Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Pesta Gay Digerebek, 141 Pria Diamankan

Polisi Harus Berani Tegas

Jakarta (BP) – Berdiri di atas tanah milik TNI Angkatan Laut. Dikenal Sebagai pusat kebugaran. Ternyata, Atlantis Jaya Gym menjadi lokasi bisnis prostitusi. Dini hari kemarin (22/5), Polres Metro Jakarta Utara menggerebek bangunan ruko di Kelapa Gading itu. Polisi mengamankan 141 pria yang ikut pesta seks gay di sana.

Keteguhan polisi diuji dalam pengungkapan itu. Banyak pihak termasuk media asing menyebut otoritas Indonesia menindas kalangan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT). Padahal, penindakan itu jelas dilakukan karena pesta seks tersebut melanggar UU No 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Pengungkapan yang dilakukan Polres Metro Jakarta Utara itu terbilang sangat besar. Jumlah peserta pesta seks gay yang mencapai 141 orang adalah tangkapan terbesar yang dari satu pesta seks yang pernah Malaysia.

”Kami menangkap 10 orang pekerja dan 131 pengunjung,” kata Kapolres Metro Jakarta Utata Kombes Pol Dwiyono. ”Sepuluh pekerja itu adalah seorang sekuriti, enam penari striptis, seorang pengelola, dan dua kasir yang merangkap resepsionis. Mereka menjadi tersangka,” lanjutnya.

Semua pria yang diamankan diinapkan di Mapolres Jakarta Utara selama 17 jam. Polisi melakukan pemeriksaan urine untuk mengetahui apakah mereka melakukan penyalahgunaan narkoba.

”Lima pengunjung positif narkoba dan kami masih tahan. Lalu, ada dua orang dari pekerja yang positif narkoba,” papar Dwi.

Bahwa di Atlantis Jaya Gym ada pesta seks, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. Laporan itu masuk sejak Februari lalu. Namun, penindakan baru dilakukan kemarin karena Polisi memastikan dulu kebenaran informasi itu.

”Kami memantau dan menyelidiki selama sekitar tiga bulanan,” tutur Dwi.

Sesuai namanya sebagai pusat kebugaran, Atlantis Jaya Gym menyediakan peralatan fitness. Namun, dari lantai dua sampai empat bagunan ruko itu dipergunakan sebagai tempat bisnis prostutusi sesama jenis.

Saat digerebek, Atlantis Jaya Gym sedang menyelenggarakan pesta seks berjudul The Wild One. Pengunjung dikenai biaya Rp 185 ribu untuk masuk.
Dwi menegaskan, para pelaku akan dijerat pasal UU No 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Mereka akan dibagi dalam dua kelompok, yaitu penyedia jasa pornografi. Masuk kelompok ini adalah CDK yang merupakan pengelola.

”Tersangka penyedia jasa pornografi dikenakan pasal Pasal 30 Jo Pasal 4 Ayat 2 UU Nomor 44 tahun 2008,” tutur Dwi. ”Tuntutan hukuman maksimalnya 10 tahun,” imbuhnya.

Lalu, lanjut Dwi, untuk kelompok tersangka kedua yakni yang berperan sebagai penari striptis dikenakan pasal 36 Jo Pasal 10 UU Nomor 44 tahun 2008.

Sementara itu, Induk Koperasi TNI AL (Inkopal) Kelapa Gading mengaku tidak tahu menahu kalau di salah satu ruko digunakan untuk lokasi bisnis prostitusi.

”Maaf sekali, kami tidak bisa memberikan datanya saat ini karena sedang ada rapat. Kasusnya ada di Polres Jakarta Utara,” ujar pejabat TNI AL yang tak mau menyebutkan namanya tersebut.

Guru besar sosiologi pendidikan dan Dekan FISIK UIN Sunan Ampel Surabaya Akh. Muzakki mengatakan fenomena pesta seks LGBT akibat arus informasi yang begitu cepat diserap. ”Apa yang dilakukan di negara lain dengan cepat di dapat informasinya dan ditiru,’’ tuturnya. (wan/jun/dod/ang/JPG)

Advertisements

May 23, 2017 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: