuat SK bodong.

“Tak ada SK-nya. Kita juga tak ada rugi,” kata Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (15/6).

Rudi mengaku pemerintah akan rugi jika SK palsu itu sudah digunakan oleh oknum yang tak seharusnya bekerja di pemerintahan. Sementara SK palsu itu langsung ditolak ketika sampai di SKPD, sehingga belum ada satupun oknum yang menggunakan SK palsu tersebut.

“KUHAP sudah mengatur, apabila surat itu sudah digunakan baru bisa dipidana. Ini kan belum sempat digunakan. Jadi jika dilaporkan pun juga tak bisa,” terang Rudi.

Ia juga menganggap SK palsu yang menggunakan nama Pemko khususnya Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Batam itu, tak termasuk pencemaran nama baik. Sebab pihaknya tak merasa dirugikan.

“SK aslinya tak ada, jadi tak ada pencemaran nama baik. Sebuah nama harus dijaga baik-baik,” imbuh Rudi.

Menurut Rudi, beberapa waktu lalu ia sudah mengumpulkan seluruh SKPD untuk menelusuri keberadaan SK palsu itu. Namun, tak satupun SK palsu yang ditemukan di SKPD.

“Saya sudah rapatkan dengan seluruh dinas, tak ada satupun,” tegasnya.

Rudi juga menegaskan tak adanya keiikutsertaan tim sukses atau partai pendukungnya yang membuat SK palsu itu. Menurutnya, perbuatan itu diduga dilakukan orang yang ingin menjatuhkan dirinya dan tim sukses bahkan partai pendukung.

“Saya sudah telusuri, tak ada. Dan saya tegaskan sekali lagi tak ada dari tim sukses. Ini hanya perbuatan orang yang ingin menjatuhkan Ramah (Rudi-Amsakar),” kata Rudi.

BKD Kepri Membantah

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) BKD Provinsi Kepri, Hasbi membantah adanya keterlibatan pihaknya dalam penerbitan SK palsu terkait pengangkatan tenaga honorer di lingkungan Provinsi Kepri.

“Saya tegaskan, kami tidak ada mengeluarkan SK apapun untuk pengangkatan honorer. Artinya SK yang menjadi polemik sekarang semuanya palsu,” ujar Hasbi menjawab pertanyaan Batam Pos, di Tanjungpinang.

Dia mengatakan, terkait persoalan di beberapa SKPD di lingkungan Pemprov Kepri yang didatangi oleh orang-orang yang mengantongi SK bodong, pihaknya sudah melaporkan ke Inspektorat Provinsi Kepri.

“Masalah ini sudah kami laporkan ke Inspektorat. Tindakan hukumnya seperti apa, tentu menunggu hasil penyelidikan Inspektorat,” jelas Hasbi.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun akhirnya mengeluarkan surat peringatan kepada SKPD di lingkungan Pemprov Kepri, terkait polemik beredarnya SK bodong pengangkatan tenaga honorer. Peringatan tersebut disampaikan lewat Surat Edaran (SE).

“Kita sudah memberikan peringatan kepada SKPD lewat surat edaran. Poin pentingnya adalah, kita tidak pernah menerima tenaga honorer saat ini,” ujar Nurdin menjawab pertanyaan wartawan.

Lebih lanjut, kata Gubernur, SKPD di lingkungan Pemprov Kepri hendaknya tetap bekerja sesuai dengan koridor yang ditentukan. Menurutnya, lebih baik melakukan efesiensi pegawai, ketimbang menambah. Karena dengan jumlah sedikit, jauh lebih baik dalam meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kalau memang ada kekurangan personel, bisa dibicarakan. Apalagi era transparan sekarang ini, bukan melalui cara-cara ilegal,” jelas Nurdin.

Ditegaskannya, dengan keluarnya surat edaran tersebut, diharapkan SKPD dapat memahami.

“Sekarang ini, kita harus meningkatkan kinerja kita, seperti yang diminta MenPAN. Jangan buat masalah yang akan merugikan kita semua,” tegasnya. ***

Advertisements

June 15, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: