Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Tanjungpantun Akan Ditata Lebih Modern

Pengusaha Diminta Mempercantik Ruko-nya

ADIANSYAH, Batam

Kawasan bisnis sekitar Tanjungpantun akan dihidupkan kembali. Bahkan, diimpikan menjadi tempat belanja yang modern.

“Jadi pasar, ada unsur tradisionalnya, tapi bertaraf internasional,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat meninjau penataan PK5 di bekas Taman Jodoh Boulevard, Selasa (5/9/2017).

Menurutnya, penataan kawasan yang sempat ngehits tahun 80-an hingga 90-an ini, dimulai dari penataan PK5 yang berdiri di atas Taman Jodoh Boulevard. Senin (4/9/2017), tahapan penertiban tuntas dilakukan, PK5 membongkar sendiri lapak-lapaknya.

Lalu, Pemko Batam dalam waktu dekat akan memanggil pelaku usaha sekitar kawasan Tanjungpantun. Mereka diminta fokus memperbaiki serta mempercantik rukonya masing, sembari pemerintah menata lokasi Taman Jodoh Boulevard.

“Antara komplek ruko samping kiri kanan taman akan diberi atap. Tengah-tengah ini akan kami tata rapi, sehingga orang yang masuk ke area ini pun tak takut,” imbuh Rudi.

Ditanya detail konsep, Rudi belum bisa merinci. Namun ia menegaskan pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk penataan lokasi tersebut. Bahkan, ia menilai keberadaan Taman Jodoh Boulevard kini tak memiliki manfaat dan tak terurus.

“Semua ditata, taman inikan tak berguna. Ada yang lain yang akan kita sajikan disini, nantilah jawabannya. Tunggu DED-nya, yang pasti yang terbaik untuk kita,” ucap mantan anggota DPRD Batam ini. Continue reading

Advertisements

September 11, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Kekecewaan Melahirkan Motivasi

Kisah Inspiratif Warga Batam: Ely Kusuma Widiastuti

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

KECEWA tidak mendapatkan tempat massage (memijit, red) untuk bayinya tahun 2012 lalu, Ely Kusuma Widiastuti termotivasi untuk belajar dan menekuni usaha spa dan massage. Bukan cuma bayi, bahkan anak, remaja, dewasa, dan orang tua perempuan pun ditangani. Kini member-nya mencapai 1.987.

Ely Kusuma Widiastuti di Kepri Mall, Minggu (7/5/2017). F Suprizal Tanjung

Sekitar tahun 2012, Ely yang mempunyai bayi memerlukan perawatan massage. Dicari info kesana kemarin, ternyata tidak ada massage khusus untuk bayi? Bukan hanya bayi dia, puluhan dan mungkin ratusan bayi lain membutuhkan perawatan dan pelayanan massage. Sayang sekali, kota sebesar Batam, tidak ada tempat seperti itu. Bagaimana akal? Sementara sang bayi perlu di-massage agar lebih segar, sehat luar dan dalam badan. Kondisi ini membuat kecewa Ely. Terlintas ide membuka sendiri usaha itu?

Dua bulan setelah melahirkan, Ely meninggalkannya anak mengikuti training internasional di Singapura tahun 2013. Training tentang pentingnya massage bagi bayi, kejiwaan bayi, aromaterapi yang baik untuk bayi, dan lainnya. Pascatraining, Ely banyak bertanya, melihat, dan berkomunikasi dengan keluarga, kawan-kawan tentang bagaimana membuka usaha massage.

Nama usaha disiapkan, yaitu Labatu. Labatu berasal dari bahasa Sansakerta berarti kebahagiaan. Selasa (3/12/2013) adalah hari bersejarah bagi Ely. Ketika itu, Labatu diresmikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Dra Hj Rekaveny di Kepri Mall.

Labatu ditangani terapis (orang yang melakukan terapi, red) berpengalaman dan telah memiliki dua sertifikat internasional, yakni International Infant Massage dan International Massage in The School Program. Dengan kapasitas tersebut spa ini dapat menjadikan pilihan tepat untuk memanjakan bayi dan anak-anak. Continue reading

September 7, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Siswa Nurul Muhajirin Dibiasakan Berkurban Sejak Dini

Bagikan 100 Kantong Daging

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SEKOLAH Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu (IT) Nurul Muhajirin melaksanakan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1438 H di halaman SMP IT Nurul Muhajirin, Minggu (3/9/2017) mulai pukul 07.00 WIB.

Siswa-siswi SMP IT Nurul Muhajirin foto bersama sebelum memotong sapi dan kambing di halaman SMP IT NM, Kompleks Masjid Al Muhajirin Tiban, Sekupang, Sabtu (26/9/2015).

‘’Hewan kurban yang dipotong kali ini satu ekor sapi dan satu ekor kambing dan dikemas dalam 100 kupon (daging, red),’’ sebut Ketua Kurban, Jainuddin Oumo, S.Pd.I ketika itu.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bendahara Kurban, Iga Herdian, S.Pd dan Sekretaris Kurban, Lola Stephanie, S.Pd.

‘’Kegiatan ini juga diramaikan guru seperti Lalu Hajar Anwar, S.Pd.I, Amiludin,S.Pd, Andi Indra, S.E, Putra, Ari, dan ustaz Lalu Munawir, S.Pd.I, serta siswa-siswi kelas VII, VIII, dan kelas IX,’’ ungkap Koordinator Acara yang juga guru Biologi SMP IT Nurul Muhajirin, Silvi Indria, S.P.

Kepala SMP IT NM, Masykur Usman Piri SPd menambahkan, usai pemotongan, sebanyak 20 kg daging dan 20 kg tulang diambil untuk dimasak dan dimakan bersama di sekolah oleh seluruh keluarga besar SMP IT Nurul Muhajirin. Saat itu, para ibu guru, dibantu siswi memasak rendang daging, sup tulang. Disiapkan pula sayur lalapan. Aneka ragam gorengan, kue, puding (agar-agar), serta minuman segar dihidangkan lengkap dengan buahnya.

Kurban ini papar Masykur, berasal sumbangan siswa-siswa, para staf, dan guru. Semua dilibatkan, terutama siswa-siswi. Tujuannya, agar tertanam sifat rendah hati, mau berkurban harta benda, tidak takut kehilangan harta (sapi, kambing, red) untuk mematuhi perintah Allah. Continue reading

September 7, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Bunda Mandiri Group Kurban 15 Sapi

2.730 Kupon Dibagikan di Batam, Padang, Batusangkar, dan Jakarta

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

BUNDA Mandiri Group diwakili Pengurus Yayasan Harapan Bunda, Hj Gusnawati (Wati) AMd Keb membuka secara resmi penyembelihan hewan kurban di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Bunda Persada (MBP) Batam, Seraya, Batam, Sabtu (3/9/2017) mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Koran Bunda Mandiri Group Kurban 15 Sapi naik di Batam Pos, Selasa (5/9/2017). F Suprizal Tanjung

‘’Sekitar 15 ekor sapi dipotong Bunda Mandiri Group di Hari Raya Idul Adha 1438 H ini. Perinciannya, di STIKes MBP dipotong enam sapi, Masjid Al Amin Simpang Barelang Tembesi dua sapi, di Masjid Agung Manggarai Jakarta empat sapi, di Masjid Ar Rahman Tanjung Aua Padang Sumbar dua sapi, di Masjid Nurul Hidayah Kabupaten Batusangkar Sumatera Barat (Sumbar) satu sapi,’’ sebut Panitia Kurban, Hardizon.

Henry Minit dan Gusnawati, di lantai 1 STIKES Mitra Bunda Persada, Rabu 5 Juni 2013. F Suprizal Tanjung

Panitia Kurban lainnya, NS Didi Yunaspi MKep yang juga Pembantu Ketua (Puket) III, STIKes MBP Batam menambahkan, mereka juga menyembelih delapan kambing. Perinciannya, di Masjid Al Amin Simpang Barelang Tembesi Batam disembelih empat kambing, di Masjid Alfalah Pelita Batam empat kambing.

NS Didi Yunaspi MKep saat proses pemotongan hewan kurban di STIKes MBP Batam, Seraya, Senin (12/9/2016). F Suprizal Tanjung

Hadir dalam acara itu, Pengurus Yayasan Harapan Bunda, H Henry Minit, Ketua STIKes MBP dr. H. Mawardi Badar, MM, Direktur RSHB Dr Made Tantra Wirakesuma MARS, para dosen STIKes MBP, dokter RSHB, dan lainnya. Continue reading

September 5, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Sarjana Itu Akhirnya Memilih Jualan Tempe

Kisah Inspiratif Warga Batam:  S.Sos

AGNES DHAMAYANTI, Batam

BERBEKAL ijazah sarjana dari Universitas Muhammadiyah Madiun, Sutarno meninggalkan kampung halaman. Ia berharap mendapat sebuah pekerjaan yang selama ini diidamkan.

Sutarno

Setiap datangnya pagi, menjadi sebuah harapan. Berharap surat lamaran kerja diterima oleh salah satu perusahaan.  Tak terasa, seminggu berlalu. Satu bulan juga sudah lewat. Namun apa daya, tak satupun perusahaan memanggilnya. Kebutuhan hidup yang terus ada, membuat Sutarno tak bisa berdiam diri terlalu lama. Kerja apapun akhirnya dijalani Sutarno.

” Ternyata meski punya gelar. tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan,” kata pria kelahiran tahun 1974 ini.

Akhirnya, untuk bertahan hidup di perantauan. Sutarno menjadi tukang ojek juga bekerja sebagai kuli bangunan. Berawal dari pekerjaan  yang tidak tetap itulah,  akhirnya Sutarno mencoba membuka usaha sendiri. Pilihannya jatuh pada usaha pembuatan tempe.

”Usaha ini bukan pekerjaan yang asing karena ibu Isna, orang tua saya di kampung juga pembuat tempe,” kata Sutarno.

Bermodalkan uang Rp 20 ribu, Sutarno akhirnya membeli  1 kg kedelai.

” Produksi pertama kali sering rusak dan gak laku. Selain itu susah mencari tempat pemasaran dan pelanggan. Ditambah lagi modal pas-pasan dan peralatan yang kurang mendukung,” kata Sutarno lagi. Continue reading

September 5, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Uniba Lanjutkan Pengorbanan Nabi Ibrahim

Bagikan 2.500 Kupon Daging

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

KELUARGA besar Universita Batam (Uniba) melanjutkan kepatuhan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT. Dia disuruh menyembelih anaknya Ismail dan kemudian diganti Allah dengan hewan kurban.

Suprizal Tanjung dan Angelina Rumengan di Kampus Uniba, Batam Kota, Batam, Jumat (1/9/2017).

Kali ini, penyembelihan dilakukan dilakukan dipusatkan di Kampus Uniba, Jumat (1/9) pukul 09.00 WIB sampai selesai.

Suprizal Tanjung dan Jemmy Rumengan di Kampus Uniba, Batam Kota, Batam, Jumat (1/9/2017).

‘’Penyembelihan dilakukan setelah pelaksanaan salat Idul Adha 1438 Hijriah di masjid sekitar Uniba,’’ sebut Ketua Pengawas dan Penasehat Uniba, Prof DR Ir M Jemmy Rumengan SE MM di sela-sela penyembelihan, Jumat (1/9/2017).

Keluarga besar Uniba berfoto sebelum penyembelihan sapi di depan Fakultas Kedokteran Uniba, Batam Kota, Jumat (1/9/2017). F Suprizal Tanjung

Hadir dalam kesempatan itu, pengurus Yayasan Griya Husada Batam, Angelina Rumengan, Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Uniba yang juga Wakil Ketua JR Centre, DR Bambang Satriawan SE MSi, Panglima Muda Gagak Hitam, Muhammad Tommy Arbi Rumengan, mahasiswa, staf, dan para dosen Uniba lainya.

Jemmy yang juga Ketua Jemmy Centre (JC) Batam itu melanjutkan, kali ini mereka menyembelih empat ekor sapi dengan berat per ekornya 800 kg, satu ekor sapi dengan berat 500 kg, dan satu ekor sapi seberat 300 kg. Total enam ekor sapi, dan akan diperoleh total 4.000 kg (empat ton, red) daging.

‘’Daging tadi akan dimasukkan dalam 2.500 kantong plastik,’’ jelas Bambang. Continue reading

September 4, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Wati: Bidan Teruslah Kembangkan Ipktek

Rayakan HUT ke-66 Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

SUPRIZAL TANJUNG, Batam,

SEBANYAK 675 bidan yang tergabung dalam Pengurus Cabang (PC) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Batam mengikuti seminar sehari di lantai 6 Harmony One Hotel, Batam Kota, Rabu (30/8/2017).

Hj Gusnawati AMd Keb di lantai 1 STIKes Mitra Bunda Persada, Pelita, Batam, Rabu (5/6/2013). F Suprizal Tanjung

Seminar dilakukan dalam rangkaian HUT IBI ke-66 dengan tema, Bidan Mengawal Kesehatan Keluarga dengan Layanan Holistik dan Berkesinambungan. Adapun sub temanya, Bidan Memberikan Pelayanan Profesional dan Berkualitas demi Mewujudkan Kesehatan secara Menyeluruh.

Pada kesempatan itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Batam, Hj Gusnawati AMd Keb melantik pengurus Ranting IBI se Batam.

‘’Tujuan pelantikan ini agar para bidan lebih terdata, kompak, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak sesuai standar kesehatan IBI,’’ sebut Gusnawati saat itu.

Gusnawati menambahkan, usia IBI sudah relatif tua yaitu 66 tahun. Keberadaan bidan sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana ada ibu-ibu,di situ bidan diperlukan untuk menangani masalah kesehatan, penanganan sebelum melahirkan, dan setelah melahirkan. Bidan dituntut memiliki kepribadian yang baik, punya sopan santun, semangat kerja tinggi, memiliki dan mengikuti ilmu pengetahuan (Iptek) bidang kesehatan terbaru. Bidan jangan segan mengikuti seminar, pelatihan, dan pendidikan apapun, terutama tentang kesehatan. Continue reading

September 2, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Targetkan Dapat Satu Teman Per Hari, dan Harus Dijaga

Kisah Inspiratif Warga Batam: Ahadi Putra

Ahadi Putra memulai karir sebagai marketing. Kini ia menjabat kepala cabang salah satu bank terkemuka di Batam. Apa saja prinsip kerjanya sehingga dipercaya menjabat kepala cabang bank?

YAHYA BURLIAN, Batam

“Allahu akbar,” seru imam salat zuhur di Masjid Raya Batamcenter yang segera duduk di tahiyat awal diikuti makmumnya. Ahadi Putra dan wartawan koran ini yang baru datang langsung bergegas merapat di shaf belakang.

Ahadi Putra

Kami berniat dan angkat takbir sebentar, langsung ikut duduk tahiyat awal. Ya, kami masbuk salat zuhur di Masjid Raya Batamcenter, Kamis (24/8/2017).

Usai menunaikan kewajiban dan berdoa bersama jamaah lainnya serta bermunajat masing-masing, kami langsung beranjak, menuju salah satu sudut di antara luasnya Masjid Raya. Kami duduk bersila. Ahadi sesekali menyeka wajahnya yang masih sedikit basah karena air wudhu.

“Alhamdulillah kita diberikan kesehatan dan waktu oleh Allah SWT untuk salat zuhur di masjid ini,” kata Ahadi dengan nada bicara pelan mengawali obrolan kami.

Topik demi topik obrolan kian hangat kami bicarakan. Hingga pada cerita jalannya roda kehidupan.

Ia saat ini sedang diuji amanah sebagai Kepala Cabang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Banda Raya Batuaji.

Suatu jabatan yang cukup tinggi di dunia perbankan. Padahal dari usianya, ia terbilang cukup muda, yakni 45 tahun. Wajahnya pun terlihat masih segar, belum banyak guratan kerutan. Ditopang pula dengan tinggi badannya 185 meter yang masih tegap dan berisi.

Dengan tutur logat khas orang Kota Istana Pagaruyung, Sumatera Barat (Sumbar) dia mulai bercerita. Sedikit mengenang pertama hijrah dari kampungnya di Batu Sangkar, Padang ke Batam pada 1996 lalu. Continue reading

August 30, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Marlik: Ada 690.000 Penderita HIV AIDS di Indonesia

Kerja sama Forwaphi Batam dengan Lapas Kelas II A Batam

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

KETUA Forum Warga Peduli HIV AIDS (Forwaphi) Batam, Finny Angraini S. Ikom dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam, Marlik Subiyanto Bc Ip SPd SH MM menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Jalan Trans Barelang, Tembesi, Senin (14/8/2017).

Hadir ketika itu, pengurus Forwaphi Batam lainnya seperti Ir Kokok Heri Dwiprasetyo Adi, Monaliza Hamzah SH, Adi Muhlil, Riesa Helmawati, Lina Candra Dipakar, Tina Qurnain, dan Fiza. Juga hadir Ketua Ombusman Provinsi Kepri, Drs H Yusron Roni, Kepala Sekretariat KPA Kota Batam, Pieter P. Pureklolong serta Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Dr. drg Sri Rupiati, M.Si

Marlik Subiyanto menyebutkan, ada 690.000 penderita HIV AIDS di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya sebagian saja yang tertangani. HIV AIDS dan Narkoba adalah tiga hal yang saling berkaitan dan saling mendukung. Lewat kerja sama Forwaphi dengan Lapas Kelas II A Batam, Marlik berharap agar pencegahan dan antisipasi HIV AIDS bisa berjalan baik di Lapas.

‘’Di Lapas ada beberapa orang yang terkena HIV AIDS. Kita sangat bersyukur dengan kehadiran Forwaphi yang ingin menyehatkan masyarakat lewat informasi dan edukasi HIV AIDS,’’ ujar Marlik ketika itu.

Sementara itu, Finny Angraini menyebutkan, kerja sama tersebut berisi tentang penyelenggaraan penanggulangan HIV AIDS di Lapas Kelas II A Batam.

Finny menyebutkan, informasi, antisipasi, dan pengobatan terhadap penderita HIV AIDS sangat penting dan perlu dilakukan. Jangan sampai, masalah ini menimpa anak, istri, suami atau keluarga terdekat karena pola hubungan pribadi yang tidak sehat dan tidak setia.

Finny mengakui aktif melakukan edukasi masyarakat terhadap bahaya HIV AIDS sejak 2013 lalu.

Forwaphi sendiri di SK-kan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dengan Nomor: KPTS.77/HK/V/2017 pada Mei 2017 lalu. Usianya relatif sangat muda. Meski begitu, Finny dan pengurus Forwaphi telah mengedukasi lebih dari 1.500 warga Batam mulai dari masyarakat biasa, ojek, sopir, buruh, tukang becak, polisi, penambang boat pancung, bahkan karyawan dari instansi/perusahaan di Batam. Continue reading

August 16, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Garuda Angkat Kualitas Pendidikan Uniba

Tri Dharma Perguruan Tinggi Hingga Level Internasional

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

PRESTASI dan terobosan tiada henti. Ini adalah moto civitas akademika Universitas Batam (Uniba) pada Agustus 2017 ini. Terobosan kali ini adalah kerja sama dengan maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Halaman Fakultas Kedokteran Universitas Batam (Uniba), Senin (16/1/2017). Setiap tahun, peminat masuk ke fakultas ini terus meningkat.  F Suprizal Tanjung

Garuda mengangkat pendidikan Uniba dengan memberikan diskon kepada civitas akademika Uniba dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Seperti apa bentuknya?

Dari sekian banyak perguruan tinggi (PT) di Provinsi Kepri, Uniba satu-satunya dan pertama kali mendapat apresiasi tinggi dan kepercayaan dari Garuda.

Bertempat di kampus Uniba, Batam Kota, Jumat (11/8), General Manager (GM) Garuda Branch Office Batam, Setya Budhi dan Prof Dr Jemmy Rumengan menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Uniba dengan Garuda.

Pascapenandatanganan kerja sama tersebut kata tokoh pendidikan di Kepri tersebut, keluarga besar Uniba seperti mahasiswa, staf, dosen dan lainnya mendapat potongan dari harga normal sebenarnya dari Garuda. Dengan demikian, proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian berupa seminar, kuliah umum, dan lainnya akan semakin mudah dan murah (ada diskon). Diskon ini berlaku untuk penerbangan domestik (nasional) sampai internasional untuk semua kelas tiket. Kelas ekonomi maupun Very Importan Person (VIP). Continue reading

August 16, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment