Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Kenapa Orang Minang Tidak Membakar Lilin?

Oleh: Indrawan

Di Kota Padang apa tidak ada pendukung Ahok? Jawabannya pasti ada. Tapi dukungan mereka tidak berlebihan. Apalagi sambil teriak-teriak, guling-guling seperti sedang mengalami penderitaan bak etnis Rohingya di Myanmar.

Di Sumatera Barat, nyaris tidak ada orang etnis Tionghoa memakai bahasa leluhur mereka di kehidupan sehari-hari. Mereka lebih fasih berbahasa Minang dari orang Minang sendiri. Tidak sedikit yang memakai nama Ali, Usman, atau Harun meski beragama Khong Hu Cu, Hindu atau Kristen.

Saya pernah kenal seorang wanita etnis Tionghoa di Bukittinggi. Ia punya toko elektronik dan VCD. Pernah saat datang ke tokonya, ia sedang asyik menyanyikan lagu “Kasiak Tujuh Muaro” dari Zalmon. Fasih dan penuh perasaan.

Saat memujinya, ia menyela. “Jangan panggil cece, panggil uni Eni.”

Uni Eni tidak lahir di Bukittinggi. Tapi ia sudah merasa itulah Tanah Air-nya. Mereka serentak tutup toko makanan saat Ramadhan dan saat Jumatan. Mereka menghormati adat setempat. Tidak ada anak-anak yang mengejek suara adzan. Rumah mereka tidak dikelilingi teralis besi.

Apakah tidak ada orang Kristen di Sumbar? Banyak. Belasan ribu, mungkin puluhan ribu. Mayoritas adalah pendatang. Continue reading

Advertisements

June 13, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Bisnis Pendidikan Rusli Bintang Semakin Menyala

Dr (Hc) H Rusli Bintang adalah lelaki biasa yang tidak tamat SMA. Namun, ia telah melahirkan banyak mahakarya yang menakjubkan banyak orang.

Suprizal Tanjung (penulis) dan Rusli Bintang (kanan, baju batik) di Kampus Uniba, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Senin (10/10/2011). F Suprizal Tanjung

Akhir Ferbruari 2015 lalu, misalnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir terperangah ketika meresmikan gedung Pustaka Universitas Malahayati (Unimal), Bandar Lampung. Betapa tidak, gedung perpustakaan yang mewah, sejuk, dan lengkap itu berluas hampir satu hektare. Dan, Universitas Malahayati pun kini menjadi perguruan tinggi paling besar, mewah, dan lengkap di Lampung.

Rusli Bintang, putra sulung pasangan Bintang Amin dan Halimah lahir hari Jumat 28 April 1950. Ia berasal dari keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang mantri kampung. Sedangkan ibunya, ya ibu rumah tangga biasa. Tapi semangat Rusli untuk maju dan dedikasinya menolong para yatim patut diacungi jempol.

Seiring waktu berjalan, komitmen Rusli membantu anak-anak yatim untuk mendapatkan pendidikan formal dan informal yang layak secara gratis, terus ia upayakan. Berawal sebagai kontraktor ‘modal dengkul’, Rusli sukses dan beralih menjadi pengusaha bidang pendidikan. Ia mendirikan Universitas Abulyatama (Unaya) dengan kampus yang luas dan lengkap di Aceh Besar. Tak butuh waktu lama, Unaya langsung menjadi PTS terkenal di Aceh. Bersama Unaya, nama Rusli Bintang kian berkibar. Dan, tahun 1998, Rusli menerima gelar Doktor Honoris Causa (Hc) dari Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat. Continue reading

June 12, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Uniba Santuni 1.000 Yatim Piatu

Bantuan sampai Juga ke Sumatera Jawa dan Sulawesi

KURANG lebih seribu anak yatim piatu dan duafa berkumpul di Guest House Universita Batam (Uniba), di Jalan Abul Yatama Batam Kota, Kamis (7/6/2018). Dengan wajah ceria dan gembira, mereka membaur dengan civitas akademika Uniba menikmati berbuka puasa Ramadan 1439 H.

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Berbuka puasa bersama, memberikan bantuan dana dan sembako tersebut adalah momen ke-12. Momen berbuka puasa bersama ini telah dan terus dilakukan sejak tahun 2006 lalu. Makan untuk membuka puasa tersebut juga diiringi dengan menyerahkan santunan.

Berita: Uniba Santuni 1.000 Yatim Piatu naik di Batam Pos, Minggu (10/6/2018). F Suprizal Tanjung

‘’Insya Allah, Uniba akan terus melanjutkan program berbuka puasa bersama ini bersama masyarakat Batam, kaum duafa, dan anak yatim piatu,’’ sebut Jemmy dalam sambutannya.

Acara tersebut didukung, Pembina Yayasan Griya Husada Batam, H Rusli Bintang. Hadir di acara itu, Ketua Yayasan Griya Husada Batam, Dr. Angelina Rumengan, S.Kom. M.MSi. Ketua Pengawas dan Penasehat Uniba, Prof. DR. Ir. M. Jemmy Rumengan SE. MM., Plt. Rektor Uniba, DR. Chablullah Wibisono, Wakil Rektor 2 Uniba Bidang Keuangan, Wahyu Dani Purwanto S.Pd. M.Pd. Wakil Rektor 3 Uniba, DR. dr. Dahlan Gunawan S.Ked. MARS. M.Kes. dosen Uniba, Dedy Asep, S.Kep. M.Si. serta civitas akademika Uniba lainnya.

Juga hadir Pemilik Kedai Kita (Kekita), Tammy Arby Rumengan SE. Saat itu, Kekita berkontribusi menyediakan makanan kotak untuk para hadirin. Juga hadir, Pemilik TAR Photo Studio, Tommy Arby Rumengan SE, Amelia Clarissa MSc, dan lainnya.

Continue reading

June 10, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

ALLAH BAYAR SECARA TUNAI

Kisah Nyata : Anak Durhaka
Pengarang: Noname

Dikisahkan oleh seorang ustadz dinegeri Jiran (kisah nyata)

1 hari saya pergi ke satu Rumah Panti Jompo,
Seorang sahabat meminta bantuan,
Agar saya dapat menyalurkan bantuan kepada orang miskin,

Saya belikan kain sarung,
Beli roti,
Dll,
Saya pun pergi ke Panti Jompo yang saya kenal,
Tak usah saya sebut namanya,

Saat sampai kendaraan kami di perkarangan Panti Jompo tsb,
Tiba-tiba ada seorang ibu tua berlari dari asrama (panti) mendekati saya, Continue reading

June 9, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Susi Ferawati And The ‘Sudden’ Kerudung

(by : Iramawati Oemar)

KEMARIN pagi saya nonton berita di MNC TV, salah satu beritanya tentang Susi Ferawati, ibu yang bersama anaknya di area CFD hari Minggu 29 April 2018 kemarin mengaku dipersekusi, hari Senin esoknya melaporkan kasusnya ke kepolisian.

Tidak ada yang istimewa dari pelaporan ini, sebab itu hak dia untuk melaporkan.

Yang menggelitik adalah penampilan Bu Susi, yang mendadak memakai kerudung.
Awalnya saya hanya lihat capture fotonya di layar TV yang katanya mendadak berhijab saat diwawancarai live by phone di sebuah stasiun televisi, pada hari yang sama dengan kejadian itu.

Ternyata, kini saya lihat sendiri, dia didampingi beberapa orang, melapor ke kantor polisi juga lengkap dengan atribut kerudung menutup sebagian kepalanya. Saya sebut sebagian, sebab seperti halnya Tsamara Amany, kerudung Susi Ferawati masih menyisakan poni terburai keluar.

Saya jadi berpikir : apa sih maksud dia memakai kerudung ketika diwawancarai media tv dan ketika melaporkan ke kepolisian?!

Jika seandainya saya menjadi korban salah satu perbuatan tidak menyenangkan, maka saya akan berusaha tampil apa adanya, sesuai keadaan/kondisi saya pada saat kejadian tidak menyenangkan itu menimpa diri saya.

Continue reading

June 5, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Soeharto: Kamu Harus Kuat

(Oleh: Siti Hardijanti Rukmana)

Pagi itu saya berpakaian rapi dan resmi, karena pagi itu bapak akan menyampaikan pidato berhentinya dari Presiden di istana Merdeka. Di Cendana saya menemui bapak yang sudah duduk di ruang keluarga.

Bapak melihat saya berpakaian rapi bertanya pada saya: “arep nang endi kowe (mau kemana kamu).”

“Mau nderek (ikut) bapak ke istana,” saya menjawab lirih.

Bapak agak kaget, lalu beliau mengatakan: ”Kamu di rumah saja, ini acara resmi kenegaraan.”

“Tapi saya mau ikut bapak,” saya bersikeras memohon.

“Lihat di TV saja nanti, kan sama saja, lagi pula ini bukan acara keluarga,” bapak pun bersikeras.

Saya tetap pada pendirian saya: “Kali ini saya mau ikut bapak, saya mau menemani bapak.”

“Kamu nanti nggak kuat mendengarnya,” bapak menjelaskan.

“In sya Allah saya kuat pak, saya ikut ya pak,” saya memohon. Continue reading

June 1, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Hari Pancasila

Oleh : Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang

Sebagian orang menyebut tanggal 1 Juni adalah Hari Lahirnya Pancasila, yg sekarang sebagian orang menyebutnya dg istilah Hari Pancasila. Pancasila adalah landasan falsafah negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya alinea ke 4.

Saya lebih suka menyebut Pancasila sebagai “landasan falsafah negara” bukan dasar negara atau ideologi sebagaimana sering kita dengar. Istilah landasan falsafah negara itu bagi saya lebih sesuai dengan apa yg ditanyakan Ketua BPUPKI dr. Radjiman Wedyodiningrat.

Diawal sidang, Radjiman berkata, sebentar lagi kita akan merdeka. Apakah filosofische grondslag Indonesia merdeka nanti?. Radjiman tdk bertanya tentang ideologi negara atau dasar negara. Dia bertanya filosofische gronslag atau landasan falsafah negara.

Bagi saya ucapan Radjiman itu benar. Landasan falsafah adalah sesuatu rumusan yg mendasar, filosofis dan universal. Beda dgn ideologi yg bersifat eksplisit yg digunakan oleh suatu gerakan politik, yg berisi basis perjuangan, program dan cara mencapainya.

Landasan falsafah negara haruslah merupakan kesepakatan bersama dari semua aliran politik ketika mereka mendirikan sebuah negara. Karena itu landasan falsafah negara harus menjadi titik temu atau common platform dai semua aliran politik yg ada di dalam negara itu. Continue reading

June 1, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

APKLI Jual Beras Gula Minyak Murah

Sediakan Tempat Gratis

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kepri menggelar Bazar Ramadan 1439H/2018 Kota Batam di Pelataran Edukit, simpang Gelael Batamcentre Kota Batam sejak awal hingga akhir Ramadan, mulai pukul 14.00 sampai 20.00 WIB setiap hari

Peserta bazar terdiri dari 30 Pedagang Kali Lima (PKL) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Batam. PKL dan UKM disediakan tempat gratis dan bebas berdagang makanan minuman berbuka dan lainnya. Mereka hanya membayar sewa listrik, pengadaan instalasi jaringan dan kesekretariatan Rp 10 ribu per hari.

‘’Bazar kita lakukan atas kepercayaan Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam. Silakan datang ke bazar,’’ ajak Ketua DPW APKLI Kepri, Hipa Usrar atau Imam, Selasa (29/5/2018).

Bazar diperkuat Tim Pelaksana DPW APKLI Kepri, diketuai Bobi Candra, serta Ilham Katik, Ahmad Sosiawan, dan Zarmi sebagai tim pelaksana.

Bazar ini sesuai keinginan Ketua Umum APKLI, dr. Ali Mahsun, M. Biomed berdasarkan SK MENKUM HAM RI Nomor AHU-0000184.AH.01.08. TAHUN 2018 telah mencetuskan Kesatuan Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia, yang intinya membantu pedagang dan masyarakat mendapatkan sembako wajar dan terjangkau. Continue reading

May 31, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

17 Orang Inggris Masuk Islam karena Muhammad Salah

Muhammad Sholah (Mohamed Salah) pemain nasional Mesir dan Liverpool (saat ini juga merupakan pencetak gol terbanyak liga primer Inggris).

Dia dikenal sebagai pemain yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Melalui informasi dari yayasan kebajikan yang didirikannya ia telah:

Menyumbang sekitar Rp 9.3 miliar untuk penyediaan alat pengobatan kanker.

Menyumbang sekitar Rp 6.3 miliar untuk pembangungan madrasah al Azhar di kota kelahirannya, Negrīh.

Menyumbang Rp. 3.9 miliar untuk dana pengobatan liver.

Menyumbang Rp. 3.9 miliar untuk pengungsian dan rumah sakit Tanta, Mesir.

Menyumbang Rp.3.5 miliar untuk pembangunan infrastruktur provinsi Tanta, Mesir.

Menyumbang Rp. 3.5 miliar untuk kawin masal 70 pasangan suami istri dari kota Mohamed Salah.

Menyumbang sekitar Rp. 40 juta setiap bulan untuk santunan fakir miskin di tanah kelahirannya.

Memberikan 31 alat bantu pendengaran untuk 31 penderita tuli, yang harga satuannya Rp 40 juta.

Setiap ia mencetak gol ia mengungkapkan syukurnya dengan menyembelih seekor sapi untuk dibagikan kepada fakir miskin. Continue reading

May 30, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Menyuling Atsiri dari Daun dan Gagang Cengkeh

Oleh Ricky Elson

Satu tahun sudah berlalu sejak kami mulai mengembangkan sistem penyulingan Minyak Atsiri di Ciheras.

Bukan karna ikut ikutan Trend.
Tapi karna hati kami terpanggil,
Untuk menemukan Solusi yang terbaik.
Ketika kami menyaksikan Petani Jahe, Kapulaga, Cengkeh dan Hasil bumi lain harus bertaruh Nyawa, membawa hasil Bumi mereka dari Desa di pelosok bukit bukit itu ke Bandar bandar terdekat.

Itupun dihargai murah dan kadang harua membawa pulang lagi karna ditolak akibat pembatalan dari Buyer yang katanya karna barang mereka tidak memenuhi Spek.

Hanya dengan satu pesan SMS atau suara ditelfon, mereka yang berjuang menanam, merawat, memanen dan membawa turun dengan bersusah payah.
Dan sebaliknya begitu juga dengan satu Sms dan suara di telfon pun perjanjian mereka dengan mudah dibatalkan.

Tak ada cara lain. Selain menjual pada bandar dengan harga murah. Atau biarkan busuk dan kubur kembali ke tanah. Continue reading

May 30, 2018 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment