Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

RSHB Gunakan Program Sistem Informasi Manajemen

Rayakan HUT ke-24

Ketua Yayasan Harapan Bunda Batam, Hj Gusnawati AMd Keb secara resmi melaunching penggunaan Sisten Informasi Manajemen Rumah Sakit di Rumah Sakit Harapan Bunda, Selasa (17/1) pukul 09.00 WIB.

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

‘’Alhamdulillah. Kita terus melakukan perubahan, inovasi, dan perbaikan dalam segala hal. Termasuk menggunakan sistem informasi manajemen,’’ sebut Gusnawati saat memberikan sambutan saat itu.

RSHB, Made, 25 Juli 2012 Rabu, F Suprizal Tanjung (1) image

Made Tantra Wirakesuma memperlihatkan sertifikat Akreditasi Penuh untuk Tingkat Dasar dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) RI yang diraih RSHB, di lantai 2 RSHB, Seraya, Batam, Rabu (25/ 7/ 2012). F Suprizal Tanjung

Launching program ini papar Gusnawati, seiring dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 RSHB. Di usia yang sudah cukup dewasa tersebut, manajemen berkeinginan menjadikan RSHB sebagai rumah sakit yang ramah, sopan, cepat, tepat, dan penuh kekeluargaan.

Direktur RSHB Batam, Dr Made Tantra Wirakesuma MARS menambahkan, Sisten Informasi Manajemen Rumah Sakit ini merupakan sistem pengumpulan, pengolahan data yang dikerjakan secara komputerisasi. Sistem ini memuat daftar pasien, segala data pasien, penyakit, dokter yang menangani pasien, ruanagan pasien, obat yang diberikan, berapa lama pasien berobat dan lainnya.

Lewat sistem ini sebut Made, manajemen RSHB akan semakin mudah dan cepat memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Sebab, segala hal yang berkaitan dengan penyakit, penanganan, obat, dan lainnya sudah terangkum dalam sistem komputerisasi.

Manfaat lain dari sistem ini adalah memudahkan manajemen untuk mengevaluasi kelebihan dokter, ruangan, obat, dan sistem pelayanan yang mereka berikan. Sebab, tanpa evaluasi, akan sulit bagi sebuah lembaga kesehatan seperti RSHB ini untuk bisa memposisikan diri sebagai rumah sakit terbaik, tercepat, dan kekeluargaan di Kepri.

‘’Target kita, ingin menjadikan RSHB sebagi rujukan bagi masyarakat Kepri untuk mendapatkan pelayanan lebih baik dari tempat lain,’’ tegas Made. Continue reading

January 19, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Konsisten Menjunjung Marwah Memikul Adat

Panglima Gagak Hitam Provinsi Kepri, Arba Udin (Udin Pelor)

Nama Udin Pelor sangat familiar di kalangan masyarakat Melayu Kepri, terutama di Batam. Namanya unik, aneh, terkesan bertindak cepat, seram, dan keras. Namun, saat bertemu dan berdialog dengan Udin, kesan tadi seketika lenyap ditelan bumi. Yang ada hanyalah sosok lelaki tegap, berkumis, dan berjenggot yang suka berbicara lembut, santun, terkadang sangat merendah. Jauh dari kasar. Tapi, bila bicara Islam, adat, budaya, dan Melayu, baru terlihat siapa panglima ini sebenarnya. Ketika itulah, Udin menjadi lelaki yang tegas, keras, namun benar. Bagaimana pandangan Udin terhadap Islam, adat, budaya, dan Melayu? Berikut wawancara Redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung dengan lelaki yang memiliki nama asli, Arba Udin itu di Radisson Hotel, Batam Kota, Batam, Senin (9/1/2017).

Assalamualaikum Panglima
Waalaikumusallam, Pak.

udin-pelor-suprizal-senin-9-januari-2016-f-suprizal-tanjung-2-image

Udin Pelor dan Suprizal Tanjung (penulis) di Radisson Hotel, Batam, Senin (9/1/2017). F Suprizal Tanjung

Jujur, saya agak aneh dengan nama Udin Pelor ini. Bagaimana kisahnya?
Saya masuk Batam tahun 1979. Kemudian bekerja sebagai Kepala Operasional Unit Armada Taksi Bima, Primkopad Kodim 0316 Batam tahu 2000-2012. Satu hari, sekitar tahun 2004, saya dipanggil Dandim 0316 Batam saat itu, Letkol Edy Rahmayadi. Beliau meminta saya membantu menguruskan surat menyurat mobil di Dinas Perhubungan (Dishub) Batam. Beliau bertanya bisa berapa hari? Saya  jawab tiga  hari. Itu lebih cepat dari orang-orang yang pernah beliau minta tolong sebelumnya. Ternyata betul tiga hari selesai. Pak Edy senang dan melengkapi panggilan saja menjadi Udin Pelor. Katanya, cuma ada dua Udin Pelor di dunia ini, satu di Aceh, dan satu lagi di Batam. Akhirnya, nama (saya) Udin Pelor lah yang terkenal sampai sekarang.

sosok-udin-pelor-terbit-minggu-15-januari-2017-kunci

Sangat menarik dan berkesan. Bagaimana hubungan dengan Pak Edy saat ini?
Alhamdulillah. Saya tetap berkoordinasi dan menghormati Pak Edy Rahmayadi yang saat ini
berpangkat Letnan Jenderal dengan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

udin-pelor-radisson-hotel-batam-senin-9-januari-2016-f-suprizal-tanjung-2-image3

Udin Pelor di Radisson Hotel, Batam, Senin (9/1/2017). F Suprizal Tanjung

Baik. Masuk ke inti  persoalan. Bisa diceritakan sejarah nama Gagak Hitam ini?
Gagak Hitam ini mempunyai arti Gerakan Gabungan Anak Kepulauan, Hidup Indah Tegaknya Adat Marwah. Secara resmi Gagak Hitam dibentuk tahun 2015 di Kaliban Hotel, Batam. Ketika itu diundang 30 orang untuk membentuk pengurus, namun yang hadir mencapai 300 orang. Sangat ramai dan semua antusias. Continue reading

January 12, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | 1 Comment

Koti MPC PP Batam dan FKPPN Sumbang Masjid

500 Kepala Keluarga Mendambakan As-Shobirin

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Tohiri, pengurus Masjid As-Shobirin, Baloikolam, menerima sumbangan dana pembangunan masjid di RT 8 RW 16, Kelurahan Seipanas, Batamkota, Batam, Minggu (8/1/2017).

pp-dan-fkppn-safran-azhari-mu-8-januari-2017-suprizal-tanjung-2-image

Safran Azhari SE di Baloikolam, Batamkota, Batam, Minggu (8/1/2017). F Suprizal Tanjung

Bantuan langsung diserahkan Wakil Ketua II Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Batam, Safran Azhari SE, Komandan Inti (Dankoti) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Batam, Jannes, Wadan Koti MPC PP Kota Batam, Eddy Yang, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Nusantara (FKPPN) Batam Mariyon SPdi, serta Sekretaris FKPPN Batam, Mahfudzi Budi.

Safran Azhari yang merupakan alumnus Fakultas Ekonomi, Universitas Andalas (Unand) itu menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk pedulian dan kerberpihakan MPC PP Batam, dan Dankoti PMC PP Batam, dan FKPPN terhadap pembangunan fisik dan nonfisik, terutama masalah keagamaan di Batam.

Jannes dan Eddy menyebutkan, sejak awal, mulai dari perataan tanah, pembangunan tiang, dan bagian atas masjid, Koti MPC PP Batam, PP MPC Batam, dan FKPPN terus bahu-membanhu. Semua itu dimulai sejak November 2016 lalu.

‘’Sekarang kita bisa lihat, bahwa selama tiga bulan ini. Kehadiran kita semua, dibantu masyarakat Baloikolam, masjid ini bisa berdiri kokoh seperti sekarang ini,’’ sebut Jannes gembira.

Sementara itu, Mariyon menambahkan, bantuan yang mereka berikan bukan hanya dalam bentuk dana, pemasangan instalasi listrik, dan lainnya.
Continue reading

January 8, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | 1 Comment

Lahirkan SDM Siap Pakai dan Mau Mengabdi

Prof Dr Ir Jemmy Rumengan SE MM, Guru Besar Universitas Batam (Uniba)

Kualitas pendidikan di Kepri masih masih belum sejajar dengan daerah di daratan Sumatera, dan Jawa. Di Kepri, sebagian besar Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengisi berbagai sektor kehidupan seperti properti, ekonomi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan lainnya berasal dari putri-putri daerah lain. Prof Dr Ir Jemmy Rumengan SE MM, yang merupakan Penasehat Yayasan Griya Husada Batam, Universitas Batam (Uniba) punya cita-cita dan cinta untuk mengubah itu semua. Jemmy ingin kondisi seperti itu dibalik. Putra-putri asal Kepri perlu mempersiapkan diri agar menjadi lokomotif penggerak, dan mengisi pembangunan berbagai sektor di kota, kabupaten di Kepri dan provinsi lain. Bisakah itu terealiasi? Apa yang perlu disiapkan? Berikut wawancara Redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung dengan Jemmy dalam satu restoran di Lubukbaja, Batam, Rabu malam, (4/1/2017).

jemmy-rumengan-uniba-kamis-5-jan-2017-f-suprizal-tanjung-4-image3

Jemmy Rumengan di Gedung Rektorat, Universitas Batam, Batam Kota, Batam, Kamis (5/1/2017).

Anda mengatakan kualitas pendidikan di Kepri perlu ditingkatkan.
Betul. Indeks pembangunan manusia indikatornya ada dua, SDM dan kesehatan. Ini menjadi dasar pemikiran kita jauh sebelum Uniba berdiri. Cita-cita dan cinta mengangkat harga diri, dan SDM di Kepri ini diawali dengan lahirnya Akademi Keperawatan (Akper) Griya Husada tahun 1996, dan kemudian berubah nama menjadi Universitas Abul Yatama. Terakhir berubah nama lagi menjadi Universitas Batam (Uniba) tahun 2001. Uniba merupakan pertama dan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Kepri yang memiliki Fakultas Kedokteran. Ini satu prestasi besar di Kopertis X yang meliputi wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Kepri, Riau, dan Jambi.

sosok-jemmy-terbit-minggu-8-januari-2017-image-2

Apa ada pengembangan?
Tantangan dan kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terhadap para sarjana semakin kompleks. Pendidikan di Kepri harus lengkap, kalau bisa semua program studi yang dibutuhkan masyarakat ada di Uniba. Alhamdulillah, saat menjabat sebagai Rektor Universitas Batam (Uniba) periode 2006-2014 lalu, berkat kerja sama dan doa berbagai pihak, Saya telah mendirikan 18 program studi (Prodi) D1 dan S1 seperti Keperawatan, Kebidanan, dan Fakultas Kedokteran. Lalu ada empat Prodi S2 (master). Rara-rata, prodi tadi telah mendapat Akreditas B dari Badan Akreditas Nasional (BAN). Uniba memiliki hubungan internasional dengan De Universitaet Des Bundes Wehr (Universitas Pertahanan Negara Jerman) Muenchen Germany (Jerman). Bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) di Sumatera Barat (Sumbar), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Sulawesi Selatan (Sulsel). Continue reading

January 8, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Bentuk Satpam yang Bersahabat namun Tegas

H Mayor, Direktur PT Sergap 17

Nama PT Sergap 17 sudah tidak asing lagi di Batam, dan Provinsi Kepri pada umumnya. Ribuan satuan pengaman-nya (satpam) telah merambah berbagai perumahan, kawasan industri, shipyard, mal, bank, dan lainnya. Pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 satpam kali  ini, seluruh keluarga besar PT Sergap ingin menjadi mitra terbaik bagi para ratusan user (masyarakat, pengusaha, pengguna  jasa, red). Bagaimana Direktur PT Sergap 17, H Mayor memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pengamanan ini agar semakin dipercaya user? Redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung mewawancarai lelaki berpenampilan sederhana ini tentang bagaimana strateginya mengelola menajemen Badan Usaha Jasa Pengamaman (BUJP) ini dan ribuan satpam-nya di Batamkota, Batam, Rabu (28/12/2016).

mayor-untuk-batam-pos-2-sendiri-image

H Mayor.

Selamat HUT ke-35 Satpam, Pak Haji.
Terima kasih. Sebelumnya saya mengucapkan selamat HUT ke-35 Satpam kepada keluarga besar BUJP, serta para satpam.

mayor-sosok-minggu-1-januari-2017

Di HUT ini, bendera PT Sergap 17 tetap tegak dan berkibar.
Alhamdulillah. Semua itu tidak lepas dari  kerja sama serta bantuan keluarga, para staf, dan para satpam sejak tahun 2005, perusahaan ini beroperasi. Terlebih dari Kapoltabes Barelang, Kapolda Kepri yang terdahulu, maupun yang sekarang. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang terdahulu maupun sekarang. Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak. Continue reading

January 3, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Delia Souvenia, Putri Sumbar Peraih Al Ahmadi Award 5

Berawal Dari Keharusan Bayar SPP Sekolah

Usianya masih 20 tahun. Tapi karyanya sudah dikenal hingga luar Padang. Inilah secuil kisah inspiratif dari pengagum Bob Sadino.

WENNY C PRIHANDINA, BATAM

Delia Karni. Nama itu disebut paling akhir dalam acara puncak penghargaan Al Ahmadi Award di GGI Hotel, Minggu (4/12/2016) lalu. Pembawa acara memperkenalkannya sebagai pemenang Al Ahmadi Award 5 Kategori Young Start Up Business Bidang Talent Inovatif.

delia_dalil-3-ok-image

Lisya Anggraini (kiri) memberikan penghargaan kepada Delia Karni saat acara Al Ahmadi Award di GGI Hotel, Minggu (4/12/2016) lalu.

Seorang gadis mungil berpakaian adat Minangkabau melangkah maju. Bibirnya menyunggingkan seulas senyum. Dari penampilannya, kita tahu, ia mewakili Provinsi Sumatera Barat. Logat bicaranya semakin menegaskan hal itu.

Delia, begitu ia biasa disapa, berbicara sangat cepat. Ia tampak bersemangat. Antara gugup juga senang.

Kamu senang?

“Senanglah, Kak. Bisa sampai di sini senang sekali,” jawabnya

Delia tak menyangka dirinya dapat terpilih sebagai pemenang. Ia tak yakin dengan presentasi penjurian finalnya, Sabtu (3/12) sebelumnya. Ia mengaku terlalu lelah menunggu giliran. Hingga ketika tiba waktunya presentasi, ia gagap.

“Tapi tidak tahu, ternyata menang,” tambahnya. Continue reading

December 21, 2016 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | 1 Comment

Pesantren Miftahul Huda Batam Cetak Ustaz dan Ustazah

Diresmikan Ketum Hamida, KH Jaja Abdul Jabbar

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

PESANTREN Miftahul Huda Saniah Mohamad Said, Cabang ke 1.289 Manonjaya Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) diresmikan di Sungai Buluh, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Minggu (18/12/2016) pukul 09.00-14.00 WIB.

miftahul-huda-2-ok-image2

Ma’mun Murod Albasri memberikan sambutan saat peremian Pesantren Miftahul Huda di Sungai Buluh, Sembulang, Galang, Minggu (18/12/2016).

‘’Peresmian langsung dilakukan Ketua Umum Pengurus Pusat Alumni Miftahul Huda (Hamida), KH Jaja Abdul Jabbar,’’ sebut pengelola Pesantren Miftahul Huda, Ir Tika Kusdiati di Baloi, Lubukbaja, Senin (19/12/2016).

Acara dihadiri majelis taklim Khusnul Khotimah, majelis taklim Khairunisa Legenda Malaka, pengelola Miftahul Huda, KH Ma’mun Murod Albasri, unsur pemerintah, dan tokoh masyarakat setempat.

Tika menyebutkan, di pesantren yang berdiri di atas lahan 2,6 hektare itu terus dibangun masjid, asrama siswa berisi lima kamar, asrama siswi berisi lima kamar, dan aula. Continue reading

December 21, 2016 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | 1 Comment

Konsisten Lahirkan Atlet BFC yang Berprestasi

Yakop Sutjipto, Pembina Batam Fighter Club (BFC)

Batam Fighter Club (BFC) atau klub petarung Batam merupakan klub Mixed Martial Art (MMA, olahraga beladiri campuran, red). Jenis olahraga beladiri ini identik dengan keberanian, kecepatan, dan bahkan bisa dikatakan sedikit nekat. Lantas, apa yang melatarbelakangi Yakop Sutjipto untuk mendirikan, dan konsisten membesarkan BFC ini? Redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung mewawancarai Yakop Sutjipto tentang tujuan, cita-cita, dan cintanya kepada olahraga di Camp BFC, Komplek Bumi Riau Makmur Blok B No. 07 Sei Panas, Batam, pada Rabu (7/12/2016).

bfc-f-jakop-sutjipto-untuk-batam-pos-3-image

Yakop Sutjipto

Aliran beladiri dalam BFC seperti produk asing?
MMA sendiri adalah aliran beladiri campuran dimana berbagai aliran beladiri ada di dalamnya. Jika disebut produk asing sebenarnya tidak juga, karena di MMA pun terdapat aliran beladiri silat yang asli dari Indonesia. Hanya saja MMA ini bermula dan berkembang pesat di dunia olahraga beladiri internasional. Sekarang ini saya konsisten mengadopsi dan mengembangkan aliran olahraga beladiri campuran ini di Kota Batam dan membentuk sebuah wadah bernama BFC.

bfc-f-jakop-sutjipto-untuk-batam-pos-3-ok

Kapan BFC didirikan?
BFC yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) itu dideklarasikan di Kepri Mall, Kota Batam, Kamis (6/3/2014). Adapun maksud dan tujuannya adalah agar BFC dapat menjadi salah satu sarana untuk membina dan mengarahkan masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa dalam suatu kegiatan positif yang terarah dengan moto never surrender (pantang menyerah, red).

Continue reading

December 15, 2016 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

LIRA Bantu Masyarakat Batam

Bakti Sosial di Dua Tempat

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

PENGURUS Lumbung Informasi Rakat (LIRA) Kota Batam dan LIRA Provinsi Kepri mengadakan bakti sosial (baksos) dengan membagikan ratusan paket sembako, Senin (21/11/2016).

Baksos di hari itu dilakukan di dua tempat berbeda. Pertama di Kaveling Pancur, Seibeduk, pukul 15.00 WIB.

‘’Kedua di Pondok Pesantren RA Rabbani, Perumahan Fanindo Batuaji pukul 16.30 WIB,’’ sebut Gubernur LIRA Provinsi Kepri, Budi Sudarmawan di Batamkota, Selasa (22/11/2016).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota LIRA Kota Batam, Yusdial Alfonso, serta sekitar 50 kader dan pengurus LIRA Kepri dan Batam lainnya. Kegiatan ini sekaligus mendapat tanggapan positif dari Presiden LIRA, Ollies Datau atau Olivia Elvira.

Budi menyebutkan, kehadiran pengurus dan kader LIRA dalam acara LIRA se-Kepri Peduli tersebut mendapat sambutan sangat baik dan meriah dari para pengurus panti asuhan, masyarakat, dan juga tokoh masyarakat sekitar yang sempat hadir. Continue reading

December 15, 2016 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | 1 Comment

Warga Melchem Lukis Jalan Lingkungan

Program NUSP-2 KemenPU

Masyarakat RW 07 Tanjungsengkuang mengaku telah merasakan manfaat dari program Neighborhood Upgrading and Shelter Project fase kedua (NUSP-2). Program milik Kementerian Pekerjaan Umum tersebut telah berhasil membuat mereka nyaman dengan tempat tinggal mereka.

“Lingkungan kami sekarang berbeda sekali dengan sebelumnya. Tidak kumuh,” kata Ketua RW 07 Kelurahan Tanjungsengkuang, Safri Cahyono di Melchem, Tanjungsengkung, Senin (12/12/2016).

NUSP-2 merupakan program pembenahan kawasan kumuh. Safri mengatakan, pemerintah langsung menunjuk Kelurahan Tanjungsengkuang sebagai lokasi program. Selain di RW 07, program itu juga berlangsung di RW 21 Tanjungsengkuang.

Program itu berlangsung dari bulan Oktober dan selesai bulan November 2016 lalu. Ia terbagi menjadi dua kegiatan. Yakni, kegiatan swadaya dari masyarakat dan bantuan langsung dari pemerintah.

Bantuan dari pemerintah, sebut Safri, berupa semenisasi jalan. Sementara dengan dana swadaya sendiri, masyarakat membersihkan parit dan menghias jalan yang sudah disemen. Hiasan itu berupa permainan kanak-kanak. Misalnya, congklak raksasa dan ular tangga.

“Jadi, anak-anak sekarang bisa main di situ. Lingkungan jadi rapi sekarang,” tuturnya.

Safri berharap, program ini masih akan berlanjut tahun depan. Sebab, masih banyak RW dalam lingkup Kelurahan Tanjungsengkuang yang membutuhkan penanganan kekumuhan tersebut. Dengan adanya program tersebut, masyarakat jadi merasa memiliki terhadap jalan tersebut. Mereka kemudian peduli dengan lingkungan dan mau menjaga lingkungan tersebut dengan baik.

“Harapan kami, semoga program ini berlanjut karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya. Continue reading

December 13, 2016 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment