Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Asman Abnur: Buat Perpanjangan STNK Seperti Mengoperasikan ATM

BATAM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), H Asman Abnur SE MSi meninjau sejumlah pelayanan publik di Kota Batam, Sabtu (13/08/2016). Polresta Barelang menjadi sasaran pertama dalam peninjauan kali ini.

Pada kesempatan itu Asman mendorong Samsat Polda Kepri untuk mereplikasi apa yang sudah dilakukan oleh Samsat Jatim. Samsat Jatim memiliki inovasi ATM Samsat yang mempermudah masyarakat dalam memperpanjang STNK. Selain itu, waktu yang diperlukan sangat singkat seperti orang mengambil uang di ATM.

“Coba contoh Samsat Jatim. Seperti mengoperasikan ATM. Sangat mudah. Langsung dapat STNK-nya,” ujar Asman ketika itu.

Kedatangan Asman didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa dan Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Rini Widyantini, pria yang pernah menjadi Wakil Wali Kota Batam ini langsung menuju pelayanan SIM yang ada di Polresta tersebut.

Dalam inspeksi ini, Asman langsung disambut oleh Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian, Kapolresta Barelang Kombespol, Helmy Santika, serta para pejabat tinggi di lingkungan Polda Kepri dan Polresta Barelang. Asman langsung mencoba pelayanan dalam perpanjangan SIM. Usai registrasi, menuju ruang ujian teori.

Seperti warga masyarakat pada umumnya, Asman mengerjakan 7 soal pertama terkait survei pelayanan kemudian dilanjutkan menjawab 30 soal terkait lalu lintas dalam waktu 15 menit. Setelah lulus ujian teori, Asman langsung diverifikasi dan menuju ruang foto.

Tidak sampai 30 menit, Asman berhasil mendapatkan SIM.

“Menurut standar pelayanan yang ada di sini, pelayanan SIM membutuhkan waktu 45 menit. Sudah dihitung dengan waktu antri,” ujar Asman.

Asman menegaskan bahwa pelayanan publik harus mengutamakan kepuasan masyarakat. Untuk itu, pelayanan publik harus punya standar nasional yang baik. Kehadiran negara harus dirasakan masyarakat.

“Pelayanan publik adalah hak rakyat,” kata Asman.

Asman mendorong pelayanan publik pemerintah mencontoh pada sektor swasta.

“Seperti kalau masuk ke bank, ada kepastian dan kenyamanan yang dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Unit pelayanan publik selanjutnya adalah Samsat Polda Kepri. Setelah melewati pintu masuk, disediakan layar monitor interaktif yang dapat mengecek identitas kendaraan.

“Kita bisa megecek mulai dari nomor BPKP, kepemilikan, kapan habisnya STNK dan informasi mengenai kendaraan bermotor yang terdaftar di wilayah Kepri,” ujar Kapolda Kepri Sam Budigusdian.

Kemudian Menteri Asman bergeser ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Rumah sakit yang baru saja mulai beroperasi ini melayani anggota Polri dan juga masyarakat umum. Selain itu, terdapat fasilitas kesehatan yang baru dengan teknologi tinggi. Salah satunya adalah unit instalasi forensik atau disebut DVI (Disaster Victim Identification) dimana tidak semua RS Bhayangkara memilikinya. Ini merupakan sebuah terobosan baru di RS milik Polri di wilayah Sumatera. Selanjutnya Menteri Asman menuju PSDKP Batam.(rr/ajg/HUMAS MENPANRB)

Advertisements

August 15, 2016 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: