Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Tax Amnesty Dorong Investasi

Bisa untuk Bangun Batam

RIFKI SETIAWAN, Batam

Dana repatriasi dari program pengampunan pajak (tax amnesty) diyakini bakal menjadi angin segar bagi pertumbuhan investasi dan pembangunan di Batam. Badan Pengusahaan (BP) Batam memandang kebijakan ini dapat menjadi pendamping strategis untuk kebijakan-kebijakan yang telah dirilis oleh institusi pengelola investasi

ini.
“Tax Amnesty sangat menarik. Apalagi dalam kaitannya dalam pengembangan kawasan industri berdaya saing di Batam,” jelas Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, Jumat (29/7/2016).

Menurut dia, Batam sangat potensial. Berbagai macam jenis industri bisa dikembangkan. Dana segar yang banyak menganggur di perbankan akibat pemasukan dari dana pengembalian modal (repatriasi) bisa mendorong industri tumbuh layaknya jamur di musim hujan.

Ada efek berantai yang mendorong keuntungan berlipat di berbagai sektor. Bank persepsi yang merupakan gerbang masuknya dana amnesti pajak akan kelimpahan banyak dana menganggur dan tentu saja akan mendorong tumbuhnya permintaan kredit bank.

BP Batam, masih kata Gusmardi, bahkan bisa mendorong pengembangan atau perbaikan bandara menuju kelas yang lebih tinggi lagi.

“Batam bisa jadi kota aerotropolis,” katanya.

Dengan memanfaatkan momen ini, Batam bisa tumbuh menjadi pusat dari kota berbasis Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE).

“Studinya tengah dibikin, tapi Batam pasti mengarah ke sana,” ungkapnya.

Gusmardi optimistis, ma­suknya dana amnesti pajak akan banyak berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Batam, terutama di sektor industri.

Dia menyebutkan, berdasarkan data izin prinsip yang dikeluarkan BP Batam, perkembangan rencana investasi sampai dengan Juni 2016 terdapat 97 proyek dengan nilai investasi mencapai 361 juta dolar AS. Angkta tersebut jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebab sepanjang 2016 lalu hanya ada 98 proyek dengan nilai investasi 225 juta dolar AS. Peningkatan rencana investasi ini merupakan kabar gembira bagi dunia investasi dan ketenagakerjaan di Batam.

Dan dari jumlah tersebut, 25 persen didominasi oleh sektor industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik.

“Berikutnya 33 persen didominasi perdagangan dan reparasi, properti 10 persen, industri transportasi 13 persen, dan jasa lainnya 19 persen,” ungkapnya lagi.

Sedangkan jika dilihat dari negara asal yang menyumbangkan investasi di Batam, 42 persen dari 97 proyek tersebut dipegang oleh Singapura, kemudian Cina sebesar 9 persen, disusul Korea Selatan 8 persen, India 7 persen, dan sisanya dari sejumlah negara di Asia dan Eropa..

Namun Gusmardi menyadari, banyak persoalan yang mesti dibenahi BP Batam dalam menyambut potensi limpahan modal dari amnesti pajak ini. Salah satunya masalah lahan yang selama ini dinilai kacau. Selain masalah tumpang tindih, sebagian lahan di Batam statusnya masih belum jelas.

“Kalau status lahan menjadi jelas, maka semuanya bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Dukungan Polisi

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian menekankan kepada seluruh kepala kepolisian daerah untuk melindungi petugas dan wajib pajak yang mengajukan pengampunan pajak (tax amnesty). Perlindungan ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait dan kantor wilayah pajak.

Tito menyebutkan ia sudah menyampaikan penekanan tersebut kepada jajaran kepolisian.

“Pertama, untuk mempelajari undang-undang. Kedua, bekerja sama dengan seluruh jajaran kanwil pajak dan otoritas pajak melindungi petugas pajak,” katanya di Mabes Polri, Jumat (29/7).

Dalam kesempatan itu, Tito menggelar konferensi video, yang juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh kepala polda, kepala kantor wilayah pajak, dan perwakilan Bank Indonesia di wilayah. Tito memerintahkan polisi tidak mempersulit serta dapat membantu petugas pajak membuat pelaporan yang tepat.

Selain itu, jenderal bintang empat itu mengimbau polisi mampu memberi iklim positif bagi wajib pajak agar melaporkan atau mendeklarasikan harta yang dimilikinya. Tito bersama Menteri Keuangan mengatakan telah menjelaskan instrumen investasi untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan pengampunan pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016.

Lebih lanjut, mantan Kepala Polda Metro Jaya itu menginstruksikan jajaran Polri tidak mengubah skema pengampunan yang diajukan wajib pajak. “Tiga pengecualian, (untuk) kasus teroris, perdagangan manusia, dan narkotik,” tuturnya.

Polisi juga dilarang membocorkan informasi wajib pajak yang mengajukan pengampunan pajak karena ada ancaman hukuman 5 tahun penjara. (leo/jpgrup)

July 31, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

2 Comments »

  1. mudah-mudahan semakin meningkatkan ertumbuhan ekonomi negeri ini.
    Adakah datanya Pak, dampak dari tax amnesty?
    trims

    Comment by Wadiyo Wahyu | August 1, 2016 | Reply

  2. Kita harap itu semua bisa terealisasi. Untuk data lebih tepat langsung tanya/ konfirmasi kepada pihak terkait. Terima kasih.

    Comment by Suprizal Tanjung SS | August 2, 2016 | Reply


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: