Suprizal Tanjung's Surau

Berdoa Bekerja & Berguna untuk Semua

Istilah Satuan Militer: Dari Regu Hingga Divisi

REGU

  1. Regu adalah satuan militer terkecil dalam Bataliyon (Infanteri) yang terdiri minimal 20 personel. 

  2. Komandannya berpangkat Sersan Satu atau Kopral Kepala senior (yang berpengalaman). 

  3. Regu adalah bagian dari peleton.

PELETON

  1. Kesatuan militer di bawah Kompi yang terdiri dari beberapa regu (biasanya tiga regu), 

  2. kekuatan personilnya kurang lebih 30 sampai 50 orang dan biasanya dipimpin seorang Letnan Dua

  3. Posisi Komandan Peleton biasanya merupakan penugasan PERTAMA, bagi perwira yang baru lulus dari Akademi Militer (Angkatan Darat) dan Akademi Angkatan Laut (kecabangan Marinir).

Continue reading

June 30, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Alumni Bung Hatta di Kepri Berbuka Bersama dan Reuni Akbar

200 Akademisi Ikuti Kegiatan Tahunan Ini

RATUSAN  alumni Universitas Bung Hatta se Provinsi Kepri menggelar berbuka puasa bersama di Nagoya Mansion, Hotel & Residence, Lubukbaja, Batam, Minggu (28/6/2015). Kegiatan rutin setiap tahun tersebut dirangkai dengan reuni akbar dan silaturahmi alumni mahasiswa Bung Hatta.

Febrialin

Febrialin.

‘’Sebanyak 400 orang alumni Bung Hatta tersebar di Kepri. Sebagain besarnya ada di Batam. Namun yang hadir dalam buka bersama dan reuni akbar ini sekitar 200 orang,‘’ kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Alumni Bung Hatta Provinsi Kepri, Febrialin.

Nagoya Mansion Batam

Nagoya Mansion, Hotel & Residence, Lubukbaja, Batam.

Febrialin yang juga ‎Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PMPK-UKM) Kota Batam itu menambakan, di Kepri alumni Universitas Bung Hatta cukup eksis di berbagai sektor bidang, seperti industri, perusahaan, bisnis maupun pemerintahan. “Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi khususnya para alumni Bung Hatta,” sebutnya.

Mantan lulusan 1982 Bung Hatta ini juga mengaku kekompakan akan tetap terjaga karena adanya silaturahmi yang baik. ‘’Sehingga nantinya akan terjalin informasi yang baik, khususnya dalam hal dunia usaha, bisnis maupun informasi pekerjaan,‘’ lanjutnya. Continue reading

June 30, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Syarifuddin, Direktur LAZ Masjid Agung Batam

Zakat Menyucikan Harta

DALAM kehidupan ini, tak semuanya memiliki keberuntungan mendapatkan harta yang lebih. Bagi kaum muslimin, jika memiliki harta yag berlebih maka wajib mengeluarkan zakat. Zakat sebagai satu cara mengeluarkan hak orang miskin dalam harta tersebut, yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Yang Maha Kuasa. Zakat ini juga sebagai sarana mengentaskan kemiskinan.

Syarifuddin LAZ MRB, Ru 17 Juli 2013, F Suprizal Tanjung (3) image

Syarifuddin di Sekretariat LAZ MRB, Batam Centre, Rabu (17/7/2013). F Suprizal Tanjung

Apa dan bagaimana soal zakat ini, berikut wawancara dengan Direktur Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Agung Batam, Syarifuddin di Masjid Agung Batam, Sabtu (27/6/2015).

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Agung Batam Centre itu tugas pokok dan fungsinya apa?
Sebelum ke sana, saya terlebih dulu menjelaskan dalam administrasi dokumen dan legalitas kami masih memakai nama LAZ Masjid Raya Batam. Walaupun Kementerian Agama (Kemenag) telah membuat sebutan dan klasifikasi nama masjid berdasarkan administratif pemerintahan, tapi kami masih memakai nama LAZ Masjid Raya untuk sementara. Continue reading

June 28, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Peninggalan Imam Bonjol yang Mulai “Terkubur”

Minggu, 22 April 2012 15:40 WIB

Pewarta : Zikri

SALAH seorang ahli waris pemegang benda peninggalan sejarah Tuanku Imam Bonjol, Ali Usman Datuak Buruak di kediamannya, Jorong Kampuang Caniago, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol.

Tuanku Imam Bonjol 2

Tuanku Imam Bonjol

Kabupaten Pasaman, suatu daerah yang terletak di Provinsi Sumatera Barat, memiliki banyak peninggalan bukti sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hingga hari ini, sejumlah saksi bisu dalam perjuangan tersebut masih ada.

Jika anda sejenak memutar memori untuk melihat sosok yang masih disebut-sebut namanya karena kegigihan beliau dalam menegakkan Agama Islam dan memperjuangan kemerdekaan tanah air Indonesia. Nama itu tidak akan pernah terlupakan karena memang “harum”.

Siapa yang tidak kenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol? Bagi mereka yang tidak pernah mengecap bangku sekolah sekalipun juga tahu. Continue reading

June 24, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Sejarah Masuknya Islam di Manado

Khususnya Desa Bailang Kecamatan Bunaken

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Kota Manado adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara. Kota Manado sering kali disebut sebagai Menado. Motto Sulawesi Utara adalah Si Tou Timou Tou, sebuah filsafat masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi, yang berarti “Manusia hidup untuk memanusiakan yang lain” atau “Orang hidup untuk menghidupkan yang orang lain”.

Tuanku Imam Bonjol 2

Tuanku Imam Bonjol, salah seorang tokoh yang membawa Islam ke Manado.

Islam merupakan agama wahyu berintikan tauhid atau keesaan Tuhan yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya yang terakhir dan berlaku bagi seluruh manusia, dimana pun dan kapan pun, yang ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.

Kota Manado merupakan pengembangan dari sebuah negeri yang bernama Pogidon. Kota Manado diperkirakan telah terkenal sejak abad ke-16. Menurut sejarah, pada abad itu jugalah Kota Manado telah didatangi oleh orang-orang dari luar negeri. Nama “Manado” daratan mulai digunakan pada tahun 1623 menggantikan nama “Pogidon” atau “Wenang”. Kata Manado sendiri merupakan nama pulau disebelah pulau Bunaken, kata ini berasal dari bahasa daerah Minahasa yaitu Mana rou atau Mana dou yang dalam bahasa Indonesia berarti “di jauh”. Continue reading

June 24, 2015 Posted by | Minangkabau Pagaruyung Sumbar | Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.