Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Tiadakan Kecelakaan, Utamakan Keselamatan Kerja

BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya dan Surveyor Gelar Pelatihan

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

DEPUTI Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) Riau Kepri, Budiono meminta seluruh perusahaan agar mengutamakan keselamatan dalam bekerja.

Kantor Jamsostek Batam Nagoya yang kini menjadi kantor BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam I Nagoya di Nagoya, Batam, Rabu (12/ 6/ 2013). F Suprizal Tanjung

‘’Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) para tenaga kerja adalah tanggung jawab kita semua, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan tempat tenaga kerja bekerja dan pihak terkait,’’ sebut Budiono di lantai 3, Harmoni One, Convention Hotel & Service Apartments, Batamkota, Selasa (28/11/2017).

Hal ini disampaikan Budiono usai pembukaan Pelatihan Kesehatan dan Kesehatan Kerja, Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam I Nagoya. Dalam pelatihan ini, BPJS Kantor Cabang Batam Nagoya bekerja sama dengan Surveyor Indonesia Cabang Batam. Kegiatan tahunan BPJS Ketenagakerjaan dan Surveyor Indonesia Cabang Batam ini diikuti 122 peserta dari 122 perusahaan yang ada di Cabang Batam I Nagoya.

Pelantikan ini sendiri dibuka Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti SH MH. Dalam sambutannya, Rudi menyebutkan, di perusahaan tetap menggunakan alat pelindung diri (APD). Antar karyawan, pimpinan, dan siapapun yang ada di perusahaan tetap saling mengingatkan tentang K3. Mengurangi kecelakaan kerja paling utama.

Hadir saat itu, Kepala Cabang (Kacab) Batam PT Surveyor Indonesia (SI), Dra Igit Patnowati MSi, dan para staf lainnya.

Rudi juga mengingatkan tentang kesehatan saat bekerja. Tidak sehat kiranya, bila ventilasi udara di satu perusahaan tidak berfungsi dengan baik. Lebih tidak baik lagi bila tidak ada ventilasinya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam I Nagoya, Surya Rizal SH MH menambahkan, tahun 2016, jumlah tenaga kerja aktif yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya berjumlah berjumlah 185.000-an. Sampai Oktober 2017, jumlah ternaga kerja aktif terdaftar berjumlah 176.587 orang. Ini mengalami penurunan sekitar 8.413 tenaga kerja. Salah satu penyebab penurunan ini adalah kelesuan ekonomi.

Menjawab pertanyaan tentang kegiatan ini, Surya mengatakan, mereka berupaya agar peserta yang mewakili perusahaan bisa memahami tentang kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Secara umum, peserta disiapkan untuk bisa membedakan istilah bahaya, insiden/ kecelakaan dan near miss. Bisa menjelaskan penyebab kecelakaan. Mampu menjelaskan langkah-langkah penanggulangan kecelakaan. Mengetahui tentang penyakit akibat kerja. Mengetahui cara-cara pelaporan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Memberikan kontribusi dalam penerapan program dan Sistem Manajemen K3 terkait pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Dra Igit Patnowati MSi melanjutkan, tenaga kerja yang ikut pelatihan ini adalah karyawan nyata, karyawan tetap dari satu perusahaan. Kemudian, yang bisa ikut pelatihan ini adalah perusahaan yang tertib administrasi, tertib dalam membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Surveyor Indonesia yang bertidak sebagai pelaksana dalam pelatihan ini kata Igit, menargetkan semua peserta bisa memahami, dan melakukan apa-apa saja yang mereka dalam pendidikan sehari ini. Tenaga kerja kiranya bisa menjadi sosok utama yang bisa menciptakan kesehatan, keselamatan bagi diri sendiri, dan kalua bisa juga untuk orang banyak di perusahaan. K3 mempunyai banyak manfaat. Salah satunya akan meningkatkan produktivitas kerja di perusahaan.
K3 ujar Igit, adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.
Keberadaan K3 kata Igit, sangat penting untuk diterapkan dalam suatu perusahaan. Dengan adanya kondisi kesehatan dan keselamatan kerja yang diuntungkan bukan hanya karyawan, namun perusahaan juga akan merasakan manfaatnya.
Manfaat kesehatan keselamatan kerja bagi karyawan adalah karyawan merasa kesehatan dan keselamatan kerja mereka terkamin, terhindar dari ancaman kesedatan keselamatan yang berasal dari pekrjaan serta lingkungan kerja dan karyawan merasa aman selama bekerja.
Kemudian dari sisi perusahaan juga mendapat keuntungan dari adanya kesehatan keselamatan kerja. Keuntungan yang didapat oleh perusahaan adalah proses pekerjaan berjalan seefektif mungkin, fasilitas produksi perlatan kantor terpelihara, meningkatkan motivasi kerja karyawan, dan meningkatkan efektifas karyawan dalam bekerja. ***

Advertisements

November 28, 2017 - Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: