Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Cina Terus Usik Natuna

Penangkapan Kapal Dihalangi Coast Guard

NATUNA (BP) – Jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) TNI AL kembali menangkap kapal ikan milik Cina di laut Natuna, Jumat (17/6) lalu. Sayangnya, dari 12 kapal yang dikejar, hanya satu yang berhasil tertangkap.

Kapal ikan Cina ini ditangkap KRI Imam Bonjol dan KRI Todak. Terdapat tujuh kru dalam kapal tersebut. Satu di antaranya merupakan seorang wanita

“Kapal ikan Cina masuk ZEE kita dan perbatasan Vietnam. Kami kejar satu, 11 kapal lain berhasil kabur, saat itu KRI sedang konvoi melakukan latihan terpadu,” kata Wakil Komandan Satgas Latihan 3 Terpadu yang juga Komandan Satuan Kapal Ranjau Armabar, Kolonel laut (P) Friche Flack, Minggu (19/6/2016).

Friche mengatakan, penangkapan kapal ikan Cina tersebut berlangsung dramatis. Sebab sejak KRI mengejar satu kapal ikan Cina, tiba-tiba muncul kapal penjaga pantai (coast guard) milik Cina benomor lambung 3303.

Namun kapal milik Cina itu tak berani terlalu dekat. Sebab KRI Imam Bonjol langsung dibantu KRI Todak.

Meski begitu, kapal penjaga pantai Cina itu terus membayang-bayangi aksi pengejaran kapal ikan Cina tersebut. Bahkan saat kapal sudah ditangkap, mereka tetap berupaya melepaskannya dari KRI, baik melalui percakapan radio maupun melalui pesan ke KRI.

“Saat kapal ikan Cina ditarik, Coast Guard Cina ada upaya melepaskan tangkapan KRI, tapi lewat percakapan radio,” katanya.

Tak sampai di situ, saat kapal ikan Cina hendak ditarik ke pesisir Natuna, muncul kapal penjaga pantai Cina yang lainnya, yakni Coast Guard 2501. Namun KRI tak gentar dan tetap mempertahankan tangkapannya.

Melihat ada dua kapal Cina yang membayangi, KRI kemudian merapatkan hasil tangkapannya ke bodi KRI Imam Bonjol. Hal ini dilakukan untuk menghindari terulangnya persitiwa pelepasan paksa hasil tangkapan KP Hiu milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Coast Guard Cina, beberapa waktu lalu. Di mana kapal ikan Cina yang ditangkap KP Hiu ditabrak oleh Coast Guard Cina sehingga lepas kembali.

Menurut Friche, upaya Coast Guard Cina melepaskan kapal ikan mereka adalah hal wajar. Selama posisinya masih dalam zona bebas, bukan di kawasan teritorial.

Dikatakan Friche, penangkapan kapal ikan Cina berbeda dengan penangkapan kapal nelayan Vietnam atau Thailand. Nelayan Cina sudah terlatih. Mereka bisa melakukan penguncian sistem pengaman kapal, mulai kemudi hingga mesin. Selain itu, kapal-kapal ikan Cina juga dikawan kapal penjaga pantai atau coast guard milik Negeri Panda itu.

“Kemudi kapalnya dikunci, kapalnya hanya mutar, semua ABK sembunyi ketika sudah tidak bisa kabur. Jadi untuk menarik ke pangkalan sulit,” ujarnya.

Saat ini kapal ikan Cina tersebut sudah diamankan di pos TNI AL Sabang Mawang, Natuna. Sementara tujuh ABK termasuk nakhoda kapal diproses di Lanal Ranai.

Friche menambahkan, nelayan Cina nekat mengambil ikan di kawasan Laut Natuna karena menganggap wilayah tersebut merupakan zona tangkapan tradisional (traditional fsihing zone) milik mereka. Mereka menganggap, kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna merupakan tempat nenek moyang mereka mencari ikan sejak ribuan tahun silam.

“Memang pengakuan nelayan Cina ini begitu, menganggap wilayah peraian ZEE Natuna wilayah tangkap tradisional turun temurun,” ujar Friche.

Itulah sebabnya, kapal-kapal ikan Cina tersebut juga dikawal oleh kapal penjaga pantai milik pemerintah Cina. Selain alasan itu, wilayah ZEE laut Natuna memang menyimpan kekayaan hasil laut yang melimpah, khususnya ikan.

Namun karena wilayah laut yang begitu luas, TNI dan pemerintah RI kesulitan melakukan pengawasan. Untuk itu, dia berharap pemerintah memperbanyak kapal tangkap milik nelayan dalam negeri di kawasan itu.

“Semestinya, yang lebih efektif menjaga laut dari pencurian ikan adalah nelayan sendiri. Mereka bisa mengusir kapal kapal ikan asing yang masuk,” sebut Friche. (arn)

June 20, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: