Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Catur Hidup Gairahkan Wisata Batam

Dimeriahkan 160 Peserta

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SEBANYAK 160 pecatur dari dalam dan luar negeri akan meramaikan ‘’pesta’’ Kompetisi Keenambelasan Catur Hidup (Unik) 2018 di lantai 1 Kepri Mall, Batamkota, Minggu (28/1/2018) mendatang. Bagi pemenang, disediakan total hadiah Rp33 juta serta lucy draw.

Berita: Catur Hidup Gairahkan Wisata Batam di Batam Pos, Kamis (12/10/2017). F Suprizal Tanjung

Event Catur Hidup non-master ini sebagi upaya nyata Indorad Foundation untuk menggairahkan sektor wisata sekaligus olahraga di negeri Melayu ini. Bukan hanya event-nya saja yang unik karena menjadikan orang sebagai bidak catur. Penyelenggara acara juga unik. Selama, Indorad Foundation dikenal sebagai lembaga pendidikan (lemdik) radio konsesi atau Global Maritime Distress & Safety System (GMDSS). Kini, Indorad terjun sebagai penyelenggara Catur Hidup.

‘’Kegiatan ini sebagai upaya membantu pemerintah sekaligus sebagai upaya melebarkan kiprah di bidang wisata dan olahraga,’’ sebut Pembina Indorad Foundation yang juga Ketua Panitia Acara, Azharsyah (Azhar) di Radisson Hotel, Batamkota, Rabu (11/10/2017).

Bagi pecatur dan yang suka catur bisa mendaftar mulai Rabu (1/11/2017) sampai Jumat (31/12/2017) di Kompleks Central Sukajadi Blok B2 No. 17 AN (belakang Kepri Mall). Kegiatan ini didukung Percasi Batam, Percasi Kepri, Pemko Batam, Pemprov Kepri, serta anggota DPRD Batam, Sirajuddin Nur, Sekretaris Panitia Drs Nuradi, dan Binpres Percasi Kepri, Dukla Irianto, Ketua Harian Percasi Batam, Lagat, dan lainnya.

Azhar optimistis kegiatan ini bisa sukses. Berdasarkan koordinasi dan informasi dari para pecatur Kepri dan nasional, ada 10 tim atau 160 peserta yang akan bertanding. Keberhasilan acara ini didasarkan kepada keberhasilan Open Championship of Unique Chess yang juga digelar Indorad Foundation di Golden View Hotel, Batam, Jumat (25/1/2013) sampai Minggu (27/2013) lalu. Saat itu, pecatur Malaysia, Singapura ikut ambil bagian. Mereka juga membawa anak-anak, serta istri. Kehadiran mereka jelas menghidupkan perekonomian Batam. Continue reading

Advertisements

October 12, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Sampah Jadi Penerang di Rumah Mewah

Kisah Inspiratif Warga Batam: Hanafi

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

LEWAT kreativitas, sampah tidak lagi menjadi barang tidak berguna. Dengan kreativitas serta inovasi, sampah bisa menjadi ‘’penerang’’ di rumah sakit dan rumah-rumah mewah. Sudah tentu, uang jutaan pun akan mengalir.

Berita: Sampah Jadi Penerang di Rumah Mewah di Batam Pos, Rabu (11/10/2017). F Suprizal Tanjung

Warga Bengkong Indah, Hanafi mengaku telah banyak pekerjaan yang dilakukannya. Bekerja sebagai tukang las, dan memperbaiki rumah telah dijalaninya. Semua itu belum memuaskan dan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangganya dengan baik. Terutama sekali untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan empat anaknya yang masih kecil.

Tahun 2015 lalu, lelaki kelahiran 28 Desember 1978 ini berpikir bagaimana cara menghasilkan sesuatu tanpa membuat pusing kepala? Kok pekerjaan bisa membuat pusing kepala? Ada. Bagi Hanafi, satu pekerjaan yang banyak kompetitornya, jelas akan membuat masalah. Paling utama, jelas pesaing akan mengurangi pendapatan (omset) karena masyarakat ada pilihan produk. Kedua, ini akan berdampak kepada kelangsungan hidup usaha yang digelutinya berupa kerugian dan gulung tikar.

Lantas usaha apa yang harus dilakukan di tengah masyarakat Batam yang kompleks dan penuh kompetisi ini? Banyak belajar dan melihat sesuatu yang baru dan menarik, membuat Hanafi berpikir untuk mengolah limbah industri menjadi lampu. Continue reading

October 11, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Jadi Pesyiar setelah Kerabat Tertipu Travel Abal-abal

Kisah Inspiratif Warga Batam: Eva Deliana 

AGNES DHAMAYANTI, Batam

Adakalanya sukses datang dari jalan yang tak disangka-sangka. Bermula ingin membantu oaring lain, kemudian jadi jalan hidup. Ini jua yang dirasakan Eva Deliana. Bagaimana ceritanya?

Eva Deliana 

Ketenangan Eva Deliana terusik saat mengetahui kerabat dekatnya di Bengkulu menjadi korban penipuan travel haji plus. Uang sejumlah Rp 280 juta lenyap tak berbekas. Padahal kerabatnya itu dijanjikan berangkat haji di tahun 2014, setelah proses pelunasan.

Perjalanan haji pasangan suami istri itu hanya terhenti di ibukota, Jakarta saja. Karena visa yang dijanjikan untuk bisa membawa terbang kerabat Eva ke Jeddah tak terwujud.
Tak terima dengan kondisi itu, kerabat Adel, begitu Eva Deliana disapa, menempuh jalur hukum. Akhirnya penyelenggara haji plus itu dipenjarakan, sedangkan uang tidak kembali.

Miris dengan nasib yang menimpa kerabatnya itu, Adelpun berusaha mencari informasi tentang perusahaan yang memberangkatkan umroh dan haji plus.

”Saya penasaran dan berusaha mencari-cari di internet dan akhirnya saya menemukan satu perusahaan yang memiliki sistem jelas dan transparan yaitu PT Arminareka Perdana. Saya kenali lebih dekat PT. ARP yang berkantor pusat di Jl. Salemba Raya No. 5 Jakarta, ” kata Adel, awal Oktober 2017. Continue reading

October 9, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Jual Pintu Bekas, Pelanggannya Orang Bule

Kisah Inspiratif Warga Batam: Enizal

JAMIL QASIM, Batam

Mencari pintu rumah dengan kualitas kayu terbaik tak mesti harus baru. Pintu bekas eks Singapura ternyata kualitasnya lebih bagus dan harga bersahabat.

Enizal. F Jamil

Enizal, 52, sudah menggeluti bisnis pintu eks Singapura sejaka 1991. Saat itu, usahanya masih di Bengkong Seken.Namun kerena terkena penggusuran di Bengkong Seken, ia bersama ratusan pedangan seken lainnya direlokasi di Komplek Pasar Cik Puan, Seipanas. “Sejak 2002 kami sudah pindah berjualan pintu bekas Singapura di sini. Dan Alhamdulillah usaha terus berkembang,”
ungkapnya.

Rata-rata konsumen yang datang ke tempatnya, memang betul-betul mencari barang yang berkualitas, karena kayunya betul-betul bagus, belum lagi hasil kerjanya bagus, rapi, mulus. Tak seperti hasil kerjaan lokal yang masih kasar.

“Saya bisa jamin kualitas pintu yang kami jual ini jauh lebih bagus dari pintu baru yang dijual di Batam. Bahkan kalau soal ketahanannya bisa dibilang bandingannya tiga kali lipat,” jelasnya.

Adapun jenis pintu yang ditawarkan ke konsumen pun bervariasi. Kalau untuk satu daun biasanya ia jual mulai dari harga Rp200 ribu hingga Rp800.000.

“Kalau satu daun harga paling tinggi kita jual hanya Rp800 ribu, sementara yang pintu baru harganya tertinggi bisa Rp2 jutaan, sementara soal kualitasnya kita lebih bagus. Sedangkan untuk dua daun biasanya kami jual Rp1.800.000,”
terangnya. Continue reading

October 6, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Olah Sampah Jadi Rupiah

Kisah Inspiratif Warga Batam: Sapniah

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

SAMPAH rumah tangga jangan lagi dibuang. Dengan sedikit sentuhan teknologi ringan,dan keterampilan tangan, sampah tadi ‘’disulap’’ menjadi uang hingga jutaan rupiah per bulan.

Berita: Olah Sampah Jadi Rupiah di Batam Pos,  (/10/2017). F Suprizal Tanjung

Sapniah, warga Bengkong Laut ini pertama kali tidak berpikir akan berusaha sebagai pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mampu memproduksi sampah-sampah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Di tangan wanita berjilbab ini, barang-barang yang awalnya tidak berharga itu, akhirnya bisa menjadi produk berharga, unik, cantik, dan menghasilkan uang.

Usaha daur ulang ini berawal dari sifatnya yang suka dengan kebersihan. Perempuan berjilbab ini paling tidak suka melihat sampah berserakan, baik itu di dalam rumah, halaman, atau di lingkungan sekitarnya. Sampah-sampah itu dikumpulkan lalu dibakar. Tahun 2015 dia berpikir, kenapa sampah-sampah itu tidak diolah saja? Sampah yang mana dan mau dijadikan apa?

Menurut Sapniah, sampah berupa kantong plastik bekas kemasan minyak goreng relatif tebal dan kuat. Kardus, botol air mineral, kaleng susu, dan lainnya adalah barang terbuang yang sangat baik diolah menjadi aneka produk. Ada 43 jenis sampah kering yang bisa dijadikan kerajinan tangan.

Barang-barang tadi lantas dibersihkan. Kotoran yang menempel, sisa produk seperti minyak, lem, kertas, air, tepung dan lainnya yang menggenang/ menempel di kemasan dibuang dulu. Kemudian, barang-barang itu dikeringkan dulu. Caranya, bisa dijemur di matahari atau cuma diangin-anginkan saja di depan rumah. Setelah kering, sampah yang sudah bersih itu lantas di dipotong-potong kecil sesuai ukuran. Dari kantong plastik, bisa dikreasikan menjadi berbagai jenis dompet, tas, dan aneka kerajinan lainnya. Semua produk tadi dibuat dalam ukuran kecil atau besar. Semua tergantung keinginan sendiri (si pembuat, red), pelanggan atau masyarakat yang memesan.

‘’Dalam membuat kerajinan berupa tas, dompet dan lainnya, jangan sampai nama produk kemasan itu terlihat/ terbaca oleh pelanggan,’’ sebut pimpinan Ubs Harapan Jaya Bengkong, Sapniah, Rabu (20/9/2017). Ubs Harapan Jaya Bengkong dibantu Dainilah sebagai sekretaris, dan Sumiyati sebagai bendahara. Continue reading

October 6, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Jemmy: Ciptakan Kreasi dan Inovasi

1.000 Mahasiswa Uniba Ikut PKMB 2017

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

MAHASISWA Universitas Batam (Uniba) sebagai salah satu barometer pendidikan di Kepri akan semakin diperhitungkan manakala terus meningkatkan kualitas pendidikan. Caranya dengan menciptakan kreativitas dan inovasi.

Berita Jemmy: 1.000 Mahasiswa Uniba Ikut PKMB 2017 di Batam Pos, Minggu (1/10/2017). F Suprizal Tanjung

Tidak zamannya lagi belajar, dan belajar saja. Selain belajar, ciptakan kreativitas, buat suatu inovasi (penemuan, red).

‘’Intelektual muda harus kreatif dan inovatif,’’ kata Ketua Dewan Pengawas serta Penasehat Uniba Prof Dr Ir Jemmy Rumengan SE SH MM di Gedung Serba Guna Uniba, Batam Kota, Jumat (29/9/2017).

Komandan Kodim 0316 Batam Letnal Kolonel Inf Dwi Sasongko SE di kampus Uniba, Batam, Jumat (29/9/2017. F Suprizal Tanjung

Hal ini disampaikan Jemmy saat memberikan masukan serta memotivasi sekitar 1.000 mahasiswa dan civitas akademis Uniba, yang mengikuti Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (PKMB) 2017 di Gedung Serba Guna Uniba, yang dimulai Jumat (29/9/2017) sampai Sabtu (30/9/2017). Mahasiswa baru terdiri dari berbagai fakultas di Uniba, serta mahasiswa pascasarjana (S2).

Jemmy meminta mahasiswa memandang ke kiri dan ke kanan, atau belajar dari lingkungan sekitarnya. Melihat ke bawah, dengan mau mengaplikasikan seluruh ilmu pengetahuannya agar bermanfaat sebesar besarnya bagi diri sendiri serta lingkungan sekitarnya di manapun dia berada. Semua terangkum dalam konsep Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Di samping itu juga harus seimbang antara hard skill (intelektual) dengan soft skill (attitude/ pengembangan karakter). Dengan demikian, mahasiswa akan memiliki locus of control serta self efficacy atau memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Hadir di acara itu, Rektor Uniba Prof Dr Ir Novirman Djamarun MSc, Wakil Rektor I Uniba DR Bambang Satriawan SE MSi, Wakil Rektor III Uniba Dr dr Dahlan Gunawan MARS MKes, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Panitia (PKMB) 2017 Dedi Asep SKep MSi, para staf, dan dosen lainnya. Continue reading

September 30, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Jadi Langganan Pengusaha, Politikus, hingga Artis

Kisah Inspiratif Warga Batam: Yakop Sutjipto

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Pergaulan dan memiliki kemampuan beladiri, seseorang bisa membuka usaha dan besar. Betulkah? Yakop Sutjipto contohnya.

Kawasan Tanjungpriok, Jakarta utara , banyak dihuni orang-orang yang keras. Segala suku dan preman ada di sana. Kerap terjadi keributan antar pemuda . Di situlah Yakop Sutjipto muda (usia 7 tahun) mulai tinggal dengan keluarganya sejak tahun 1980-1990-an.

Yakop Sutjipto (kiri) dan Suprizal Tanjung di Camp BFC, Komplek Bumi Riau Makmur Blok B No. 07 Sei Panas, Batam, Minggu (29/1/2017). F Suprizal Tanjung 

‘’Lingkungan yang keras membuat saya juga keras, dan nakal. Ya ikut-ikutan nakalnya anak muda. Berkumpul, ribut, dan ribut. Tentu itu membutuhkan kemampuan dan mempelajari beladiri untuk jaga diri ,’’ sebut Yakop di Camp BFC, Komplek Bumi Riau Makmur Blok B No. 07 Seipanas, Batam, Jumat (8/9/2017).

Guntingan berita: Jadi Langganan Pengusaha, Politikus, Hingga Artis naik di Batam Pos, Rabu (20/9/2017). F Suprizal Tanjung

Saat menjalani pendidikan Sekolah Dasar (SD) , Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Yakop bergaul seperti layaknya remaja lainnya. Tentu saja dengan nakalnya. Agar tidak kalah dalam kenakalan remaja, Yakop muda mengkhususkan diri mempelajari berbagai cabang ilmu beladiri.

Continue reading

September 27, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Bikin Epok Epok Ana, Tembus Australia

Kisah Inspiratif Warga Batam: Ruzana

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

EPOK Epok, makanan khas Melayu dibawa sampai ke Malaysia, Singapura, bahkan Australia. Dengan fokus menjual Epok Epok Ana, Ruzana bisa meraih omset Rp 120 juta sampai Rp 180 juta per bulan.

Guntingan berita Epok Epok Ana, Tembus Australia naik di Batam Pos, Rabu (27/9/2017). F Suprizal Tanjung

Ruzana atau Ana mengaku mengaku bukan tipe perempuan yang mau berdiam diri. Dia adalah perempuan aktif dalam berusaha. Banyak pekerjaan dilakukan ibu tiga anak ini. Mulai dari menjual goreng pisang ubi, lontong, mie lendir, risoles, sayur mayur, dan lainnya. Semua itu belum memuaskan secara finansial.

Selain itu, wanita kelahiran Batam 25 Agustus 1973 ini juga suka belajar dan membuat kue. Tapi kue yang dipelajari adalah kue yang hanya bisa dijual, seperti epok epok.

Tahun 2012, seorang kakak angkatnya (kini sudah almarhun) yang tinggal di Singapura menawarkan modal untuk berusaha. Modal yang ditawarkan Rp 100 juta. Namun, Ana merasa takut bagaimana cara membayar utang sebanyak itu. Tawaran itu ditolak. Alasan Ana, ya kalau terbayar. Jika tidak terbayar, tentu dia akan berutang banyak. Suasana kekeluargaan tentu akan retak dan rusak. Ana tidak mau hal itu terjadi. Diambil satu keputusan, Ana hanya meminjam uang Rp 10 juta untuk usaha Epok Epok.

‘’Kakak angkat membantu membelikan mesin membuat dan mengolah bahan untuk Epok Epok Ana, kulkas, dan lain-lainnya,’’ papar Ana di tempat usahanya, di Bengkong Laut, tepatnya di samping lapangan sepak bola Bengkong, Senin (25/9/2017).

Continue reading

September 27, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Menyapa Tamu dengan Hati, Undang Wisman dan Wisnu

Aston Batam Hotel & Residence

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

DUA tower, satu hotel, dan satu residence dengan total 232 kamar dilengkapi fasilitas standar internasional ada di Aston Batam Hotel & Residence. Keramahan, serta keindahan gedung menjadi magnet untuk menarik wisatawan nusantara dan mancanegara untuk datang.

Aston Batam Hotel & Residence di Jalan Sriwijaya No. 01 Kampung Pelita, Lubukbaja, Kota Batam, Kamis (14/9/2017). F Suprizal Tanjung

Gedung megah milik Aston Batam Hotel & Residence yang terletak di Jalan Sriwijaya No. 01 Kampung Pelita, Lubukbaja, Kota Batam tersebut sangat menonjol.

Aston Batam Hotel & Residence di Jalan Sriwijaya No. 01 Kampung Pelita, Lubukbaja, Kota Batam, Kamis (14/9/2017). F Suprizal Tanjung

Saat memasuki Aston, hawa sejuk langsung menerpa seluruh badan, ditambah lagi dengan harum khas hotel level internasional. Tamu-tamu terlihat duduk santai di sofa besar dan lembut, atau duduk di kursi gantung dengan warna mencolok, kuning, merah, hijau. Ada juga sebagian tamu yang menikmati aneka makanan di Basil Restoran dan aneka jenis kopi di Pappermine (lounge).

Yanuwar Dedy (batik) dan Nita Janita Ekaniana di Aston Batam, Selasa (12/9/2017). F Suprizal Tanjung

Para karyawan Aston yang bertemu dengan para tamu, langsung menyapa dengan ramah dan menyilangkan tangannya ke dada kiri. Sapaan lembut, penuh cinta kasih. Cara menyapa seperti ini, termasuk pertama dan baru di Batam. Beberapa tamu yang diminta pendapatnya tentang cara menyapa ini mengaku sangat terkesan di hotel yang lobby-nya (ruang masuk, red) luas dan terang tersebut. Continue reading

September 19, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Jodoh Boulevard Akan Jadi Pusat Kuliner

Didesain dengan Konsep Modern

ADIANSYAH, Batam

Taman Jodoh Boulevard akan dijadikan pusat kuliner. Sebelum, langkah ini diambil taman yang lama mangkrak itu bakal dirobohkan terlebih dahulu.

“Kami punya desain sendiri, taman ini jadi pusat kuliner,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, usai gotong royong di Taman Jodoh Boulevard, Rabu (6/9)

Tak sembarang pusat kuliner, kelak lokasi ini akan didesain dengan konsep yang modern. Akan diberi atap yang dihubungkan dari sisi komplek ruko kiri dan kanan taman. Seiring penataan taman ini, kawasan Tanjungpantun secara umum juga ditata, yang mana kawasan ini bebas kendaraan.

“Parkir secara khusus kami siapkan, orang masuk ke sini jalan,” katanya.

Untuk pusat kuliner yang ia maksud, pihaknya membuka kesempatan pihak ketiga untuk mengelola, baik dalam bentuk koperasi maupun badan usaha yang lain atau lazim disebut pihak swasta. “Kita desain, swasta aja yang bangun,” ucapnya.

Dalam pengelolaanya walu diserahkan ke swasta, pihaknya akan mengatur. Secara rinci aturan yang ia sebut belum ia sebutkan. Namun yang jelas aturan kelak akan menguntugkan pengelola maupun pedagang. “Misal sewa berapa, kita atur supaya tak beratkan pedagang dan swasta untung, tapi tidak ambil untung yang besar-besar,” paparnya. Continue reading

September 11, 2017 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment