Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Soal Jabatan, Muslim Serahkan ke Wali Kota Batam

BATAM (BP) – Rencana pergantian pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dihembuskan Wali Kota Batam Rudi, Kadisdik Batam, Muslim Bidin tak ingin banyak berkomentar dan menyerahkan sepenuhnya pada pimpinan lantaran kewenangan ada di walikota Batam.

“Tak usah tanya itu, bukan dinas yang menjawab. Kita kembalikan ke pak wali (Wali Kota Rudi), itu kewenangannya,” kata Muslim Bidin kepada Batam Pos, kemarin.

Dia mengaku jika kendala yang kerap dihadapi oleh Disdik yakni proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Walau demikian, Muslim bersikeras jika masalah itu bukan bersumber dari Disdik, namun karena tak patuhnya masyarakat pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Anaknya nilai tak cukup, malah paksakan kehendak masuk ke sekolah yang bagus. Masalah umur juga sama, umur sudah jelas harus tujuh tahun. Kalau patuh tak ada masalah sebenarnya, pasti berjalan dengan baik dan lancar” katanya lagi.

Kabar yang beredar ada delapan pimpinan SKPD yang bakal diganti. Ada satu nama yang sudah jelas yakni Kepala DKP Kota Batam, Suleman Nababan, namun tak menutup kemungkinan salah satu diantaranya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) bakal bernasib sama.

Anggota Komisi IV DPRD Batam Safari Ramadan mengungkapkan sejatinya DPRD Batam dalam paripurna akhir jabatan Walikota sebelumnya mengajukan delapan nama pimpinan SKPD yang akan dievaluasi dan disetujui seluruh fraksi .

“Disdik juga Dishub masuk juga, ada catatannya di DPRD. Tapi ini (pergantian) tergantung walikota,” ungkap Safari, Jumat (22/7/2016).

Terkait pernyataan Muslim Bidin yang mempersoalkan ketidakpatuhan masyarakat menjadi akar masalah kisruh PPDB, Safari menilai tak sepenuhnya benar, menurutnya Disdik harusnya punya perencanaan yang matang menepis kisruh PPDB.

“Kalau matang rencananya baik berapa siswa yang ditampung, bangku dan lainnya, tak ada masalah,” ujar politisi Partai Amanat Nasional ini.

Tak hanya itu, masih banyak persoaalan di Disdik Batam maupun satuan pendidikan di bawah Disdik Batam, seperti seragam hingga praktik jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS). Hal lainnya yakni tak harmonisnya Pemko Batam dan BP Batam terkait lahan berimbas pada pendidikan Batam.

“Rumitlah di dinas ini. Sama masalah dengan BP Batam soal lahan, mau bangun ruang kelas baru atau sekolah baru terkendala tanah,” tambahnya.

Ke depan, Safari percaya jika Walikota Batam Rudi fokus membenahi Kota Batam tak terkecuali bidang pendidikan. “Siapapun kepala dinasnya nanti, semoga lebih baik,” pungkas Safari. (cr13)

July 22, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: