Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Naskah Kuno Imam Bonjol Akan Didaftarkan ke Unesco

Ditulis Langsung oleh Tuanku Imam Bonjol, dan Na’ali Sutan Chaniago (anak Imam Bonjol)

PADANG, HALUAN — Setelah 23 tahun dinyatakan hilang, akhirnya arsip kuno tentang Tuanku Imam Bonjol ditemukan kembali. Nas­kah penting dan berharga itu dite­mukan di Lantai IV Kantor Gu­ber­nur, saat dokumen-doku­men di ruangan tersebut dipindahkan karena rumah bagonjong akan diperbaiki, akhir 2014 lalu.

Tuanku Imam Bonjol 2

Tuanku Imam Bonjol

Naskah kuno itu tebalnya men­capai 354 halaman dan ter­diri dari 3 bagian. Masing-masing Bagian I memuat tentang Bio­grafi Imam Bonjol, Bagian II tentang Perang Paderi dan Ba­gian III tentang Hukum Adat dan Syarak (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah). Naskah ditulis pada kurun waktu 1821-1827, sebagai­man tertera dalam naskah.

“Penemuan kembali naskah kuno itu sangat penting bagi kita, karena dapat meluruskan dan me­nyam­bung sejarah jika sempat terpu­tus,” terang Kepala Badan Perpus­takaan dan Arsip Sumbar, Alwis didampingi Kabid Deposit Ismon Azif pada koran Haluan, Sabtu (21/3/2015) di Padang.

Naskah kuno tersebut ditulis da­lam Aksara Arab Bahasa Melayu. Bu­ku bagian I ditulis langsung oleh Tuan­ku Imam Bonjol. Sedangkan bagian II dan III ditulis anaknya yang ikut berjuang bersama Imam Bonjol, ber­nama Na’ali Sutan Chaniago. Ker­tasnya memakai produk Belanda de­ngan kondisi yang sudah sangat rapuh. Continue reading

May 21, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Perantau Minang di Malaysia Pulang Basamo

Hidayatullah.com – Persatuan Perantau Minang Malaysia melaksanakan rangkaian “pulang basamo ” (kunjungan bersama) ke Padangpanjang, Bukittinggi dan Tanahdatar, Sumatera Barat mulai Sabtu (22/11/2014).

Rumah Adat -rabu-8-juni-2011-f-suprizal-tanjung-74-image

Miniatur rumah adat Minangkabau di Golden Prawn, Bengkong Laut, Batam, Rabu (8/6/2011). F Suprizal Tanjung

Di Padangpanjang, kedatangan “dunsanak” yang berada di negara Jiran Malaysia itu disambut meriah dengan sirih dicarano dan gendang tambur dilanjutkan dengan makan berjamaah di jamba dengan duduk bersila.

Pimpinan rombongan Persatuan Masyarakat Minang di Malaysia yang tergabung dalam Koperasi Minang Kuala Lumpur Berhad, Bukhori Ibrahim mengungkapkan kunjungan ke Ranah Minang selain sebagai wujud keabadian silaturahim sesama dunsanak, juga menjajaki kemungkinan terbangunnya kerja sama dengan perantau dalam membangun kampung halaman.

Beberapa hal yang patut ditanggapi pemerintah daerah di Sumatera Barat saat ini, di antaranya menangkap peluang perkembangan pesat tekhnologi terhadap peningkatan mutu pendidikan. Demikian juga halnya terhadap potensi pertanian, khususnya di Padangpanjang, bukannya tidak mungkin akan mengarah pada ekspor hasil tani terhadap negeri Jiran itu. Continue reading

May 19, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Gubernur Sumbar Banggakan Kebiasaan Perantau Minang

Pulang Kampung Kunjungi Objek Wisata

JAKARTA – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengaku bangga dengan pola interaksi antara masyarakat Minangkabau yang tinggal di kampung halaman dengan yang di perantauan. Sebab, pola hubungan itu berdampak positif pada kemajuan di kabupaten dan kota di Sumbar.

Irwan Prayitno

Irwan Prayitno

Hal itu dikatakan Irwan dalam acara silaturahmi dengan Organisasi Perantau Minang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Ikatan Keluarga Minang Provinsi Banten di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (7/12/2014). Menurutnya, kebanggan itu muncul karena para perantau Minang masih peduli pada kampung halaman.

“Saya sangat bangga dengan perantau Minangkabau. Sejauh manapun merantau, saudara-saudaranya di kampung halaman tetap dibantu. Ini sangat menolong roda perekonomian di ranah Minang,” katanya. Continue reading

May 19, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Al Aufi Paparkan Trik Kekuatan Karakter untuk Keberhasilan

Seminar The Power of Character di Batam Centre Hotel

Oleh SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SIAPAPUN orangnya atau lembaganya, pasti menginginkan keberhasilan. Keberhasilan tadi akan semakin mudah diraih dengan mengikuti Seminar The Power of Character di Batam Centre Hotel, Batamkota, Batam, Sabtu (23/5/2015) pukul 13.00-17.00 WIB.

Seminar dahsyat ini akan diisi dua pemateri yang sangat dikenal ahli di bidangnya, yaitu dr Al Aufi, dan dr M Natsir.

‘’Kita menargetkan, seminar ini akan dihadiri 200 peserta terdiri dari guru, orang tua, akademisi, pejabat dari berbagai kabupaten dan kota se Provinsi Kepri,’’ sebut dr Al Aufi di Graha Pena, Batam Kota, Batam, Senin (18/5/2015). Continue reading

May 18, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Suku yang Ada di Minangkabau

KERAJAAN Minangkabau mencakup seluruh Sumatera Barat daratan, bagian selatan Sumatera Utara, bagian timur Riau, bagian utara Jambi, bagian utara Bengkulu dan Negeri Sembilan Malaysia. Dengan luasnya daerah kerajaan Minangkabau ini tidak heran lagi terdapat banyaknya suku-suku di Minangkabau ini dengan perkembangannya dan kekebaratannya dengan suku-suku lainnya.

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Poserende_Minangkabause_mannen_TMnr_10005045

Lelaki Minangkabau dengan pakaian tradisional.

Sebagaimana suku-suku lainnya di nusantara terutama Suku Batak, Suku Mandailing, Suku Nias dan Suku Tionghoa, Suku Minang juga terdiri atas banyak suku, marga, atau klan. Tapi menganut sistem matrilineal, yang artinya suku tersebut diwariskan menurut ibu.

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Adathoofden_van_de_Minangkabau_met_gevolg_TMnr_10026889

Datuk-datuk di Minangkabau dan pengawalnya. Foto diambil antara tahun 1910 dan 1930.

Di Minangkabau suku tersebut lazim dikenal pada awal pembentukan budaya Minangkabau oleh Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sebatang, hanya ada empat suku induk dari dua kelarasan. Suku-suku tersebut adalah:

Suku Koto
Suku Piliang
Suku Bodi
Suku Caniago

Sekarang suku-suku dalam Minangkabau berkembang terus dan sudah mencapai ratusan suku, yang terkadang sudah sulit untuk mencari hubungannya dengan suku induk. Di antara suku-suku tersebut adalah:
Suku Piboda
Suku Pitopang
Suku Tanjung
Suku Sikumbang
Suku Guci
Suku Panai Continue reading

May 15, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.