Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Jadi Langganan Pengusaha, Politikus, hingga Artis

Kisah Inspiratif Warga Batam: Yakop Sutjipto

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Pergaulan dan memiliki kemampuan beladiri, seseorang bisa membuka usaha dan besar. Betulkah? Yakop Sutjipto contohnya.

Kawasan Tanjungpriok, Jakarta utara , banyak dihuni orang-orang yang keras. Segala suku dan preman ada di sana. Kerap terjadi keributan antar pemuda . Di situlah Yakop Sutjipto muda (usia 7 tahun) mulai tinggal dengan keluarganya sejak tahun 1980-1990-an.

Yakop Sutjipto (kiri) dan Suprizal Tanjung di Camp BFC, Komplek Bumi Riau Makmur Blok B No. 07 Sei Panas, Batam, Minggu (29/1/2017). F Suprizal Tanjung 

‘’Lingkungan yang keras membuat saya juga keras, dan nakal. Ya ikut-ikutan nakalnya anak muda. Berkumpul, ribut, dan ribut. Tentu itu membutuhkan kemampuan dan mempelajari beladiri untuk jaga diri ,’’ sebut Yakop di Camp BFC, Komplek Bumi Riau Makmur Blok B No. 07 Seipanas, Batam, Jumat (8/9/2017).

Guntingan berita: Jadi Langganan Pengusaha, Politikus, Hingga Artis naik di Batam Pos, Rabu (20/9/2017). F Suprizal Tanjung

Saat menjalani pendidikan Sekolah Dasar (SD) , Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Yakop bergaul seperti layaknya remaja lainnya. Tentu saja dengan nakalnya. Agar tidak kalah dalam kenakalan remaja, Yakop muda mengkhususkan diri mempelajari berbagai cabang ilmu beladiri.

Bosan dengan kerasnya kehidupan anak-anak muda, seiring dengan bertambahnya usia, Yakop ingin memanfaatkan waktu yang ada agar bermanfaat bagi anak muda. Dia mulai berbagi pengalaman dan mengajak generasi muda jangan menyia-nyiakan masa mudanya. Tahun 2013 Yakop mendirikan usaha dengan nama PT Mitra Jalin Usaha (MJU) yang bergerak di bidang ekspor impor di Jakarta. Lalu, tahun 2014 Yakop memindahkan usaha PT.MJU ke Batam, sekaligus membuka club pelatihan beladiri Mixed Martial Art (MMA, olahraga beladiri campuran, red) dengan nama Batam Fighter Club (BFC) yang beralamat di Kepri Mall.

Tak lama buka pelatihan Beladiri di Batam, dia mendapat informasi dari kawan-kawannya, ada satu perusahaan di Lagoi, Kabupaten Bintan, membutuhkan satuan pengaman (satpam) relatif banyak yaitu 44 orang. Bagaimana caranya?

Untunglah, Yakop mempunyai banyak anggota yang dalam binaan BFC yang memiliki bekal ilmu beladiri. Kebetulan kawan-kawan tadi belum mendapatkan pekerjaan.

‘’44 kawan dari berbagai daerah itulah yang menjadi cikal bakal peralihan orientasi PT MJU, dari ekspor impor menjadi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP),’’ sebut Komisaris PT MJU ini sambil tersenyum.

Selesai? Belum. Keinginan Yakop membesarkan PT MJU terus berlanjut. Terlebih, perusaaan di Batam membutuhkan pengamanan satpam yang berbekal beladiri lebih. Naluri bisnis Yakop semakin tertantang dan terasah. Bertempat di Kepri Mall, Batam, Kamis (6/3/2014), Yakop serius mengembangkan usaha BUJP ini dengan membekali satpam yang memiliki bekal bela diri dan dilatih di BFC. BFC atau klub petarung Batam merupakan klub MMA. Jenis olahraga bela diri ini identik dengan keberanian, kecepatan, dan mudah diikuti. Bisa dikatakan PT MJU dan BFC ini satu kesatuan yang saling mendukung.

PT MJU menampung dan menyalurkan para satpam ke berbagai perusahaan. Sedangkan BFC adalah tempat bagi satpam agar mempunyai skil beladiri dan professional. Sekaligus menjadi tempat bagi para atlet, pemuda, serta petarung untuk berlatih menjadi seorang atlet profesional.

Guna menjadikan satpam andal dan profesional, Direktur PT MJU ini tidak bermain sendiri. Dia bekerja sama dengan Marinir, dan Bimas Polda Kepri. Hasil didikan ini, membuat para satpam mempunyai kemampuan lebih, di atas rata-rata. Alhasil, para pengusaha (user, red) semakin tertarik dan mempercayakan pengamanan usaha mereka kepada satpam PT MJU.

Kini, satpam PT MJU sudah mengamankan berbagai lokasi seperti shipyard, mal, hotel, perumahan, kawasan perusahaan dekat ruli, ruko, lahan kosong, dan lainnya. Tujuannya, agar lokasi tadi tidak diusik para preman, orang-orang tidak bertanggungjawab, sehingga iklim investasi tidak terganggu.

Lima tahun berlalu (sejak tahun 2012, red), kini PT MJU tidak tidak lagi dipandang sebelah mata. Banyak user puas dengan jasa satpam PT MJU. Permintaan jasa pengamanan pun berdatangan, baik itu dari pengusaha, artis, politisi, dan lainnya.

Tak lama lagi, Yakop akan mengembangkan usahanya dengan membentuk pengamaman di laut, dan bodyguard (pengawal pribadi, red). Untuk merealisasikan rencana ini, dia sudah melantik 25 Pasukan Pengawal Ketua (Paspangket) angkatan pertama tahun 2016 lalu. Angkatan kedua Paspangket kembali dilantik Desember 2017 ini.

Satpam yang memiliki beladiri adalah Paspangket yang memiliki kemampuan lebih dari para satpam, membuat PT MJU tidak ragu menerima berbagai tawaran jasa pengamanan. Semua berawal dari kecintaan terhadap bela diri, dan menjadikan bela diri untuk membela masyarakat terutama pengguna jasa keamanan. ***

Advertisements

September 27, 2017 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: